Sabtu, Juni 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pria Gantung Diri di Flyover Pasupati: Saat Kota Tak Lagi Jadi Tempat Pulang

by dimas
Januari 5, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Malam di Flyover Pasupati, Bandung, mendadak mencekam pada Jumat (31/10/2025) sekitar pukul 21.30 WIB. Seorang pria muda mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di jembatan yang biasanya ramai dilalui warga.

Sendy (27), pengendara motor, menyaksikan langsung kejadian itu. Saat melintas menuju arah Gasibu, ia melihat seseorang berdiri di atas pembatas jalan.

“Saya waktu mau pulang dari seberang melihat orang mau terjun ke bawah. Posisinya berdiri di atas pembatas jembatan,” ujar Sendy, Sabtu (1/11/2025).

Sendy mengira pria itu hanya melamun. Namun ketika ia memutar balik di lampu merah Gasibu, pemandangan yang ia lihat berubah drastis.

“Pas saya ke sini, orang itu udah ke bawah, udah menggantung,” tambahnya.

Ini Belum Selesai

Kirab Pusaka di Tengah Dualisme: Tradisi atau Legitimasi?

Bank Dunia: Orang Kaya Nikmati Mayoritas Subsidi BBM

Korban mengenakan helm dan jaket hitam. Petugas menemukan sepeda motor dengan nomor Polisi D 3231 AFE di sisi jalan. Motor itu diduga milik korban.

Evakuasi di Tengah Lampu Kota

Komandan Regu Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung, Hartono, menjelaskan bahwa timnya menerima laporan sekitar pukul 22.26 WIB.

“Kami langsung bergerak ke lokasi. Saat tim sampai, korban sudah tidak bernyawa,” ujar Hartono.

Enam personel rescue turun ke bawah flyover dengan bantuan mobil crane untuk mengevakuasi jasad korban.

“Kami mengangkat korban menggunakan sistem tali. Saat kami temukan, dia masih memakai helm dan jaket hitam,” tambahnya.

Tim kemudian membawa jasad korban ke RS Sartika Asih, Bandung, untuk proses autopsi dan identifikasi. Hartono menilai dari wajahnya, korban masih berusia muda.

Saat Kota Tak Lagi Jadi Tempat Pulang

Kasus bunuh diri ini bukan sekadar laporan kepolisian. Tragedi ini menyingkap fakta bahwa banyak orang berjuang sendirian di tengah ramainya kota. Flyover Pasupati, yang setiap hari penuh kendaraan, malam itu berubah menjadi panggung keputusasaan seorang manusia yang kehilangan arah.

Kita sering sibuk mengejar waktu, tapi lupa memerhatikan siapa yang diam di samping kita. Mungkin mereka sedang berjuang keras agar tetap bertahan.

Sikap Redaksi Tabooo.id

Tabooo.id menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa di Flyover Pasupati. Kami menegaskan bahwa bunuh diri bukan jalan keluar, dan setiap orang yang merasa tertekan berhak mendapatkan pertolongan serta dukungan.

Kami mengajak masyarakat untuk lebih peka dan peduli terhadap orang di sekitar kita. Dengarkan tanpa menghakimi, bantu tanpa menunda. Pemerintah daerah juga perlu memperluas layanan konseling dan kesehatan mental agar setiap warga memiliki tempat aman untuk mencari pertolongan sebelum keputusasaan mengambil alih.

Kita tidak bisa mencegah semua tragedi, tapi kita bisa mencegah seseorang merasa sendirian. Kadang, satu kalimat “kamu nggak sendiri” bisa jauh lebih terang dari semua lampu di atas Flyover Pasupati. @dimas

Tags: Keadilan SosialRefleksi Hidup

Kamu Melewatkan Ini

Dari Padang Gembala hingga Pabrik: Saat Para Nabi Berdiri di Sisi Buruh

Ketika Para Nabi Berdiri di Barisan Buruh

by dimas
Juni 8, 2026

Jauh sebelum serikat buruh lahir, para nabi telah berdiri di sisi pekerja, melawan eksploitasi, menuntut keadilan, dan memuliakan martabat manusia....

Takut Komunis, Lupa Ditindas Kapitalis

Takut Pada Komunis, Lupa Ditindas Kapitalis

by dimas
Juni 3, 2026

Komunisme sudah lama tumbang, tetapi ketimpangan tetap hidup. Saat dunia sibuk takut pada komunisme, namun kapitalisme diam-diam menguasai kehidupan. Tabooo.id...

Pancasila yang Terlalu Suci untuk Dikritik

Pancasila yang Terlalu Suci untuk Dikritik

by dimas
Juni 3, 2026

Pancasila terus dipuji sebagai dasar negara. Namun ketika kritik dibungkam dan ketidakadilan dibiarkan, apakah Pancasila masih hidup dalam praktik? Tabooo.id...

Next Post
Bupati Pati Lolos dari Pemakzulan! DPRD Pilih “Rekomendasi Perbaikan” daripada Revolusi Meja Kekuasaan

Bupati Pati Lolos dari Pemakzulan! DPRD Pilih “Rekomendasi Perbaikan” daripada Revolusi Meja Kekuasaan

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id