• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Pedagang Es Gabus Kemayoran Dituduh Pakai Bahan Spons

Januari 28, 2026
in News, Regional
A A
Pedagang Es Gabus Kemayoran Dituduh Pakai Bahan Spons

Video pedagang es gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, Suderajat (49), viral usai dituduh menjual es berbahan spons. (Foto istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Suderajat (49) berhenti mendorong gerobak es gabusnya. Selama tiga hari terakhir, ia memilih bertahan di rumahnya di Depok, Jawa Barat. Tuduhan menjual es gabus berbahan spons dan kekerasan yang ia alami di Kemayoran, Jakarta Pusat, membuatnya takut kembali ke lapak.

“Sudah tiga hari belum jualan. Gara-gara kejadian hari Sabtu itu. Takutnya saya dikeroyokin lagi kalau ke Kemayoran,” ujar Suderajat, pada Selasa (27/1/2026).

Luka gores masih tampak di pipinya. Memar di bahu belum menghilang. Jejak kekerasan itu muncul setelah sekelompok orang menuding es gabus dagangannya mengandung busa.

RelatedPosts

Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Empat hingga lima orang mendatangi Suderajat dengan alasan ingin membeli es. Alih-alih bertransaksi, mereka menginjak-injak es gabus, meremasnya, lalu melemparkannya ke arah Suderajat.

“Dia bilang beli es kue. Habis itu esnya dibejek-bejek. Dilempar juga sampai kena ke saya,” tambahnya.

Suderajat berusaha menjelaskan bahwa seluruh es gabus berasal dari produksi rumahan di Depok dan tidak mengandung bahan berbahaya. Namun, orang-orang itu menolak mendengar. Beberapa di antaranya memukul wajah dan bahu Suderajat.

Dalam kondisi tertekan, Suderajat mengemasi sisa dagangan yang rusak. Ia pulang menggunakan KRL Commuter Line. Sejak saat itu, gerobaknya tak lagi muncul di Kemayoran.

Laporan Warga Picu Kecurigaan

Kecurigaan terhadap Suderajat bermula dari laporan seorang warga bernama M. Arief Fadillah (43), wiraswasta yang tinggal di Utan Panjang III, Kemayoran. Arief melapor ke call center 110 pada Sabtu (24/1/2026).

Ia menduga ada pedagang yang menjual es gabus berbahan Polyurethane Foam (PU Foam), material yang umum digunakan sebagai busa kasur atau spons.

Dalam laporan itu, Arief menyebut Suderajat sebagai pedagang yang menjual es kue, es gabus, agar-agar, coklat meses, serta sisa kue yang sempat ia beli.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim piket Reskrim Polsek Kemayoran mendatangi lokasi tempat Suderajat biasa berjualan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menyatakan, polisi mengamankan barang dagangan Suderajat untuk keperluan pemeriksaan.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas kami. Karena itu, kami mengamankan barang dagangan pedagang untuk diuji,” ujar Roby, Minggu (25/1/2026).

Pemeriksaan Awal Nyatakan Aman

Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya memeriksa seluruh sampel dagangan Suderajat. Pemeriksaan mencakup es kue, es gabus, agar-agar, dan coklat meses.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan seluruh sampel aman dan layak dikonsumsi.

“Tim Dokkes melakukan pemeriksaan menyeluruh. Hasilnya, produk tersebut tidak mengandung zat berbahaya,” tambahnya.

Untuk memperkuat kepastian, polisi juga mengirim sampel ke Dinas Kesehatan dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri. Aparat masih menunggu hasil uji lanjutan dari kedua lembaga tersebut.

Selain itu, polisi menelusuri lokasi produksi es di Depok. Langkah ini bertujuan memastikan proses pembuatan es tidak menggunakan bahan spons atau material berbahaya.

Pedagang Kecil Menanggung Kerugian

Meski hasil awal menyatakan aman, kerugian sudah lebih dulu menimpa Suderajat.

Ia kehilangan penghasilan harian. Dagangannya rusak. Reputasinya tercemar. Yang paling berat, rasa aman untuk bekerja di ruang publik ikut hilang.

Kasus ini menunjukkan betapa cepat tuduhan menyebar, sementara klarifikasi berjalan lebih lambat. Di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap pangan, masyarakat kerap melupakan prinsip kehati-hatian dalam menilai seseorang.

Suderajat hanya ingin kembali berjualan tanpa rasa takut.

“Saya cuma mau cari makan,” pungkasnya.

Di tengah semangat melindungi konsumen, kasus ini mengingatkan bahwa keadilan juga harus hadir bagi pedagang kecil. Sebab, ketika tuduhan lebih cepat dipercaya daripada fakta, yang pertama kali tumbang bukanlah kebenaran, melainkan nasib orang kecil. @dimas

Tags: AmanEs GabusJakartaKasusKeadilanKeamanankemayoranKlarifikasiPanganPedagangPerlindunganPolda Metro JayaPolisiPolriRobySuderajatViral
Next Post
KA Gajayana Tabrak Truk di Kebumen, Sopir Truk Tewas di Tempat

KA Gajayana Tabrak Truk di Kebumen, Sopir Truk Tewas di Tempat

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.