Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pencarian ATR 42-500, Basarnas Temukan Barang Milik Pramugari

by dimas
Januari 20, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Hari ketiga pencarian pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan pegunungan Maros, Sulawesi Selatan, akhirnya membawa secercah kejelasan di tengah duka. Tim SAR gabungan menemukan sejumlah barang milik pramugari Esther Aprilita, mulai dari dompet, KTP, tablet, hingga buku catatan harian.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M. Syafi’i menyampaikan temuan tersebut kepada DPR di Gedung Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2016). Menurutnya, tim langsung mengamankan seluruh barang di posko utama untuk kepentingan identifikasi serta pendalaman lanjutan.

Lebih dari sekadar temuan personal, barang-barang itu memperkuat indikasi lokasi jatuhnya pesawat bernomor registrasi PK-THT. Selain itu, temuan tersebut menandai kemajuan signifikan setelah dua hari pencarian sebelumnya terhambat medan ekstrem dan cuaca buruk.

Dua Korban Ditemukan, Medan Menjadi Musuh Utama

Memasuki hari ketiga operasi, tim SAR baru berhasil menemukan dua dari sepuluh korban. Tim menemukan satu korban laki-laki dan satu korban perempuan di lokasi berbeda. Medan terjal, hutan lebat, dan lereng curam membuat proses evakuasi berjalan lambat sekaligus berisiko tinggi bagi petugas.

Syafi’i menjelaskan bahwa serpihan pesawat tersebar luas, bahkan jarak antarpotongan mencapai sekitar 700 meter. Pada awalnya, kondisi tersebut membuat tim pesimistis melihat peluang penyelamatan. Namun, temuan korban dengan kondisi relatif utuh kembali menumbuhkan harapan, terutama dalam mengejar waktu emas penyelamatan.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

“Kami terus berharap, dalam golden time ini, tim masih bisa menemukan korban dalam kondisi hidup,” ujar Syafi’i.

Cuaca Buruk Terus Menguji Operasi Penyelamatan

Sejak pagi, tim SAR gabungan mengintensifkan pencarian melalui jalur udara dan darat. Basarnas mengerahkan helikopter Caracal dan Dauphin, lalu menambah dukungan pesawat Boeing TNI AU untuk pemantauan dari udara. Namun, kabut tebal dan hujan deras memaksa sebagian armada kembali ke pangkalan demi keselamatan kru.

Meski demikian, upaya darat tetap berjalan. Pada siang hari, tim menemukan korban perempuan kedua sekitar 130 meter dari lokasi korban pertama. Selang beberapa jam kemudian, tim berhasil mengidentifikasi barang-barang milik Esther Aprilita di sekitar area pencarian.

Sayangnya, cuaca kembali memburuk menjelang sore. Kondisi tersebut memaksa tim menunda evakuasi kedua korban hingga keesokan hari, sembari memastikan keamanan personel di lapangan.

Keluarga Menunggu, Publik Bertanya

Di balik operasi penyelamatan yang berpacu dengan waktu, keluarga korban terus menggantungkan harapan. Bagi mereka, setiap barang yang tim temukan bukan sekadar benda, melainkan sinyal bahwa pencarian masih berlanjut dan harapan belum padam.

Pada saat yang sama, tragedi ini memunculkan kembali pertanyaan publik tentang keselamatan penerbangan di wilayah dengan kontur ekstrem. Masyarakat juga menyoroti kesiapan sistem mitigasi serta respons darurat ketika kecelakaan terjadi di medan sulit.

Memang, keluarga korban menjadi pihak yang paling terdampak. Namun, peristiwa ini juga mengguncang rasa aman penumpang pesawat di seluruh negeri.

Pada akhirnya, tragedi Maros kembali mengingatkan satu hal mendasar: teknologi mampu membawa manusia melintasi jarak dan waktu, tetapi di langit yang sama, alam tetap memegang kendali terakhir. @dimas

Tags: ATR 42500BasarnasEvakuasiKecelakaanKeselamatankorbanMarospenerbanganPesawatSARSulawesi Selatan

Kamu Melewatkan Ini

Banjir Bandang Solok: 12 Kantor Rusak, Hulu Gunung Talang Disorot

Banjir Bandang Solok: 12 Kantor Rusak, Hulu Gunung Talang Disorot

by teguh
September 23, 2026

Banjir bandang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin malam, 21/09/2026. Material lumpur, batu, kayu, dan air menerjang permukiman...

Dari Room Karaoke ke Laporan Polisi: Ketika Video Viral Menjadi Senjata

Dari Room Karaoke ke Laporan Polisi: Ketika Video Viral Menjadi Senjata

by teguh
September 22, 2026

Dalam hitungan menit, sebuah video viral dapat mengubah reputasi seseorang. Nama yang sebelumnya hanya dikenal dalam lingkaran tertentu mendadak muncul...

Kasus MS Melebar: Room Karaoke Jadi Viral, Uang Jadi Persoalan

Kasus MS Melebar: Room Karaoke Jadi Viral, Uang Jadi Persoalan

by teguh
September 21, 2026

Video dari sebuah room karaoke menyeret nama MS, pengurus PWNU Sulawesi Selatan, ke ruang publik. Sejumlah media kemudian mengangkat aktivitas...

Next Post
Keris: Sebilah Besi yang Menyimpan Doa, Sejarah, dan Etika Hidup

Keris: Sebilah Besi yang Menyimpan Doa, Sejarah, dan Etika Hidup

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id