Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

IHSG Masih Tertekan, Jadi Indeks Terlemah di Asia Pagi Ini

by dimas
Februari 3, 2026
in Bisnis, Reality
A A
Home Reality Bisnis
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Bisnis – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak lesu pada awal perdagangan hari ini. Indeks belum mampu bangkit setelah sehari sebelumnya tergerus hampir 5 persen.

Selasa (3/2/2026), IHSG membuka perdagangan di level 7.888,77 atau turun 0,43 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Seiring berjalannya perdagangan, tekanan sedikit mereda. Hingga pukul 09.04 WIB, IHSG melemah 0,42 persen ke posisi 7.889,52.

Pergerakan ini menegaskan bahwa tekanan jual belum sepenuhnya mereda di pasar saham domestik.

Dampak Lanjutan dari Kejatuhan Tajam Kemarin

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup anjlok 4,88 persen ke level 7.922,73. Posisi tersebut menjadi yang terendah sejak 12 September tahun lalu atau sekitar 4,5 bulan terakhir.

Koreksi tajam itu memicu kekhawatiran pelaku pasar, terutama investor ritel, yang masih mencoba membaca arah pergerakan jangka pendek. Tekanan beruntun juga meningkatkan risiko kepanikan lanjutan jika sentimen negatif belum menemukan penyeimbang.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Bursa Asia Menguat, Indonesia Tertinggal

Berbeda dengan Indonesia, mayoritas bursa saham utama Asia justru bergerak menguat pagi ini. Nikkei 225 Jepang melonjak 3,16 persen, disusul Kospi Korea Selatan yang naik 1,44 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 0,83 persen, Shanghai Composite China naik 0,41 persen, dan Nifty 50 India bertambah 1,06 persen.

Penguatan juga terjadi di kawasan Asia Tenggara. Straits Times Singapura naik 0,83 persen, KLCI Malaysia menguat 0,44 persen, serta PSEI Filipina naik 0,67 persen.

Di tengah dominasi penguatan regional, hanya dua indeks yang berada di zona merah, yakni IHSG dan SET Index Thailand yang terkoreksi 0,32 persen. Artinya, IHSG kembali menjadi indeks terlemah di Asia pagi ini, seperti yang terjadi sehari sebelumnya.

Peluang Rebound Masih Terbuka

Riset Mirae Asset Sekuritas menilai IHSG seharusnya memiliki peluang untuk menguat secara teknikal. Indeks telah menguji level 38,2 persen Fibonacci Retracement, sementara indikator RSI menunjukkan kondisi oversold.

Kondisi ini biasanya membuka ruang terjadinya technical rebound, meskipun belum menjamin pembalikan tren dalam jangka menengah.

Di sisi kebijakan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah menyampaikan sejumlah usulan solusi kepada MSCI. Usulan itu mencakup peningkatan transparansi pengungkapan kepemilikan saham, perluasan likuiditas pasar, serta rencana kenaikan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen secara bertahap.

Regulator juga mendorong penguatan kualitas data investor melalui klasifikasi 27 sub-tipe investor di KSEI serta komitmen pembaruan data secara berkala ke publik. MSCI, menurut riset tersebut, siap memberikan panduan metodologi evaluasi.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Untuk perdagangan hari ini, Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan saham ADMR, BSDE, dan INDF sebagai pilihan utama.

Namun, rekomendasi ini tetap berada dalam kerangka perdagangan jangka pendek, dengan risiko volatilitas yang masih tinggi.

Investor Ritel Paling Tertekan

Kondisi pasar yang fluktuatif paling terasa bagi investor ritel yang memiliki keterbatasan ruang untuk melakukan lindung nilai. Penurunan tajam beruntun tidak hanya menggerus portofolio, tetapi juga memukul kepercayaan diri pelaku pasar domestik.

Di sisi lain, investor institusi cenderung memiliki fleksibilitas lebih besar untuk melakukan reposisi aset.

Refleksi: Pasar Menunggu Arah, Kebijakan Diuji

Lesunya IHSG di tengah penguatan bursa Asia memberi sinyal bahwa masalah pasar domestik tidak semata bersumber dari faktor global. Kepercayaan, likuiditas, dan kualitas tata kelola kembali menjadi sorotan.

Pasar saat ini bukan hanya menunggu angka ekonomi, tetapi juga ketegasan kebijakan. Sebab, di dunia investasi, ketidakpastian selalu lebih menakutkan daripada kabar buruk itu sendiri. @dimas

Tags: AsiaBursa Efek IndonesiaEkonomi IndonesiaIHSGInvestorMarketPasarritelSahamSentimen

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Klaim Banyak Capaian, Survei Publik Justru Menunjukkan Tren Menurun

Prabowo Klaim Banyak Capaian, Survei Publik Justru Menunjukkan Tren Menurun

by teguh
September 21, 2026

Presiden Prabowo klaim memasuki hampir dua tahun pemerintahannya dengan nada percaya diri. Di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, 19/09/2026, ia menyebut...

Negara Menguasai Sumber Daya, Rakyat Dapat Apa?

Negara Menguasai Sumber Daya, Rakyat Dapat Apa?

by dimas
Agustus 23, 2026

Negara memiliki mandat untuk menguasai sumber daya strategis. Namun, mandat itu bukan sekadar soal izin, regulasi, atau kepemilikan. Ukuran akhirnya...

Pasal 33 UUD 1945: Ekonomi Indonesia Milik Siapa?

Pasal 33 UUD 1945: Ekonomi Indonesia Milik Siapa?

by dimas
Agustus 22, 2026

Pasal 33 UUD 1945 bukan sekadar aturan ekonomi, tetapi tentang pengelolaan sumber daya, distribusi kekayaan, dan kemakmuran rakyat. Tabooo.id -...

Next Post
MK Tolak Uji Materi Pasal Perkawinan Beda Agama

MK Tolak Uji Materi Pasal Perkawinan Beda Agama

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id