Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Negara Ganti Nahkoda BPJS, Harapan Baru atau Sekadar Seremoni?

by dimas
Februari 20, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pemerintah resmi mengganti pucuk pimpinan dua lembaga jaminan sosial terbesar di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, melantik jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk masa jabatan 2026-2031 di Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Langkah ini bukan sekadar rotasi jabatan. Pemerintah ingin memastikan sistem jaminan sosial tetap berdiri kokoh di tengah tekanan ekonomi, gelombang PHK, dan mahalnya biaya kesehatan yang terus menghantui masyarakat.

Muhaimin menegaskan negara tidak boleh hanya hadir saat rakyat jatuh, tetapi harus memastikan rakyat mampu berdiri dan hidup produktif.

“Negara harus memampukan rakyat agar bisa hidup produktif dan bermartabat,” tegasnya.

Pelantikan ini merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 17/P Tahun 2026 dan Nomor 18/P Tahun 2026, yang secara resmi memberhentikan pimpinan lama dan menunjuk jajaran baru.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Wajah Baru di Kursi Paling Panas

Perubahan paling mencolok terjadi di kursi Direktur Utama. Pemerintah menunjuk Prihati Pujowaskito menggantikan Ali Ghufron Mukti sebagai Dirut BPJS Kesehatan. Sementara itu, Saiful Hidayat mengambil alih kursi Dirut BPJS Ketenagakerjaan dari Pramudya Iriawan Buntoro.

Pergantian ini menandai babak baru bagi dua lembaga yang mengelola nasib ratusan juta peserta.

BPJS Kesehatan memikul tanggung jawab menjaga rakyat dari kebangkrutan akibat biaya berobat. Di sisi lain, BPJS Ketenagakerjaan menjadi benteng terakhir pekerja saat kehilangan pekerjaan, mengalami kecelakaan kerja, atau meninggal dunia.

Kesalahan kecil dalam pengelolaan bisa berdampak besar. Bukan hanya angka di laporan keuangan, tetapi kehidupan nyata jutaan keluarga.

Jaminan Sosial Jadi Senjata Lawan Kemiskinan

Muhaimin menekankan jaminan sosial bukan sekadar program administratif. Pemerintah memandangnya sebagai alat strategis untuk mencegah kemiskinan.

Ketika pekerja kehilangan pekerjaan tanpa perlindungan, mereka bisa langsung jatuh miskin. Ketika kepala keluarga sakit tanpa jaminan kesehatan, satu keluarga bisa runtuh secara ekonomi.

Karena itu, pemerintah mendorong BPJS Kesehatan memastikan masyarakat tetap memiliki akses layanan kesehatan tanpa kehilangan kemampuan ekonomi.

Pemerintah juga meminta BPJS Ketenagakerjaan memperluas perlindungan pekerja, termasuk melalui program tambahan seperti penyediaan hunian sewa murah bagi pekerja lewat skema Manfaat Layanan Tambahan (MLT).

Langkah ini menyasar kelompok paling rentan buruh, pekerja informal, dan kelas menengah bawah yang sering hidup di batas tipis antara stabil dan miskin.

Janji Hapus Tunggakan dan Perluas Akses

Pemerintah juga menargetkan penghapusan tunggakan iuran bagi kelompok masyarakat paling rentan. Kebijakan ini bertujuan mengaktifkan kembali peserta yang sebelumnya terputus dari perlindungan kesehatan.

Bagi jutaan warga, status kepesertaan BPJS bukan sekadar kartu plastik. Itu adalah perbedaan antara bisa berobat atau menahan sakit.

Muhaimin mengingatkan seluruh direksi dan dewan pengawas bahwa jabatan mereka bukan sekadar posisi prestise.

Ia meminta mereka bekerja dengan integritas, inovasi, dan keberpihakan kepada rakyat.

Karena pada akhirnya, BPJS bukan milik pejabat. BPJS adalah milik rakyat.

Dan rakyat tidak butuh seremoni pelantikan yang megah. Mereka hanya butuh satu hal sederhana: perlindungan yang benar-benar bekerja saat hidup tiba-tiba runtuh. @dimas

Tags: bpjsEkonomi IndonesiaKabinetKebijakanKesehatanKetenagakerjaanNasionalNegarapekerjaPerlindunganReformasiSosialSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Excerpt: Kartu Kredit Indonesia resmi meluncur. Bersamaan dengan itu, BI memperluas MDR QRIS 0% mulai 1 Oktober 2026 untuk transaksi...

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Prabowo meminta RUU Perampasan Aset dipercepat. DPR masih menjaring masukan publik. Tantangannya bukan cuma pengesahan, tetapi memastikan aset hasil kejahatan...

Pertalite Mau Dibatasi untuk Desil 9–10, Tapi Siapa yang Benar-Benar Kaya?

Pertalite Mau Dibatasi untuk Desil 9–10, Tapi Siapa yang Benar-Benar Kaya?

by teguh
Agustus 13, 2026

Kalau suatu hari SPBU menolak transaksi Pertalite untukmu, apa yang terjadi? Pertalite mau Dabatasi dan itu bukan karena harga. Bisa...

Next Post
Gunung Ile Lewotolok Meletus 871 Kali, Status Siaga Masih Berlaku

Gunung Ile Lewotolok Meletus 871 Kali, Status Siaga Masih Berlaku

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id