Rabu, Oktober 21, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo dan Albanese Bahas Sertifikasi Profesi dan Kerja Sama Pendidikan

by dimas
Februari 6, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden RI Prabowo Subianto mendorong perluasan Mutual Recognition Agreements (MRA) atau perjanjian timbal balik pengakuan sertifikasi profesi dengan Australia. Usulan ini ia sampaikan saat bertemu Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Melalui perluasan MRA, Prabowo ingin membuka akses lebih luas bagi tenaga profesional Indonesia agar bisa bekerja secara resmi di Australia. Ia menilai skema ini menguntungkan kedua negara.

“Saya mengusulkan perluasan mutual recognition agreements bagi sertifikasi profesi sehingga para profesional Indonesia dapat berkontribusi lebih banyak bagi perekonomian Australia,” ujar Prabowo.

Tawarkan Tenaga Terampil Indonesia

Prabowo menegaskan Indonesia memiliki banyak tenaga profesional kompeten. Pemerintah siap mendorong pengakuan sertifikasi lintas negara.

Australia, di sisi lain, membutuhkan tambahan tenaga terampil. Kekurangan ini terlihat di sektor kesehatan, teknik, pendidikan, dan teknologi.

Ini Belum Selesai

Starbucks Global Pangkas Gerai, Lalu Indonesia?

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran di DPRD DIY Diwarnai Kericuhan

Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi pekerja Indonesia. Lulusan baru, tenaga kesehatan, guru, dan insinyur berpotensi masuk pasar kerja Australia dengan jalur yang lebih jelas.

Bagi Indonesia, peluang ini berarti peningkatan remitansi, transfer keahlian, dan pengalaman kerja internasional.

Perkuat Pendidikan dan Pelatihan

Prabowo dan Albanese juga membahas kerja sama pendidikan. Keduanya sepakat memperkuat sistem pendidikan Indonesia.

Prabowo menjelaskan pemerintah tengah membangun universitas dan sekolah baru. Pemerintah juga menyiapkan program pelatihan bagi guru dan dosen.

“Melalui program pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi para guru dan tenaga pengajar,” jelasnya.

Langkah ini bertujuan memastikan tenaga kerja Indonesia memiliki standar kompetensi yang diakui.

Apresiasi Beasiswa Australia

Dalam pertemuan itu, Prabowo mengapresiasi Australia Awards Garuda Scholarships. Program ini membantu mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di Australia.

Beasiswa tersebut juga memperkuat jejaring akademik dan profesional kedua negara.

Prabowo menilai program ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas SDM nasional.

Dampak bagi Masyarakat

Kebijakan ini paling berdampak bagi mahasiswa, lulusan baru, dan tenaga profesional. Selama ini, banyak dari mereka terkendala pengakuan sertifikasi.

Di Australia, sektor yang kekurangan tenaga kerja akan mendapat pasokan pekerja terampil.

Dorongan perluasan MRA menandai arah baru diplomasi Indonesia. Negara tidak hanya mengekspor sumber daya alam, tetapi juga keahlian. Tantangannya kini terletak pada pelaksanaan, agar kerja sama ini benar-benar membuka pintu kerja, bukan sekadar janji di meja perundingan. @dimas

Tags: Anthony AlbaneseAustraliaBilateraldiplomasiEkonomi IndonesiaKerja SamaNasionalPendidikanPrabowo SubiantoSDMSertifikasi

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

by teguh
Oktober 19, 2026

Diplomasi sering dimulai dari sebuah jabat tangan. Dua tokoh bertemu yaitu, Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang kamera merekam, lalu pernyataan...

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

by teguh
Oktober 19, 2026

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu...

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

by eko
Oktober 18, 2026

Survei SMRC mencatat kepuasan publik terhadap Prabowo turun menjadi 44,5 persen. Harga sembako, ekonomi, penegakan hukum, dan program pemerintah menjadi...

Next Post
Ketika New START Melemah, Diplomasi Nuklir Diuji Kembali

Ketika New START Melemah, Diplomasi Nuklir Diuji Kembali

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id