Sabtu, Juni 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pesawat Hancur, Jenazah Pramugari ATR 42-500 Ditemukan Utuh

by dimas
Januari 20, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Operasi pencarian pesawat ATR 42-500 kembali menunjukkan perkembangan penting. Tim SAR gabungan menemukan jenazah perempuan dalam kondisi utuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2026). Saat menemukan korban, tim melihat name tag masih melekat, sehingga mempermudah proses identifikasi awal di lapangan.

Saipul Malik dari komunitas SAR ARAI Sulsel menjelaskan bahwa timnya menemukan jenazah sekitar pukul 14.00 WITA. Korban terbaring dalam posisi tengkurap dan tersangkut di salah satu pohon di tepi tebing curam. Lokasi penemuan berada sedikit lebih tinggi dibanding posisi kepala pesawat yang tim temukan sebelumnya di lereng gunung, dengan kedalaman sekitar 500 meter dari puncak.

“Tim menemukan korban sekitar jam dua siang. Posisinya berada sebelum titik kepala pesawat yang letaknya jauh di bawah,” ujar Saipul di Posko AJU Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Senin malam.

Penyisiran Lereng Mengarah pada Titik Krusial

Penemuan tersebut bermula ketika tim SAR menyisir sisi selatan lereng Gunung Bulusaraung. Di tengah vegetasi lebat dan hamparan bebatuan, anggota tim melihat sejumlah indikasi mencurigakan. Selanjutnya, mereka mempersempit area pencarian dan menyusuri lereng ke arah bawah hingga akhirnya menemukan jenazah korban.

Meski begitu, Saipul menegaskan bahwa timnya tidak langsung mendekati jenazah. Mereka memilih menunggu kedatangan personel lain dari TNI, Basarnas, serta unsur SAR gabungan demi menjaga prosedur keselamatan. Setelah seluruh unsur tiba, tim melakukan identifikasi awal dan memastikan korban berjenis kelamin perempuan serta masih mengenakan tanda pengenal.

Ini Belum Selesai

Kirab Pusaka di Tengah Dualisme: Tradisi atau Legitimasi?

Bank Dunia: Orang Kaya Nikmati Mayoritas Subsidi BBM

Sekitar pukul 15.00 WITA, tim memasukkan jenazah ke dalam kantong jenazah dan memindahkannya ke lokasi yang lebih aman. Namun, medan ekstrem dan keterbatasan peralatan memaksa tim menunda evakuasi lanjutan sambil memastikan keamanan seluruh personel.

Kabut Tebal Hambat Jalur Udara

Di sisi lain, anggota Yonmarhanlan VI Makassar, Serda Marinir Syamsul Alam, menjelaskan bahwa tim masih membuka peluang evakuasi melalui jalur darat menuju puncak. Namun, cuaca buruk menutup opsi evakuasi udara karena kabut tebal menyelimuti kawasan pegunungan.

“Sesuai hasil briefing, tim merencanakan evakuasi pada Selasa, 20 Januari 2026 dengan teknik tali ke puncak. Tim menyiapkan opsi darat maupun udara, tergantung kondisi lapangan. Saat ini jarak pandang hanya sekitar satu meter dan disertai badai,” ujar Syamsul.

Situasi tersebut kembali menegaskan bahwa faktor alam menjadi tantangan utama dalam operasi penyelamatan. Oleh karena itu, tim SAR tetap menempatkan keselamatan personel sebagai prioritas utama, meski tekanan untuk segera mengevakuasi korban terus menguat.

Duka Keluarga dan Ujian Sistem Penyelamatan

Bagi keluarga korban, penemuan jenazah ini menghadirkan kepastian di tengah penantian panjang, sekaligus menegaskan duka yang mendalam. Sementara itu, bagi publik, tragedi ini kembali membuka diskusi tentang kesiapan sistem pencarian dan penyelamatan di wilayah dengan medan ekstrem seperti Sulawesi Selatan.

Hingga kini, operasi SAR masih berlanjut dengan fokus pada evakuasi jenazah dan pencarian korban lainnya. Di tengah kabut tebal dan tebing curam, tim terus berpacu dengan waktu dan cuaca sebuah pengingat bahwa dalam setiap tragedi penerbangan, manusia selalu berhadapan langsung dengan batas kemampuan dan kuasa alam. @dimas

Tags: ATR 42500BasarnasEvakuasiGunung BulusaraungjenazahKecelakaankorbanOperasiSARSulawesi Selatan

Kamu Melewatkan Ini

Ledakan dari Masa Lalu: Bom Sisa Perang Dunia II Paksa Warga Biak Tinggalkan Rumah

Ledakan dari Masa Lalu: Bom Sisa Perang Dunia II Paksa Warga Biak Tinggalkan Rumah

by teguh
Juni 3, 2026

Suara ledakan bom sisa perang dunia II itu mengakhiri ketenangan siang di pesisir Biak. Dalam hitungan detik, rumah-rumah berguncang, puing...

Bom Perang Dunia II: Ketika Sisa Bom Tahun 1944 Meledak di Tahun 2026

Bom Perang Dunia II: Ketika Sisa Bom Tahun 1944 Meledak di Tahun 2026

by teguh
Juni 2, 2026

Ledakan dahsyat yang mengguncang Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada Minggu (31/05/2026) sore, awalnya terlihat sebagai...

Bom Perang Dunia II Meledak di Biak, Puluhan Rumah Hancur dalam Sekejap

Bom Perang Dunia II Meledak di Biak, Puluhan Rumah Hancur dalam Sekejap

by teguh
Juni 1, 2026

Ledakan dahsyat mengguncang Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Minggu (31/05/2026) sore. Bom Perang Dunia II yang...

Next Post
KPK Tetapkan Maidi Tersangka Fee Proyek dan CSR

KPK Tetapkan Maidi Tersangka Fee Proyek dan CSR

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id