Sabtu, Juli 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pecel Bukan Lahir di Madiun? Jejak Sejarahnya Justru Berawal dari Tanah Mataram

by jeje
Juli 16, 2026
in Culture, Food
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter
Bagaimana jika selama ini kita salah mengenal asal-usul pecel? Madiun memang sukses membangun reputasi nasi pecel sebagai identitas daerah. Namun, jejak sejarah dalam Babad Tanah Jawi menunjukkan bahwa akar kuliner itu justru tumbuh di wilayah Yogyakarta.

Tabooo.id – Selama bertahun-tahun, masyarakat mengenal Madiun sebagai kota asal pecel. Nama “Nasi Pecel Madiun” bahkan sudah melekat kuat sebagai salah satu ikon kuliner Indonesia. Namun, jejak sejarah justru mengarahkan kita ke tempat lain. Babad Tanah Jawi mencatat bahwa konsep pecel telah hidup lebih dulu di wilayah Yogyakarta.

Temuan ini tidak bermaksud merebut identitas kuliner Madiun. Sebaliknya, sejarah menunjukkan bagaimana sebuah makanan lahir di satu tempat, lalu berkembang dan mencapai puncak popularitas di tempat lain.

Babad Tanah Jawi Mencatat Jejak Awal Pecel

Ahli gastronomi Universitas Gadjah Mada, Murdijati Gardjito, merujuk Babad Tanah Jawi sebagai salah satu catatan tertua mengenai pecel. Naskah itu menjelaskan bahwa masyarakat Jawa telah mengenal istilah “pecel” sejak era Mataram.

Dalam kisah tersebut, Sunan Kalijaga menyuguhi Ki Gede Pamanahan hidangan berupa sayuran rebus. Setelah menikmati hidangan itu, Ki Gede Pamanahan menyebutnya sebagai “ron ingkang dipun pecel”, atau dedaunan yang direbus lalu diperas airnya.

Dari kisah itu, terlihat bahwa masyarakat Jawa mula-mula menggunakan kata pecel untuk menggambarkan cara mengolah sayuran, bukan sebagai nama hidangan nasi lengkap dengan sambal kacang seperti sekarang.

Ini Belum Selesai

Seni dalam Kain: Merawat Warisan, Menolak Dilupakan

Lima Film Dokumenter TABOOO Cinema Lab Rekam Realita di Winongo

Makna tersebut memperkuat dugaan bahwa akar budaya pecel tumbuh dari tradisi kuliner masyarakat Mataram di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Madiun Mengubah Pecel Menjadi Identitas

Meski sejarah mengarah ke Yogyakarta, Madiun berhasil mengangkat pecel menjadi identitas daerah yang dikenal hampir di seluruh Indonesia.

Keberhasilan itu lahir dari konsistensi masyarakat Madiun dalam mengembangkan resep. Mereka menciptakan sambal pecel dengan cita rasa khas melalui tambahan perasan jeruk purut, lalu memadukannya dengan beragam sayuran lokal seperti bunga turi.

Masyarakat Madiun juga memanfaatkan posisi kotanya sebagai jalur perdagangan dan pusat transportasi pada masa kolonial. Para pedagang menjajakan nasi pecel di sekitar stasiun kereta sehingga banyak pelancong mengenal hidangan tersebut.

Sejak saat itu, nama Nasi Pecel Madiun menyebar ke berbagai daerah dan perlahan menjadi identitas kuliner yang melekat hingga sekarang.

Di sisi lain, melimpahnya hasil kacang tanah mendorong tumbuhnya industri sambal pecel rumahan. Banyak keluarga mempertahankan usaha itu secara turun-temurun sehingga ekosistem kuliner pecel terus berkembang.

Sejarah Tidak Selalu Sama dengan Popularitas

Banyak orang menyamakan daerah yang populer dengan daerah asal sebuah makanan. Padahal, sejarah sering menunjukkan cerita yang berbeda.

Literatur Jawa kuno menempatkan Yogyakarta sebagai wilayah yang pertama kali mencatat istilah pecel. Sementara itu, Madiun mengembangkan resep, membangun identitas, dan memperkenalkan nasi pecel kepada masyarakat luas hingga menjadi ikon kuliner nasional.

Kedua fakta tersebut tidak saling bertentangan. Justru keduanya melengkapi perjalanan panjang sebuah warisan budaya.

Karena itu, perdebatan mengenai asal-usul pecel seharusnya tidak berhenti pada klaim daerah. Yang lebih penting, masyarakat memahami bahwa kuliner juga mengalami proses evolusi. Sebuah tradisi bisa lahir di satu tempat, berkembang di tempat lain, lalu menjadi milik bersama.

Ironisnya, publik lebih mudah mengingat siapa yang berhasil mempopulerkan sebuah warisan daripada siapa yang pertama kali mencatat sejarahnya. @jeje

Tags: babad tanah jawiBudaya Jawakuliner jawaMakanan Tradisionalpecel madiunSejarah KulinerYogyakarta

Kamu Melewatkan Ini

Bika Ambon dan Cara Sebuah Kota Mengadopsi Identitas

Bika Ambon dan Cara Sebuah Kota Mengadopsi Identitas

by Anisa
Juli 17, 2026

Bika Ambon membuktikan bahwa sebuah nama tidak selalu mampu menjelaskan asal-usul. Kue yang identik dengan Kota Medan ini justru menyimpan...

Tahu Campur: Legenda yang Lahir dari Dapur Hampir Kosong

Tahu Campur: Legenda yang Lahir dari Dapur Hampir Kosong

by dimas
Juli 12, 2026

Tahu Campur lahir dari dapur sederhana di Lamongan. Kisah kuliner legendaris yang membuktikan kreativitas sering tumbuh dari keterbatasan. Tabooo.id -...

Nganglang Desa Winongo: Menjaga Batas, Merawat Ingatan

Nganglang Desa Winongo: Menjaga Batas, Merawat Ingatan

by dimas
Juli 11, 2026

Nganglang Desa Winongo mengajarkan bahwa menjaga batas wilayah bukan sekadar tradisi, tetapi cara merawat sejarah, spiritualitas, dan identitas kampung. Tabooo.id...

Next Post
Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka

Di Balik Kasus Febrie: Hukum atau Pertarungan Elite?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id