Senin, Juni 29, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prancis Tolak Dewan Perdamaian Gaza Versi Trump: Multilateralisme vs Politik Kuasa

by sigit
Januari 20, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Pemerintah Prancis memilih mundur dari panggung yang ditawarkan Washington. Paris memastikan akan menolak undangan bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza, inisiatif Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang diklaim bertujuan mengawasi pembangunan kembali Gaza pascaperang.

Sumber dekat Presiden Emmanuel Macron menyebut keputusan itu bukan tanpa alasan. Para pejabat Prancis menilai piagam dewan itu terlalu longgar dan melebihi mandatnya yang seharusnya hanya mencakup Gaza. Artinya, dewan ini berpotensi masuk ke wilayah politik yang lebih luas, termasuk urusan kedaulatan dan tata kelola kawasan.

“Piagamnya melampaui kerangka kerja Gaza,” kata sumber tersebut kepada AFP, Senin (19/1/2026). Bagi Paris, ini bukan soal teknis, melainkan prinsip.

Benturan dengan Prinsip PBB

Prancis menilai dewan versi Trump berisiko menggerus peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Padahal, bagi Paris, PBB tetap menjadi fondasi utama multilateralisme global. Di sana, hukum internasional, kesetaraan kedaulatan negara, dan penyelesaian damai seharusnya berdiri di depan, bukan politik kekuasaan.

Karena itu, Prancis menolak format yang dianggap bisa membuka ruang kesewenang-wenangan. Kemlu Prancis bahkan mengakui masih mengkaji kerangka hukum dewan tersebut bersama mitra internasional. Namun, kekhawatiran utamanya jelas: proyek ini tidak berhenti di Gaza.

Ini Belum Selesai

Gus Ipul: Sekolah Rakyat Bukan Ruang Titipan

Suran Agung PSHWTM ke-123, Persaudaraan Jadi Kekuatan

Siapa Diuntungkan, Siapa Dirugikan

Bagi Amerika Serikat, dewan ini bisa menjadi alat kendali baru atas proses rekonstruksi Gaza. Pengaruh politik meningkat, peran strategis menguat. Namun, bagi banyak negara Eropa, termasuk Prancis, skema ini berpotensi merugikan tatanan internasional yang berbasis aturan.

Sementara itu, rakyat Gaza tetap berada di posisi paling rentan. Mereka membutuhkan rekonstruksi cepat, aman, dan adil. Ketika negara-negara besar berdebat soal format dan kewenangan, warga sipil menunggu rumah, listrik, dan air bersih.

Tetap Dukung Gencatan Senjata

Meski menolak dewan tersebut, Prancis menegaskan tidak menarik diri dari isu Gaza. Paris tetap berkomitmen mendukung gencatan senjata dan mendorong horizon politik yang kredibel bagi Palestina dan Israel. Artinya, Prancis menolak caranya, bukan tujuannya.

Sindiran Ringan

Gaza butuh damai, bukan panggung adu pengaruh. Jika pihak tertentu menjadikan rekonstruksi sebagai alat politik, mereka mungkin membangun gedung-gedung baru, tetapi keadilan bagi rakyat tetap runtuh. Dan di Timur Tengah, bangunan tanpa keadilan hanya menunggu waktu untuk kembali jadi puing. (red)

Tags: Donald TrumpEmmanuel MacronGazaparisPrancispresiden

Kamu Melewatkan Ini

Dua Musuh, Satu Kepentingan

Dua Musuh, Satu Kepentingan

by dimas
Juni 7, 2026

Di balik ancaman dan negosiasi yang tak berujung, AS dan Iran ternyata terjebak dalam kepentingan yang sama: sama-sama membutuhkan lawannya...

Damai atau Jeda Perang? AS dan Iran Mulai Mainkan Narasi Baru

Damai atau Jeda Perang? AS dan Iran Mulai Mainkan Narasi Baru

by dimas
Mei 24, 2026

AS dan Iran menunjukkan sinyal damai baru. Namun di balik negosiasi dan pembukaan Selat Hormuz, dunia masih mencium ancaman konflik...

Sertifikasi Naik, Tekanan Ikut Naik: Kisah Sunyi di Balik Profesi Guru

Sertifikasi Naik, Tekanan Ikut Naik: Kisah Sunyi di Balik Profesi Guru

by teguh
Mei 2, 2026

Pagi itu, di sebuah ruang kelas sederhana pada masa awal kemerdekaan, seorang guru berdiri tanpa seragam resmi, tanpa tunjangan, bahkan...

Next Post
Di Tengah OTT KPK, Harta Wali Kota Madiun Maidi Tembus Rp16,9 Miliar

Di Tengah OTT KPK, Harta Wali Kota Madiun Ikut Jadi Sorotan

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id