Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

PB XIII Mangkat: Solo Berduka, Jokowi Ikut Lepas Raja ke Peristirahatan Terakhir

by Anisa
November 5, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Ribuan warga memadati Loji Gandrung, Surakarta, Rabu (5/11/2025), untuk melepas kepergian Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII, Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Tangis, doa, dan gegap gempita iring-iringan kereta kuda jadi saksi akhir perjalanan seorang raja yang menutup bab panjang sejarah Mataram.


Presiden ke-7 RI Joko Widodo hadir di tengah prosesi, mengenakan batik cokelat tua dan peci hitam. Wajahnya tampak sendu saat berdiri di barisan depan bersama Wali Kota Surakarta Respati Ardi. Dari sudut jalan, masyarakat menunduk hormat ketika delapan kereta kuda membawa peti jenazah PB XIII melintas pelan.

PB XIII Mangkat: Solo Berduka, Jokowi Ikut Lepas Raja ke Peristirahatan Terakhir

Sepanjang di Jalan yang di lalui Kereta Jenazah PB XIII Tampak Ribuan warga ikut melepas sang Raja menuju Peristirahatan terakhir

“Pemkot menyiapkan seluruh kebutuhan, dari pengamanan hingga kendaraan pelayat. Kami ingin prosesi berjalan khidmat,” ujar Wali Kota Respati, yang tampil dengan beskap hitam dan blangkon khas Jawa. Ia memastikan seluruh jajaran Satpol PP, Dishub, hingga TNI-Polri siaga menjaga kelancaran acara.

Ambulans Palang Merah Surakarta sudah menunggu di pelataran, bersiap mengantar jenazah ke Pajimatan Imogiri, Bantul makam para raja Mataram. Di sana, PB XIII akan disemayamkan berdampingan dengan leluhur yang selama berabad-abad memayungi budaya Jawa.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Suasana Solo mendadak hening. Sejak pagi, warga dari segala usia memadati jalan, sebagian membawa bunga, sebagian lagi menangkupkan tangan, seolah enggan melepas sang raja. “Rasanya seperti kehilangan orang tua,” tutur Ratri (34), warga Pasar Kliwon, dengan mata berkaca-kaca.


Kepergian PB XIII bukan cuma kabar duka untuk keluarga Keraton. Ini momen penting bagi masyarakat Jawa simbol berakhirnya satu era kepemimpinan budaya yang menjaga nilai-nilai luhur di tengah derasnya modernitas. Di tengah hiruk-pikuk politik dan tren digital, Solo seakan diingatkan: ada akar yang tak boleh dilupakan.


Dari balik barisan kereta kuda dan lautan manusia, sejarah mencatat: raja boleh tiada, tapi marwah budaya tak boleh ikut terkubur.
Mungkin, di tengah dunia yang serba cepat ini, kita justru sedang kehilangan cara untuk berhenti dan memberi hormat. (red)

Tags: imogirijokowirespati ardi

Kamu Melewatkan Ini

Pameran Keris Keluar dari Museum, Solo Mengajak Wisatawan Menyentuh Ingatan

Pameran Keris Keluar dari Museum, Solo Mengajak Wisatawan Menyentuh Ingatan

by teguh
Oktober 14, 2026

Pemkot Solo mengadakan pameran Keris dengan membawa koleksi Museum Radya Pustaka dan Museum Keris ke sembilan hotel di Solo Raya....

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

by teguh
Oktober 13, 2026

Museum tak harus menunggu pengunjung datang. Kali ini, koleksi sejarah dan budaya Solo yang biasanya tersimpan di gedung museum justru...

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

by dimas
Oktober 10, 2026

Jokowi tak lagi menegaskan dukungan dua periode untuk Prabowo-Gibran. Sinyal politik menuju Pilpres 2029 atau sekadar sikap hati-hati? Tabooo.id -...

Next Post
Jenazah PB XIII Tiba di Imogiri: Tangis, Doa, dan Sejarah yang Ikut Dimakamkan

Jenazah PB XIII Tiba di Imogiri: Tangis, Doa, dan Sejarah yang Ikut Dimakamkan

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id