Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Musyawarah Kubro NU Desak PBNU Akhiri Konflik

by dimas
Desember 22, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Musyawarah Kubro Alim Ulama dan Sesepuh Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, pada Minggu (21/12/2025), mengirim sinyal keras kepada PBNU. Forum ini menilai konflik internal organisasi telah melewati batas kewajaran dan menuntut penyelesaian segera.

Sejak awal sidang, para peserta menegaskan bahwa polemik di tubuh PBNU merusak wibawa organisasi. Mereka menilai konflik berkepanjangan itu melemahkan kepercayaan umat terhadap NU.

PWNU dan PCNU Desak Solusi Nyata

Sebanyak 601 peserta menghadiri musyawarah secara langsung. Sementara itu, 546 peserta lain mengikuti jalannya forum secara daring. Secara keseluruhan, Musyawarah Kubro membawa aspirasi 308 PWNU dan PCNU dari berbagai daerah.

Keterlibatan struktur daerah menunjukkan bahwa kegelisahan terhadap konflik PBNU tidak hanya muncul di pusat. Daerah ikut menanggung dampak dan mendesak penyelesaian konkret.

Para Mustasyar Turun Tangan

Musyawarah Kubro menghadirkan jajaran Mustasyar PBNU, antara lain KH Anwar Manshur, KH Nurul Huda Djazuli, KH Ma’ruf Amin, KH Said Aqil Sirodj, KH Muhammad Nuh Addawami, dan KH Zaki Mubarok.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Forum juga melibatkan unsur Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU, pimpinan lembaga dan badan otonom, pengasuh pesantren, serta perwakilan PWNU dan PCNU. Kehadiran mereka menegaskan bahwa konflik PBNU tidak lagi bisa diselesaikan secara tertutup.

Konflik Dinilai Merusak Kehormatan NU

Juru Bicara Musyawarah Kubro, HM Abdul Muid Shohib atau Gus Muid, menyatakan konflik internal PBNU terus memburuk meski berbagai upaya islah telah dilakukan.

Ia menyebut pertemuan di Pesantren Al-Falah Ploso dan Pesantren Tebuireng sebagai bukti ikhtiar damai yang belum membuahkan hasil.

“Konflik ini meruntuhkan marwah dan kehormatan Nahdlatul Ulama,” ujar Gus Muid, Minggu (21/12/2025).

Menurutnya, konflik tersebut juga menggerus kepercayaan umat dan publik terhadap NU.

Tenggat Islah Ditetapkan Jelas

Musyawarah Kubro lalu merumuskan langkah tegas. Forum meminta PBNU segera mengakhiri konflik demi menjaga keutuhan organisasi.

Para peserta mendesak Rais ‘Aam dan Ketua Umum PBNU menjalankan islah secara sungguh-sungguh. Mereka menetapkan tenggat waktu 3 x 24 jam, terhitung sejak Minggu, 21 Desember 2025, pukul 12.00 WIB.

“Islah wajib dilakukan untuk memulihkan kehormatan NU,” tegas Gus Muid.

Skenario Muktamar hingga MLB Dibuka

Musyawarah Kubro menyiapkan langkah lanjutan jika islah gagal. Forum meminta Rais ‘Aam dan Ketua Umum PBNU menyerahkan kewenangan kepada Mustasyar PBNU.

Forum kemudian mendorong Mustasyar PBNU menyelenggarakan Muktamar Nahdlatul Ulama 2026. Musyawarah memberi batas waktu penyerahan kewenangan paling lambat 1 x 24 jam setelah tenggat islah berakhir.

Jika langkah itu tidak terlaksana, Musyawarah Kubro sepakat menggelar Muktamar Luar Biasa. Forum menargetkan MLB dengan dukungan minimal 50 persen plus satu PWNU dan PCNU sebelum keberangkatan kloter pertama jamaah haji 2026.

“Kepanitiaan MLB akan dibentuk oleh PWNU dan PCNU dengan melibatkan unsur internal NU,” ujar Gus Muid.

Ujian Kepemimpinan PBNU

Di akhir forum, para alim ulama menegaskan harapan agar PBNU segera bertindak. Mereka menilai konflik ini bukan sekadar soal kepengurusan, melainkan soal arah dan kredibilitas organisasi.

Bagi NU, persoalan ini menyentuh fondasi jam’iyyah. Ketika elite terus berseteru, umat menunggu ketegasan. Dan jika pimpinan tetap buntu, sejarah NU menunjukkan bahwa organisasi selalu menemukan jalannya sendiri meski dengan cara yang lebih keras. @dimas

Tags: IslahKonflik DuniaNUOrganisasipbnu

Kamu Melewatkan Ini

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

by jeje
Mei 24, 2026

Lucu, ya. Kita hidup di zaman ketika semua orang tampak marah. Timeline penuh kritik. Warung kopi berubah jadi ruang debat...

“Jangan Kau Minta Saja Terus”: Pesan Prabowo ke Buruh Bikin Publik Terbelah

“Jangan Kau Minta Saja Terus”: Pesan Prabowo ke Buruh Bikin Publik Terbelah

by jeje
Mei 20, 2026

Buruh diminta jangan terlalu banyak menuntut. Pengusaha jangan diperas. Itulah pesan blak-blakan Presiden Prabowo Subianto saat berbicara di Rapat Paripurna...

Papua 65 Tahun Konflik: Kenapa Luka Ini Tak Pernah Selesai?

Papua 65 Tahun Konflik: Kenapa Luka Ini Tak Pernah Selesai?

by jeje
Mei 18, 2026

“Papua bukan soal keamanan semata. Papua adalah soal keadilan, sejarah, dan rasa dipercaya.” Kalimat itu terus muncul dalam diskusi para...

Next Post
Healing Ditunda Dulu Gunung Rinjani Tutup Jalur, Alam Minta Napas

Healing Ditunda Dulu Gunung Rinjani Tutup Jalur, Alam Minta Napas

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id