Kamis, Juli 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Mahasiswa UI Geruduk MK Tolak Dana Pendidikan untuk MBG

by dimas
Juli 30, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter
Ratusan mahasiswa UI menggeruduk Mahkamah Konstitusi untuk menolak penggunaan dana pendidikan bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mendesak MK menjaga amanat UUD 1945.

Tabooo.id – Ratusan mahasiswa Universitas Indonesia bersama koalisi masyarakat sipil menggelar aksi di depan Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (30/7). Mereka mendesak hakim konstitusi mengabulkan uji materi terhadap penggunaan anggaran pendidikan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Massa menilai pemerintah menggeser fungsi dana pendidikan. Mereka menolak penggunaan Rp223,5 triliun atau sekitar 29 persen dari total anggaran pendidikan APBN 2026 untuk membiayai MBG.

Menurut mereka, kebijakan tersebut berpotensi mengurangi ruang pembiayaan pendidikan. Padahal, konstitusi mewajibkan negara memenuhi hak pendidikan melalui alokasi anggaran yang memadai.

Mahasiswa Nilai Pemerintah Menggeser Prioritas Anggaran

Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menegaskan pemerintah wajib menjalankan amanat konstitusi secara utuh. Ia menilai negara tidak boleh mengorbankan hak pendidikan demi membiayai program lain.

“Negara harus memastikan anggaran pendidikan benar-benar memenuhi hak masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang layak,” ujar Anandaku.

Ini Belum Selesai

Haul Ki Ageng Tarub: Perkuat Budaya dan Wisata Religi

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

Ia menjelaskan bahwa pihaknya menyerahkan Amicus Curiae atau sahabat pengadilan kepada Mahkamah Konstitusi dalam perkara Nomor 55/PUU-XXIV/2026.

Selain itu, mahasiswa meminta majelis hakim mempertimbangkan dampak jangka panjang dari kebijakan tersebut. Mereka khawatir pengalihan anggaran akan menurunkan kualitas pendidikan dan mempersempit ruang pengembangan sumber daya manusia.

Mahasiswa Persoalkan Sumber Pendanaan MBG

Mahasiswa menegaskan bahwa mereka tidak menolak Program Makan Bergizi Gratis. Sebaliknya, mereka mempersoalkan sumber pendanaannya.

Menurut mereka, pemerintah dapat mencari skema pembiayaan lain tanpa mengurangi anggaran pendidikan yang UUD 1945 tetapkan sebagai kewajiban negara.

Karena itu, mereka meminta Mahkamah Konstitusi menetapkan penggunaan anggaran wajib pendidikan untuk belanja logistik makanan sebagai kebijakan yang bertentangan dengan konstitusi secara bersyarat (conditionally unconstitutional).

Mereka menilai pendidikan dan pemenuhan gizi sama-sama penting. Namun, pemerintah tidak boleh membiayai keduanya melalui satu pos anggaran yang memiliki fungsi konstitusional berbeda.

Mahkamah Konstitusi Diuji Menjaga Amanat Konstitusi

Dalam orasinya, mahasiswa juga mengingatkan peran Mahkamah Konstitusi sebagai penjaga konstitusi.

Mereka berharap para hakim tidak hanya memeriksa aspek administratif. Sebaliknya, mereka meminta MK mempertimbangkan dampak nyata terhadap hak warga negara.

Menurut Anandaku, putusan perkara ini akan menentukan arah kebijakan pendidikan nasional pada masa mendatang. Oleh sebab itu, Mahkamah Konstitusi harus memastikan pemerintah tetap mematuhi amanat UUD 1945.

“Mahkamah Konstitusi harus berdiri sebagai penjaga konstitusi, bukan sekadar penafsir aturan,” tegasnya.

Polemik APBN 2026 Memasuki Babak Baru

Aksi mahasiswa menunjukkan bahwa polemik APBN 2026 terus berkembang. Sebelumnya, publik banyak memperdebatkan efektivitas Program Makan Bergizi Gratis. Kini, perhatian masyarakat beralih pada sumber pendanaannya.

Di satu sisi, pemerintah menilai MBG sebagai investasi untuk membangun sumber daya manusia. Di sisi lain, mahasiswa dan masyarakat sipil mengingatkan bahwa konstitusi melindungi hak atas pendidikan sehingga pemerintah tidak boleh mengurangi anggaran wajib pendidikan.

Karena itu, putusan Mahkamah Konstitusi akan menjadi penentu penting. Putusan tersebut tidak hanya memengaruhi mekanisme penganggaran, tetapi juga menentukan cara negara menyeimbangkan hak atas pendidikan dan pemenuhan gizi tanpa mengorbankan salah satunya.

Bagi mahasiswa, perkara ini bukan sekadar sengketa anggaran. Mereka memandang perkara tersebut sebagai ujian bagi komitmen negara dalam menjaga amanat konstitusi. Oleh sebab itu, mereka berharap Mahkamah Konstitusi menghadirkan putusan yang memperkuat perlindungan hak pendidikan sekaligus menjaga arah kebijakan fiskal agar tetap selaras dengan Undang-Undang Dasar 1945. @dimas

Tags: Dana PendidikanMahasiswa UIMahkamah KonstitusiMakan Bergizi Gratis

Kamu Melewatkan Ini

Ratusan Mahasiswa UI Geruduk MK, Tolak Dana Pendidikan untuk MBG

Mahasiswa Melawan dengan Konstitusi, Bukan Emosi

by eko
Juli 30, 2026

Mahasiswa UI menggugat penggunaan dana pendidikan untuk MBG di MK. Perdebatan ini menguji batas prioritas anggaran dan amanat konstitusi. Tabooo.id...

MBG Dilarang Pakai Subsidi, Siapa Menanggung Selisih Biayanya?

MBG Dilarang Pakai Subsidi, Siapa Menanggung Selisih Biayanya?

by teguh
Juli 28, 2026

Larangan penggunaan LPG 3 kilogram, beras SPHP, dan MinyaKita di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar perubahan teknis. Kebijakan...

833 Dapur MBG Ditutup, Ada Apa dengan Sistem Pengawasannya?

833 Dapur MBG Ditutup, Ada Apa dengan Sistem Pengawasannya?

by teguh
Juli 28, 2026

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional 833 dapur MBG dalam satu hari. Jumlah sebesar itu terlalu besar jika hanya dipahami...

Next Post
Ratusan Mahasiswa UI Geruduk MK, Tolak Dana Pendidikan untuk MBG

Mahasiswa Melawan dengan Konstitusi, Bukan Emosi

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id