Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

KPI Hentikan Sementara “Xpose Uncensored” Trans7

by Tabooo
Oktober 16, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menjatuhkan sanksi penghentian sementara terhadap program Xpose Uncensored milik Trans7. Langkah ini diambil setelah tayangan edisi 13 Oktober 2025 dianggap melecehkan kehidupan pesantren, santri, dan para kiai.

Ketua KPI Pusat Ubaidillah menyatakan keputusan itu diambil melalui rapat pleno pada Senin malam (14/10/2025).

“Kehadiran tayangan yang menyudutkan kehidupan pesantren lewat program Trans7 sangat melukai banyak pihak, khususnya kaum santri,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (15/10/2025).

Melanggar Pedoman Penyiaran

KPI menilai Xpose Uncensored melanggar Pasal 6 Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) serta Pasal 6 ayat (1) dan (2) dan Pasal 16 ayat (1) dan (2) huruf (a) dalam Standar Program Siaran (SPS).

Aturan itu mewajibkan lembaga penyiaran untuk menghormati keberagaman sosial serta melarang konten yang merendahkan lembaga pendidikan dan keagamaan.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

“Di pesantren terdapat adab, asih, peduli, ilmu, dan sejarah panjang perjuangan termasuk dalam sejarah kemerdekaan bangsa ini. Kyai dan pesantren bukanlah obyek yang layak dijadikan olok-olok dalam sebuah program,” tegas Ubaidillah.

KPI juga menyebut menerima banyak pengaduan masyarakat terkait tayangan tersebut. Trans7 pun telah dipanggil untuk memberikan klarifikasi resmi.

Antara Kebebasan dan Kehormatan

Sanksi ini menjadi sinyal kuat di tengah perdebatan lama antara kebebasan berekspresi media dan rasa hormat terhadap nilai budaya serta agama. Dalam kasus ini, KPI menilai Trans7 gagal menyeimbangkan keduanya.

Tayangan Xpose Uncensored dinilai menampilkan narasi yang mendistorsi realitas pesantren, tanpa menghadirkan konteks atau narasumber penyeimbang.

“Konten seperti ini bukan hanya melanggar norma penyiaran, tetapi juga mencederai nilai-nilai luhur pendidikan Islam di Indonesia,” kata Ubaidillah lagi.

Ia menambahkan, seluruh lembaga penyiaran perlu lebih berhati-hati menayangkan konten yang bersinggungan dengan isu keagamaan dan pendidikan.

KPI Minta Evaluasi Menyeluruh

Selain sanksi penghentian sementara, KPI juga meminta Trans7 melakukan evaluasi internal menyeluruh, terutama untuk konten sensitif yang menyangkut lembaga sosial dan keagamaan.

“Setidaknya harus menghadirkan tokoh yang berkualitas sebagai penyeimbang dalam menarasikan peristiwa, agar publik menerima informasi yang benar,” tambah Ubaidillah.

Rapat klarifikasi juga dihadiri jajaran pimpinan KPI, termasuk Tulus Santoso, Muhammad Hasrul Hasan, I Made Sunarsa, Mimah Susanti, dan Amin Shabana — menunjukkan betapa serius lembaga ini menanggapi kasus tersebut.

Kasus Xpose Uncensored jadi pengingat: kebebasan siar bukan tiket untuk menertawakan keyakinan. Media boleh tajam, tapi harus peka terhadap konteks sosial. Karena dalam ruang publik yang makin terbuka, batas antara kritik dan penghinaan bisa setipis pilihan kata. @tabooo

Tags: Boikot Trans7KPINewsPesantren

Kamu Melewatkan Ini

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

by Tabooo
Juni 10, 2026

DPR RI resmi sahkan RUU Polri menjadi undang-undang dalam rapat paripurna. DPR menyebut aturan baru ini memperkuat transformasi, pengawasan, netralitas,...

Dua Kirab Malam 1 Suro, Keraton Surakarta Masuk Zona Rawan?

Dua Kirab Malam 1 Suro, Keraton Surakarta Masuk Zona Rawan?

by Tabooo
Juni 9, 2026

Dua Kirab Malam 1 Suro di Keraton Surakarta disebut berpotensi digelar pada tanggal yang sama. Situasi ini memicu kekhawatiran karena...

Bundaran UGM Jadi Sorotan, Spanduk Permintaan Maaf Terbentang

Bundaran UGM Jadi Sorotan, Spanduk Permintaan Maaf Terbentang

by Tabooo
Mei 21, 2026

Spanduk bertuliskan “Surat Permohonan Maaf” muncul di Bundaran UGM, Yogyakarta. Isinya mengkritik pemerintahan Prabowo-Gibran dan sempat mencuri perhatian pengguna jalan...

Next Post
Ungkap Aksi Pencurian: Dua Pemuda Diciduk Polisi di Tangerang

Ungkap Aksi Pencurian: Dua Pemuda Diciduk Polisi di Tangerang

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id