Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pemerintah Siapkan Makan Bergizi Gratis untuk Lansia Rentan

by dimas
Februari 3, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pemerintah mematangkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lansia, terutama mereka yang berusia di atas 75 tahun dan tinggal sendiri. Program ini tidak sekadar menyediakan asupan gizi, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia yang rentan secara sosial dan ekonomi.

Skema Program Sedang Dimatangkan

Menteri Sosial, Gus Ipul, menjelaskan pihaknya aktif berkoordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, untuk merampungkan skema pelaksanaan program.

“Kita prioritaskan lansia di atas 75 tahun. Kalau alokasinya sudah terpenuhi, nanti kita akan memperluas ke kelompok usia di bawah 75 tahun,” ujar Gus Ipul di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (3/2/2026).

Gus Ipul menambahkan, pemerintah akan menjalankan layanan MBG melalui dapur umum BGN dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sekitar wilayah penerima manfaat. Program ini juga menargetkan penyandang disabilitas, sehingga cakupan layanan lebih inklusif.

Data Penerima Manfaat dari Pemerintah Daerah

Pemerintah daerah akan mengumpulkan data calon penerima manfaat. Kepala daerah akan menyeleksi daftar penerima melalui proses asesmen, kemudian menyerahkannya ke BGN untuk ditindaklanjuti dalam penyaluran makanan. Sistem ini memastikan bantuan sampai ke lansia yang benar-benar membutuhkan.

Ini Belum Selesai

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Spektra Carnival 2026: Saat Madiun Menyalakan Identitasnya

Selain menyuplai makanan, Kemensos menyiapkan layanan pendampingan bagi lansia dan penyandang disabilitas dengan tenaga caregiver dan perawat terlatih. Sementara proses pelatihan berlangsung, pemerintah akan menugaskan tenaga pengantar untuk menyalurkan makanan langsung ke rumah penerima manfaat.

“Kita awali dengan pelatihan dulu. Tapi sebelum selesai, tenaga pengantar akan memastikan makanan sampai ke rumah-rumah lansia dan penyandang disabilitas,” tambahnya.

Pemerintah menempatkan pendanaan program MBG secara terpusat di BGN, sementara Kemensos bertugas menyiapkan sistem distribusi dan pendampingan.

“Anggarannya kita jadikan satu di BGN. Kami menyiapkan pengantaran dan perawatan,” pungkasnya.

Dampak Terbesar bagi Lansia Rentan

Program MBG paling dirasakan manfaatnya oleh lansia yang hidup sendiri, terutama mereka yang menghadapi keterbatasan ekonomi dan akses layanan gizi. Dengan program ini, mereka dapat menikmati asupan bergizi secara rutin sekaligus merasakan perhatian negara yang nyata.

Namun tantangan tetap besar. Pemerintah harus memastikan ketersediaan dapur umum, tenaga pengantar, dan perawat terlatih berjalan bersamaan agar program tidak berhenti di “anggaran di atas kertas.” Tanpa koordinasi yang tepat, makanan bergizi bisa terlambat atau tidak tersalurkan, sementara lansia menghadapi hari-hari panjang tanpa dukungan.

Seperti biasa, pemerintah menjanjikan niat baik, tetapi kenyataannya tetap harus dibuktikan. Apakah lansia benar-benar akan merasakan manfaatnya, atau ini sekadar angka di laporan tahunan? Kamu sendiri di pihak percaya atau skeptis? @dimas

Tags: BantuanBGNEkonomi IndonesiaGiziGus IpulKebijakankemensosKesejahteraanLansiaMakan Bergizi GratispemerintahSosialSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Karnaval Usai, Peradaban Diuji: Sampah Jadi Cermin Seperti Apa Kesadaran Publik

Karnaval Usai, Peradaban Diuji: Sampah Jadi Cermin Seperti Apa Kesadaran Publik

by teguh
Juni 27, 2026

"Masalah sampah di Indonesia bukan hanya persoalan teknis pengelolaan, tetapi persoalan pola pikir. Selama masyarakat masih menganggap sampah sebagai masalah...

MBG Libur Sekolah, Anak Tenang, Pengusaha Kepanasan

MBG Libur Sekolah, Anak Tenang, Pengusaha Kepanasan

by dimas
Juni 21, 2026

BGN menghentikan MBG selama libur sekolah demi menghemat Rp3 triliun. Anak tenang, tetapi pengusaha dan mitra SPPG menilai kebijakan itu...

Orang Kaya Menikmati Separuh Subsidi BBM, Siapa Sebenarnya Dibantu Negara?

Orang Kaya Menikmati Separuh Subsidi BBM, Siapa Sebenarnya Dibantu Negara?

by teguh
Juni 13, 2026

Bagi banyak orang, subsidi BBM terlihat sebagai bentuk kehadiran negara. Selama harga bahan bakar tetap terjangkau, masyarakat merasa pemerintah masih...

Next Post
Prabowo Buka Opsi Keluar BoP Jika Gaza Tidak Merdeka

Prabowo Buka Opsi Keluar dari BoP Jika Gaza Tidak Merdeka

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id