Rabu, Juni 17, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Menlu Sugiono: Dunia Diam, Gaza Terus Berdarah

by sigit
Januari 15, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyoroti krisis di Gaza sebagai “contoh kenyataan pahit.” Ia menekankan bahwa dunia masih gagal menghentikan kekerasan yang menewaskan ribuan warga sipil. Pernyataan ini disampaikan dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Selain itu, Sugiono menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menuntut Indonesia tidak diam saat pelanggaran kemanusiaan terjadi terbuka di Gaza. Oleh karena itu, diplomasi Indonesia akan terus bergerak dengan prinsip dan keberanian demi Palestina yang damai dan merdeka.

Indonesia Bergerak di Panggung Global

Indonesia juga aktif berperan dalam berbagai forum internasional. Misalnya, Jakarta menjadi co-chair Working Group PBB yang menyusun New York Declaration. Selain itu, Indonesia mendorong pelaksanaan Sharm El Sheikh Peace Summit, yang berupaya menekan kekerasan sekaligus membuka akses bantuan kemanusiaan bagi warga sipil.

Selain itu, Jakarta ikut membahas pembentukan International Stabilization Force (ISF). Pasukan internasional sementara ini bertugas memastikan gencatan senjata, menjaga keamanan, dan membuka jalur bantuan bagi warga sipil di Gaza. Sugiono menekankan bahwa ISF hanya langkah transisional. Dengan demikian, tujuan akhir tetap solusi dua negara, di mana Palestina dan Israel saling mengakui satu sama lain.

Apa Dampaknya?

  • Rakyat Palestina: Mereka mendapat perhatian diplomasi Indonesia, tekanan internasional untuk menghentikan kekerasan, dan potensi bantuan kemanusiaan yang lebih lancar.
  • Indonesia: Negara ini memperkuat citra sebagai aktor aktif di dunia Islam dan PBB, sekaligus pejuang solusi dua negara.
  • Warga Gaza: Mereka masih menghadapi kekerasan karena dunia belum berhasil memastikan gencatan senjata permanen.
  • Diplomasi global lain: Banyak negara belum serius menekan semua pihak konflik untuk berhenti, sehingga upaya diplomasi stagnan.

Diplomasi Harus Punya Nurani

Sugiono mengingatkan, diplomasi tanpa nurani hanya memperpanjang penderitaan. “Palestina adalah pengingat bahwa diplomasi tidak boleh kehilangan nuraninya,” tegasnya. Oleh karena itu, Indonesia akan terus memperjuangkan hak konstitusional itu tanpa takut bersuara.

Ini Belum Selesai

PB XIV Hangabehi Turunkan 14 Pusaka di Tengah Dualisme Keraton

Pakoe Boewono XIV Purbaya Batal Kirab Pusaka, Ada Apa?

Sindiran ringan tapi tajam: Dunia bisa membuat resolusi dan deklarasi sebanyak apapun, tetapi sampai peluru berhenti jatuh dan bantuan benar-benar sampai ke tangan warga sipil, semua itu masih seperti janji tanpa GPS: tahu tujuannya tapi tidak tahu jalan pulang. (red)

Tags: GazaPalestinaSugiono

Kamu Melewatkan Ini

Sugiono Terpilih Aklamasi: Tradisi atau Pola Elite yang Terus Berulang?

Sugiono Terpilih Aklamasi: Tradisi atau Pola Elite yang Terus Berulang?

by dimas
April 12, 2026

Tabooo.id: Nasional - Pergantian pucuk pimpinan di organisasi besar sering dibingkai sebagai regenerasi. Namun, publik jarang melihat secara langsung dinamika...

Ronaldo Ditangkap Gara-Gara Dukung Palestina? Cek Faktanya!

Ronaldo Ditangkap Gara-Gara Dukung Palestina? Cek Faktanya!

by dimas
Maret 4, 2026

Tabooo.id: Check - Beberapa akun media sosial ramai membagikan video Cristiano Ronaldo yang konon “diamankan polisi” setelah meneriakkan dukungan untuk...

Konsep Otomatis

Abdullah II of Jordan Puji Sikap Prabowo Subianto soal Palestina

by dimas
Februari 27, 2026

Tabooo.id: Global - Dukungan Indonesia terhadap Palestina kembali mendapat sorotan internasional. Dalam pertemuan bilateral di Istana Basman, Amman, pada Rabu...

Next Post
Komisi III DPR Bahas RUU Perampasan Aset Setelah Lama Tertunda

Komisi III DPR Bahas RUU Perampasan Aset Setelah Lama Tertunda

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id