Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Presiden Prabowo Disambut Diaspora Saat Tiba di Bad Ragaz, Swiss

by dimas
Januari 22, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Global – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Bad Ragaz, Swiss, Rabu waktu setempat, menjelang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos. Perwakilan pemerintah Indonesia dan diaspora menyambut langsung kedatangan Presiden di hotel tempatnya menginap.

Kehadiran Prabowo menandai kembalinya Indonesia ke forum ekonomi global tingkat tinggi setelah beberapa tahun absen dari kehadiran langsung kepala negara. Momentum ini menjadi sinyal politik dan ekonomi bahwa Indonesia kembali memainkan peran strategis di tengah dinamika global.

Penyambutan Pemerintah dan Diaspora

Beberapa pejabat hadir dalam penyambutan, termasuk Wakil Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa Y.M. Sidharto R. Suryodipuro, beberapa menteri Kabinet Merah Putih, Deputi Wakil Tetap II PTRI Jenewa/Duta Besar Nur Rakhman Setyoko, Atase Darat KBRI Paris Kolonel Arm Aji Nugroho, serta jajaran staf KBRI Bern dan PTRI Jenewa.

Diaspora Indonesia juga hadir, termasuk dua anak Indonesia, Tanaya Apriandi (7 tahun) dan Narendra Apriandi (12 tahun), yang berdiri di barisan depan menyambut Presiden.

Prabowo menyalami satu per satu perwakilan pemerintah dan diaspora. Ia menerima buket bunga dari masyarakat Indonesia di Swiss sambil berbincang singkat dalam suasana hangat namun formal.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Harapan Diaspora: Indonesia Lebih Terbuka dan Percaya Diri

Fadli, salah satu diaspora, menyatakan antusiasmenya atas kehadiran Presiden di WEF Davos. Menurutnya, kehadiran langsung kepala negara membawa arti strategis, terutama setelah beberapa tahun forum tidak dihadiri Presiden RI.

Ia menilai partisipasi Prabowo membuka peluang memperluas jejaring global, menarik investasi asing, dan memperkuat posisi Indonesia dalam kerja sama internasional.

“Diaspora berharap, dengan Pak Prabowo sebagai RI-1, Indonesia bisa melangkah lebih jauh dan lebih percaya diri di panggung dunia,” ujarnya.

Agenda Prabowo di World Economic Forum

Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato khusus (special address) pada Kamis pukul 14.00–14.30 waktu setempat (CET). Ia akan berbagi panggung dengan Presiden dan CEO World Economic Forum Borge Brende.

WEF 2026 juga menghadirkan sejumlah pemimpin dunia sebagai pembicara utama, termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Wakil Perdana Menteri China He Lifeng, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, Presiden AS Donald J. Trump, Presiden Argentina Javier Milei, hingga Kanselir Jerman Friedrich Merz.

Kehadiran para pemimpin menegaskan WEF sebagai ruang strategis untuk mempengaruhi arah kebijakan ekonomi dan geopolitik global.

WEF dan Taruhan Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

World Economic Forum rutin digelar sejak 1971 di Davos, Swiss. Forum ini mempertemukan pemimpin negara, ekonom, akademisi, dan pelaku industri global untuk membahas tantangan ekonomi terkini dan proyeksi masa depan.

Bagi Indonesia, kehadiran Presiden bukan sekadar seremoni diplomatik. Pelaku usaha, pekerja, dan sektor investasi menaruh harapan pada hasil nyata dari diplomasi ekonomi yang dibangun di Davos.

Di tengah tekanan ekonomi global dan kompetisi antarnegara yang ketat, kehadiran Prabowo menjadi ujian apakah Indonesia datang hanya untuk didengar, atau siap bernegosiasi dan mengambil peluang. Di Davos, kata-kata pemimpin sering lebih mahal daripada sekadar janji domestik. @dimas

Tags: DavosDiasporadiplomasiEkonomi IndonesiaForumInvestasiNasionalPolitik IndonesiaPrabowo SubiantopresidenSwiss

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

by teguh
Oktober 19, 2026

Diplomasi sering dimulai dari sebuah jabat tangan. Dua tokoh bertemu yaitu, Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang kamera merekam, lalu pernyataan...

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

by teguh
Oktober 19, 2026

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu...

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

by eko
Oktober 18, 2026

Survei SMRC mencatat kepuasan publik terhadap Prabowo turun menjadi 44,5 persen. Harga sembako, ekonomi, penegakan hukum, dan program pemerintah menjadi...

Next Post
Gabung Dewan Perdamaian Gaza: Kursi VIP atau Drama Global?

Gabung Dewan Perdamaian Gaza: Kursi VIP atau Drama Global?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id