Selasa, Juni 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Maarten Paes Resmi ke Ajax: Garuda ke Johan Cruyff Arena

by teguh
Februari 3, 2026
in Sports
A A
Home Reality Sports
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Amsterdam bersiap menyambut wajah baru di bawah mistar. Senin malam (02/02/2026), Ajax resmi mengumumkan kedatangan Maarten Paes. Bukan sekadar transfer biasa, ini adalah lompatan karier. Dari MLS ke panggung Eropa. Dari Timnas Indonesia ke Johan Cruyff Arena.

Buat Paes, ini bukan cuma soal pindah klub. Ini soal pembuktian. Tentang perjalanan panjang seorang kiper yang terus menunggu panggung besar dan akhirnya mendapatkannya.

Kontrak Panjang, Kepercayaan Besar

Ajax mencapai kesepakatan dengan FC Dallas untuk mendatangkan Paes secara langsung. Kiper berusia 29 tahun itu menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2029, meski sebelumnya masih terikat kontrak dengan Dallas sampai akhir tahun.

“Ajax, FC Dallas, dan Maarten Paes telah mencapai kesepakatan untuk transfer langsung ke Ajax,” tulis pernyataan resmi klub asal Amsterdam tersebut.

Langkah ini menunjukkan kepercayaan penuh. Ajax tidak membeli Paes untuk sekadar cadangan. Klub ini menyiapkan Paes sebagai bagian dari proyek jangka panjang.

Ini Belum Selesai

Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0, Herdman: Ini Kemenangan Kami Tunggu 38 Tahun

Timnas Indonesia vs Oman: Saatnya Akhiri Kutukan 38 Tahun atau Kembali Terjebak Masa Lalu?

Dipantau Lama, Dipilih dengan Keyakinan

Direktur sepak bola Ajax, Marijn Beuker, mengakui klubnya sudah lama memantau Paes. Bagi Ajax, keputusan ini bukan perjudian.

“Kami telah mengamati Maarten cukup lama dan sangat senang akhirnya bisa membawanya ke Ajax,” ujar Beuker. “Kami membutuhkan penjaga gawang berpengalaman dan dapat diandalkan. Maarten memenuhi semua kriteria itu.”

Beuker juga menyoroti sisi non-teknis Paes. Menurutnya, Paes membawa mentalitas yang sejalan dengan DNA Ajax kerja keras, disiplin, dan jiwa tim.

Angka Bicara, Konsistensi Teruji

Selama membela FC Dallas sejak 2022, Paes tampil dalam 114 pertandingan MLS. Ia mencatat 23 clean sheet dan kebobolan 158 gol angka yang mencerminkan konsistensi, bukan sensasi sesaat.

Di level internasional, Paes juga menjadi tumpuan Timnas Indonesia. Dari 10 caps, ia mencatat tiga kali nirbobol. Di balik angka itu, ada peran besar Paes dalam menjaga Indonesia tetap kompetitif di banyak laga krusial.

Kini, Ajax membuka pintu. Kepergian Remko Pasveer membuat posisi kiper utama lowong. Namun, Paes tetap harus bersaing dengan Jaros Vitezslav. Tidak ada jalan pintas di Amsterdam.

Lingkungan yang Tak Asing

Menariknya, Ajax juga menghadirkan nuansa yang akrab bagi Paes. Jordi Cruyff kini menjabat direktur teknik. Denny Landzaat bergabung sebagai asisten pelatih Fred Grim. Lingkaran ini memberi rasa rumah di tengah tantangan baru.

Lebih dari Transfer, Ini Simbol

Kepindahan Maarten Paes bukan sekadar kabar baik untuk Ajax. Ini juga momen penting bagi sepak bola Indonesia. Nama Indonesia kembali hadir di klub elite Eropa bukan sebagai cerita nostalgia, tapi sebagai bagian dari masa depan.

Kini, Paes berdiri di garis start baru. Tekanan besar menunggu. Namun, justru di situlah maknanya. Dari Garuda ke Amsterdam, Paes membawa satu pesan mimpi Eropa itu nyata, asal berani bertahan dan terus berdiri di bawah tekanan. @teguh

Tags: DNAEliteeropaKlub

Kamu Melewatkan Ini

Saat Budaya Tunduk Menjadi Kearifan Lokal

Saat Budaya Tunduk Menjadi Kearifan Lokal

by Tabooo
Juni 11, 2026

Kritik feodalisme bukan berarti membenci budaya. Yang digugat adalah cara elite memakai tradisi untuk membuat orang kecil tetap menunduk.

Jika Tubuh Manusia Bisa Mengalahkan Virus HIV, Kenapa Kasus Seperti Ini Begitu Langka?

Jika Tubuh Manusia Bisa Mengalahkan Virus HIV, Kenapa Kasus Seperti Ini Begitu Langka?

by teguh
Juni 7, 2026

Selama lebih dari empat dekade, Virus HIV menjadi salah satu musuh terbesar dunia medis. Virus ini menginfeksi puluhan juta manusia,...

Penjajah Selalu Menang Saat Elite Lokal Siap Dijual

Penjajah Selalu Menang Saat Elite Lokal Siap Dijual

by teguh
April 27, 2026

Aceh pernah membuat Belanda frustrasi. Meriam gagal, peluru mentok, kapal perang kelelahan. Namun kemudian penjajah memilih cara yang lebih licik...

Next Post
IHSG Masih Tertekan, Jadi Indeks Terlemah di Asia Pagi Ini

IHSG Masih Tertekan, Jadi Indeks Terlemah di Asia Pagi Ini

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id