Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Lonjakan Pemudik Kereta di Madiun, Kedatangan Penumpang Tembus 27 Ribu Orang

by dimas
Maret 14, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Arus mudik Lebaran 2026 mulai terlihat di jalur kereta api wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Ribuan pemudik terus berdatangan melalui sejumlah stasiun sejak masa Angkutan Lebaran dimulai. Pergerakan ini menandai awal gelombang pulang kampung yang biasanya memuncak beberapa hari menjelang Lebaran.

Data terbaru menunjukkan jumlah pemudik yang datang jauh lebih besar dibandingkan penumpang yang berangkat dari wilayah tersebut. Kondisi ini mengindikasikan bahwa daerah-daerah di sekitar Madiun mulai menjadi tujuan utama para perantau yang kembali ke kampung halaman.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa lonjakan penumpang sudah terjadi sejak awal masa Angkutan Lebaran.

“Sejak 11 Maret hingga 13 Maret 2026, jumlah penumpang yang datang di wilayah Daop 7 Madiun mencapai 27.811 orang. Sementara penumpang yang berangkat tercatat sebanyak 16.180 orang,” ujar Tohari, Sabtu (14/3/2026).

Pergerakan penumpang ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi favorit bagi pemudik. Banyak masyarakat memilih kereta karena jadwal perjalanan lebih pasti dan risiko kemacetan lebih kecil dibanding perjalanan darat menggunakan kendaraan pribadi atau bus.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Lonjakan Penumpang Diperkirakan Terus Bertambah

Arus kedatangan pemudik kemungkinan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Masa Angkutan Lebaran masih berlangsung cukup panjang sehingga jumlah penumpang diperkirakan belum mencapai puncaknya.

Tohari menyebut jumlah penumpang saat ini sudah mencapai sekitar 58 persen dari total pergerakan penumpang pada musim mudik tahun lalu. Pada masa Lebaran 2025, wilayah Daop 7 Madiun mencatat total 221.721 penumpang.

“Angka ini sudah mencapai 58 persen dari realisasi tahun lalu. Karena masa angkutan masih panjang, kami memperkirakan jumlah penumpang akan terus bertambah,” tambahnya.

Lonjakan tersebut tidak hanya menggambarkan tingginya mobilitas masyarakat, tetapi juga menunjukkan pemulihan aktivitas ekonomi setelah beberapa tahun terakhir mengalami berbagai tekanan. Banyak pekerja di kota besar kini kembali rutin melakukan perjalanan mudik setiap tahun.

Di daerah tujuan seperti Madiun, Ngawi, hingga Magetan, kedatangan ribuan pemudik biasanya langsung menggerakkan aktivitas ekonomi lokal. Transportasi lanjutan, pasar tradisional, hingga sektor kuliner ikut merasakan peningkatan aktivitas saat musim mudik tiba.

Tiket Kereta Pra-Lebaran Masih Tersedia

Meski jumlah pemudik terus meningkat, masyarakat masih memiliki peluang mendapatkan tiket kereta api untuk periode pra-Lebaran. Operator kereta masih menyediakan ribuan kursi untuk berbagai kelas perjalanan.

Data terbaru menunjukkan masih tersedia sekitar 3.297 tiket kelas eksekutif dan 1.863 tiket kelas ekonomi untuk perjalanan pada 14 hingga 20 Maret 2026.

Beberapa kota besar tetap menjadi tujuan favorit pemudik dari wilayah ini. Jalur menuju Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Cirebon, Jakarta, dan Bandung masih mencatat permintaan tinggi, meski tiket pada sejumlah jadwal perjalanan masih tersedia.

Tohari juga menyarankan masyarakat memanfaatkan tarif khusus untuk perjalanan jarak pendek. Penumpang tujuan Solo atau Yogyakarta dapat memanfaatkan program tersebut agar memperoleh harga tiket yang lebih terjangkau.

Strategi Alternatif Saat Tiket Langsung Habis

Operator kereta juga menyiapkan strategi alternatif bagi calon penumpang yang tidak menemukan tiket langsung ke kota tujuan. Salah satu solusi yang tersedia adalah fitur Connecting Train pada aplikasi resmi pemesanan tiket.

Melalui fitur ini, penumpang dapat menyusun perjalanan dengan menggabungkan dua jadwal kereta api berbeda agar tetap mencapai tujuan yang diinginkan.

Calon penumpang dapat mengakses fitur tersebut melalui aplikasi Access by KAI. Sistem akan menampilkan rute alternatif yang masih memiliki kursi kosong.

Selain itu, operator kereta terus mengingatkan masyarakat agar membeli tiket melalui kanal resmi. Langkah ini membantu penumpang menghindari antrean panjang sekaligus mencegah potensi penipuan yang sering muncul saat musim mudik.

Mudik dan Ujian Infrastruktur Transportasi

Musim mudik selalu menguji kesiapan infrastruktur transportasi nasional. Lonjakan penumpang dalam waktu singkat menuntut operator transportasi menjaga layanan tetap aman dan tertib.

Di satu sisi, arus mudik memberi dampak ekonomi positif bagi daerah tujuan. Di sisi lain, pemerintah dan operator transportasi harus memastikan mobilitas jutaan orang tidak berubah menjadi krisis transportasi.

Arus kedatangan lebih dari 27 ribu pemudik di wilayah Daop 7 Madiun baru menjadi awal dari pergerakan besar yang akan terus berlangsung hingga Lebaran tiba. Setiap tahun ceritanya selalu sama jutaan orang bergegas pulang ke rumah, sementara negara berusaha memastikan perjalanan itu tetap aman sampai tujuan. @dimas

Tags: 2026AmanArusArus MudikKAIKereta ApilebaranmadiunMudikNasionalPemudik

Kamu Melewatkan Ini

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

by Tabooo
Mei 11, 2026

Bagus Panuntun diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Dari luar, ini...

Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Bicara Cara Bertahan

Saat Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Belum Selesai Bertahan

by jeje
Mei 9, 2026

Di tengah harga pangan yang terus naik, pedagang kecil mulai menghadapi dilema paling melelahkan: menaikkan harga jual dan kehilangan pelanggan,...

Next Post
BYD Mau Ikut F1, Saatnya Mobil Listrik Pamer Taring di Lintasan Dunia

BYD Mau Ikut F1, Saatnya Mobil Listrik Pamer Taring di Lintasan Dunia

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id