Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Nasib Sudewo di Ujung Sidang: Pati Memanas, Luthfi Minta Warga Tak Terprovokasi

by dimas
Oktober 31, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Menjelang sidang paripurna hak angket terhadap Bupati Pati, Sudewo, suasana politik di Kabupaten Pati mulai memanas. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun tangan dengan pesan tegas: jangan terprovokasi.

“Serahkan saja kepada mekanisme yang sudah berjalan,” ujar Luthfi usai menghadiri peresmian Program Rumah Rakyat di Solo, Kamis, (30/10/2025).

Pesan itu menjadi penyejuk di tengah tensi politik yang terus naik menjelang sidang di Gedung DPRD Pati, Jumat besok.

Sidang tersebut akan menentukan nasib politik Bupati Sudewo. DPRD siap membahas hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket yang selama dua bulan menelusuri kebijakan kontroversial sang bupati dari kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen, hingga kebijakan lima hari sekolah yang membuat orang tua murid protes keras.

Ribuan Massa dan Aparat Siaga

Ketegangan tak hanya ada di ruang sidang. Di luar gedung, ribuan warga bersiap turun ke jalan. Perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Teguh Istiyanto, menyebut sekitar dua ribu orang dari kelompoknya akan hadir untuk “mengawal” sidang.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

“Kami akan datang untuk memastikan suara rakyat terdengar,” ujar Teguh.

Sementara itu, aparat keamanan juga bersiap penuh. Kapolresta Pati, Kombes Jaka Wahyudi, menyiagakan 3.379 personel gabungan dari kepolisian, TNI, dan Satpol PP. Mereka akan menjaga agar sidang berjalan aman dan tertib.

“Semua pasukan sudah siap,” tegas Jaka.

Gedung DPRD Pati kini menjadi titik panas yang diawasi banyak pihak baik di dalam maupun di luar ruangan.

Akar Masalah: Kebijakan yang Menyulut Emosi

Kemarahan publik terhadap Bupati Sudewo muncul dari kebijakan yang dinilai membebani warga. Kenaikan pajak hingga 250 persen menambah beban ekonomi masyarakat. Kebijakan lima hari sekolah juga membuat banyak keluarga kesulitan menyesuaikan jadwal anak.

Saat gelombang protes besar terjadi pada 13 Agustus 2025, sekitar 50 ribu warga memenuhi jalanan Pati. Namun Sudewo menolak mencabut kebijakan itu. Sikap keras kepala inilah yang akhirnya memicu DPRD membentuk hak angket untuk menyelidiki tindakannya.

Setelah dua bulan bekerja, Pansus kini siap menyampaikan laporan akhir. Besok, seluruh anggota DPRD akan mendengarkan kesimpulan yang bisa menentukan apakah Bupati Sudewo tetap bertahan di kursinya atau harus turun.

Politik Panas, Harapan Dingin

Situasi politik Pati kini berada di titik krusial. Semua pihak menahan napas, menunggu keputusan dewan. Masyarakat berharap sidang berjalan adil, tanpa intervensi dan kekerasan.

Gubernur Luthfi mengingatkan agar warga tetap tenang.

“Jaga kondusivitas. Semua sudah ada jalurnya,” ujarnya.

Besok, publik akan melihat: apakah politik lokal bisa diselesaikan lewat mekanisme demokrasi atau justru berubah menjadi panggung emosi.

Karena dalam riuhnya politik daerah, kadang yang paling kalah bukan pejabat atau partai tapi rakyat yang hanya ingin tenang hidup di kotanya sendiri. @dimas

Tags: Bupati PatiPolitik LokalSuara Rakyat

Kamu Melewatkan Ini

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

by dimas
Mei 11, 2026

Pembangunan tampak megah lewat angka pertumbuhan, gedung tinggi, dan proyek infrastruktur besar yang terus dipamerkan. Namun bagi banyak orang, kemajuan...

Benarkah Kritik Pemerintah Bisa Langsung Dipidana? Ini Faktanya

Benarkah Kritik Pemerintah Bisa Langsung Dipidana? Ini Faktanya

by eko
Mei 10, 2026

“Kritik pemerintah bisa bikin masuk penjara.” Kalimat itu kini semakin sering muncul di media sosial Indonesia. Di grup WhatsApp keluarga,...

Ketika Rakyat Takut Mengkritik, Masihkah Demokrasi Kita Hidup?

Ketika Rakyat Takut Mengkritik, Masih Hidupkah Demokrasi Kita?

by dimas
Mei 10, 2026

Saat rakyat mulai takut mengkritik kekuasaan, apatisme, ketakutan, dan normalisasi ketidakadilan perlahan membayangi ruang publik Indonesia. Kritik yang seharusnya menjadi...

Next Post
Prabowo Mendarat di Korsel: APEC 2025 Jadi Ujian Pertama Diplomasi Ekonomi Sang Presiden

Prabowo Mendarat di Korsel: APEC 2025 Jadi Ujian Pertama Diplomasi Ekonomi Sang Presiden

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id