Tabooo.id: Regional – Niat naik gunung buat menenangkan pikiran mendadak berubah jadi kabar darurat. Seorang pendaki di Gunung Merbabu, Jawa Tengah, tersambar petir. Tim gabungan langsung bergerak cepat. Selain itu, warga dan relawan ikut turun tangan. Mereka mengevakuasi korban lewat jalur Swanting, Sawangan, Kabupaten Magelang.
Kamis (25/12/2025), aparat setempat mengonfirmasi insiden ini. Kapolsek Sawangan AKP Glenter Pitoyo membenarkan kejadian tersebut. “Iya, tersambar petir. Sekarang proses evakuasi,” ujarnya saat dihubungi.
Identitas Masih Dirahasiakan
Sementara itu, polisi belum mengungkap identitas pendaki. Mereka menunggu korban berhasil dievakuasi dan menjalani pemeriksaan. “Belum. Nanti kami update setelah turun untuk Inafis,” kata Glenter.
Koordinator Unit Siaga SAR Borobudur, Arif Yulianto, menambahkan timnya menerima laporan satu orang tersambar petir. “Kami sedang perjalanan. Fokus utama saat ini adalah membawa korban turun dengan selamat,” ujarnya singkat.
Cuaca Buruk dan Risiko Naik Gunung
Insiden ini terjadi saat libur akhir tahun, ketika aktivitas pendakian meningkat. Cuaca pegunungan pun tidak bersahabat. Awan tebal, hujan deras, dan petir bisa datang tiba-tiba tanpa peringatan.
Merbabu memang populer di kalangan pendaki pemula. Jalurnya mudah, pemandangannya fotogenik. Namun, gunung tetaplah gunung. Petir sering menyambar area terbuka, punggungan, dan titik tinggi. Jadi, risiko naik saat cuaca buruk nyata, bukan sekadar teori.
Peran Warga dan Relawan
Kasus ini menyorot peran penting warga dan relawan. Mereka bergerak lebih dulu sebelum tim lengkap tiba. Jika mereka terlambat, evakuasi bisa lebih lama. Artinya, keselamatan di gunung bukan cuma tanggung jawab aparat. Semua pihak harus peduli.
Pendaki jelas paling rentan. Keluarga menunggu dengan cemas. Relawan dan SAR mengerahkan waktu serta tenaga ekstra. Pengelola jalur ikut menanggung reputasi. Sebaliknya, publik mendapat pelajaran berharga: pentingnya waspada dan menghormati alam.
Refleksi Akhir
Kabar ini mengingatkan kita pada hal sederhana tapi sering diabaikan: alam tidak bisa dinegosiasikan. Oleh karena itu, cek cuaca sebelum naik, patuhi imbauan, dan jangan ragu turun saat tanda bahaya muncul. Di gunung, foto bisa menunggu. Nyawa tidak. (red)




