Tabooo.id: Game – Bayangkan ini kamu sedang berjalan di tepi pantai tropis, angin laut berhembus pelan, perahu kayu bergoyang di dermaga, dan tiba-tiba seekor Pokémon muncul dari balik pohon kelapa.
Kedengarannya seperti liburan di Indonesia, bukan?
Nah, itulah kira-kira vibe yang ditawarkan Pokemon Winds dan Pokemon Waves, dua game main series terbaru yang diumumkan oleh The Pokémon Company dalam perayaan 30 tahun franchise Pokémon. Game ini dijadwalkan rilis pada 2027 di konsol terbaru milik Nintendo, yaitu Nintendo Switch 2.
Belum ada tanggal rilis pasti, tetapi teaser berdurasi tiga menit yang mereka bagikan sudah cukup membuat internet ramai. Dan seperti biasa, para fans langsung berubah menjadi detektif digital.
Spoiler kecil: banyak yang curiga dunia baru Pokémon kali ini terinspirasi dari Indonesia dan Asia Tenggara.
Dunia Pokémon Rasa Liburan Tropis
Dari teaser yang dirilis, Pokemon Winds and Waves membawa konsep open-world eksplorasi kepulauan tropis.
Bayangkan dunia Pokémon yang tidak lagi sekadar padang rumput dan kota futuristik. Kali ini, pemain akan menjelajahi laut luas dengan pulau-pulau yang tersebar di mana-mana. Ada hutan lebat, gunung berapi, pesisir pantai, sawah hijau, hingga kota kecil di tepi laut. Bahkan terlihat warung sederhana dan terumbu karang bawah laut.
Ya, warung.
Sebuah detail kecil yang bikin banyak fans Asia Tenggara langsung angkat alis.
Beberapa media internasional seperti TechCrunch dan Polygon juga mencatat bahwa lanskap dalam teaser terasa sangat “tropis Asia”. Banyak yang menyebutnya mirip Indonesia negara kepulauan terbesar di dunia.
Kalau rumor ini benar, ini akan jadi pertama kalinya dunia Pokémon mengambil inspirasi besar dari kawasan Nusantara.
Lumayan. Akhirnya bukan cuma Jepang, Eropa, atau Amerika yang dapat spotlight.
Starter Pokémon Baru yang Lucu Banget
Seperti tradisi Pokémon sejak era Pokémon Red and Blue tahun 1996, petualangan baru selalu dimulai dengan memilih satu dari tiga starter Pokémon.
Di Pokemon Winds and Waves, pilihannya adalah trio baru yang cukup unik.
Pertama ada Browt, Pokémon tipe Grass yang dijuluki “bean chick”. Bentuknya kecil, bulat, dan sekilas mengingatkan karakter dari Angry Birds.
Kedua, Pombon, tipe Fire yang terinspirasi dari anjing Pomeranian alias bola bulu yang kelihatannya imut tapi mungkin punya serangan api mematikan.
Terakhir, Gecqua, Pokémon tipe Water berbentuk gecko dengan mata merah muda mencolok.
Secara desain, ketiganya terasa playful, bahkan sedikit absurd. Tapi justru itu pesona Pokémon sejak dulu: monster yang aneh tapi bikin sayang.
Ketika Game Global Mulai Melirik Asia Tenggara
Di balik hype lucu-lucuan Pokémon, ada fenomena menarik.
Industri game global mulai semakin sering mengambil inspirasi dari Asia Tenggara. Dari arsitektur, lanskap alam, hingga budaya lokal.
Kenapa sekarang?
Sederhana: Asia Tenggara adalah pasar gamer yang sedang meledak.
Indonesia saja punya puluhan juta pemain game aktif. Artinya, memasukkan nuansa lokal ke dalam game bukan cuma soal estetika—tapi juga strategi.
Bayangkan jika nanti pemain dunia menjelajahi pulau virtual yang bentuknya mirip Indonesia. Mereka memancing Pokémon di laut tropis, berjalan di sawah, atau bertarung di kaki gunung api.
Secara tidak langsung, budaya kita ikut tampil di panggung global.
Lucunya, mungkin saja gamer di Amerika atau Eropa nanti berkata, “Wow, tempat ini eksotis banget.”
Sementara kita di sini cuma mikir:
“Loh, itu kan kayak kampung nenek gue.”
Jadi, Siap Menangkap Pokémon di Nusantara?
Tentu saja semua ini masih sebatas teaser dan spekulasi. Nintendo dan The Pokémon Company belum mengonfirmasi apakah region baru ini benar-benar terinspirasi dari Indonesia. Peta dunia game-nya pun belum dibuka.
Namun satu hal jelas: Pokemon Winds and Waves sudah berhasil memancing rasa penasaran fans. Dan kalau rumor Indonesia ini benar, mungkin nanti kita bisa bilang dengan bangga:
Akhirnya, setelah puluhan tahun menangkap Pokémon di dunia orang lain kali ini dunia Pokémon datang berkunjung ke rumah kita.
Pertanyaannya sekarang cuma satu.Kalau kamu benar-benar jadi trainer di dunia kepulauan tropis ini kamu pilih Browt, Pombon, atau Gecqua? @eko




