Senin, Agustus 24, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pertamina dan Diet Korporat Paling Ambisius Tahun Ini

by dimas
November 20, 2025
in Edge
A A
Home Edge
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Edge – Pagi di dunia ekonomi Indonesia mendadak ramai. Pertamina membawa kabar mengejutkan dua anak perusahaan mereka ditutup. Langkah ini bagian dari target nasional untuk memangkas jumlah BUMN dari 1.000 menjadi hanya 200.

Di rapat bersama Komisi VI DPR, Direktur Utama Pertamina Agung Wicaksono menjelaskan keputusan itu dengan nada tegas. Ia memastikan penutupan TRB London dan Pertamina Energy Services Pte. Ltd. selesai pada 2025. Penjelasannya ringkas, seolah ia baru merapikan folder penuh file lama di komputer.

Pertamina Akhirnya Fokus pada Jalan Utama

Selama bertahun-tahun publik melihat Pertamina seperti perusahaan yang terlalu sibuk menjalankan banyak misi sampingan. Ada hotel, rumah sakit, maskapai, hingga asuransi. Semua bercampur dengan bisnis energi.

Kini mereka ingin kembali ke inti. Pertamina memilih fokus pada migas, energi terbarukan, pengolahan, dan distribusi energi. Dalam bahasa Gen Z, langkah ini terdengar seperti pengakuan jujur “Kita fokus ke diri sendiri dulu.”

Mereka juga sedang menjalankan integrasi besar di bisnis hilir commercial & trading, refinery & petrochemical, serta marine & logistic. Targetnya jelas: sistem baru siap digunakan pada 2026. Pergerakannya cepat, nyaris seperti startup yang sedang menyiapkan fitur besar.

Ini Belum Selesai

Pati Menagih, Bangkalan Membela: Dua Suara Daerah Menuju Jakarta

Gempa NTT Belum Usai, 87 Tewas dan 150 Ribu Mengungsi

Konsolidasi Seruwet Rapat Keluarga Besar

Pekerjaan selanjutnya lebih rumit. Pertamina dan kementerian terkait sedang menilai empat kelompok usaha.
Danantara mengkaji unit rumah sakit.
Hotel Indonesia Natour memeriksa bisnis hotel Patra Jasa.
Garuda Indonesia menilai Pelita Air Services.
IFG menata unit asuransi.

Semua pihak mencari cara untuk mengurangi tumpang tindih fungsi dan mempercepat keputusan. Tujuan akhirnya sederhana Pertamina harus tampil sebagai perusahaan energi, bukan toko serba ada versi korporasi.

Antara Janji dan Harapan Publik

Pertamina berjanji menjadi perusahaan yang lebih ramping dan gesit. Harapan publik juga sama. Mereka ingin layanan lebih baik dan manajemen yang lebih jelas.

Namun masyarakat tetap waspada. Mereka pernah melihat banyak perubahan yang berakhir dengan dampak langsung ke kantong. Kekhawatiran itu wajar. Perubahan di BUMN sering datang seperti hujan mendadak: cepat, tak terduga, dan penuh efek samping.

Reformasi yang Akan Terlihat dari Antrean SPBU

Diet korporat Pertamina bukan sekadar menutup dua anak perusahaan. Perubahan ini akan menentukan kemampuan mereka menghadapi kebutuhan energi yang terus berubah.

Bagi masyarakat, harapannya sederhana:

“Asal bensin tidak hilang, harga tidak tiba-tiba naik, dan antrean SPBU tidak sepanjang antre konser Coldplay, kami mendukung Pertamina versi apa pun.” @dimas

Tags: Energi Indonesia

Kamu Melewatkan Ini

Drama Awak Kapal Pertamina Di Tengah Perang Yang Tak Terlihat

Drama Awak Kapal Pertamina Di Tengah Perang Yang Tak Terlihat

by teguh
Juli 10, 2026

Bagi dunia internasional, Selat Hormuz mungkin hanya terlihat sebagai garis kecil di peta geopolitik. Namun, bagi awak kapal Pertamina indonesia...

Dua Kapal Tangker Pertamina Keluar dari Drama Selat Hormuz

Dua Kapal Tangker Pertamina Keluar dari Drama Selat Hormuz

by teguh
Juli 10, 2026

Selat Hormuz kembali membuktikan satu hal dalam geopolitik, laut sempit bisa punya dampak selebar dunia. Dua kapal tanker milik PT...

Kaya di Atas Peta, Miskin di Dalam Realitas

Kaya di Atas Peta, Miskin di Dalam Realitas

by Anisa
Juni 14, 2026

Kaya di Atas Peta, tetapi tidak selalu terasa di kehidupan sehari-hari. Indonesia memiliki tanah yang subur, sumber daya alam yang...

Next Post
Api yang Menyalakan Jawa: Kebangkitan Airlangga dari Kehancuran

Api yang Menyalakan Jawa: Kebangkitan Airlangga dari Kehancuran

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id