Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

PB XIII Mangkat: Solo Berduka, Jokowi Ikut Lepas Raja ke Peristirahatan Terakhir

by sigit
November 5, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Ribuan warga memadati Loji Gandrung, Surakarta, Rabu (5/11/2025), untuk melepas kepergian Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII, Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Tangis, doa, dan gegap gempita iring-iringan kereta kuda jadi saksi akhir perjalanan seorang raja yang menutup bab panjang sejarah Mataram.


Presiden ke-7 RI Joko Widodo hadir di tengah prosesi, mengenakan batik cokelat tua dan peci hitam. Wajahnya tampak sendu saat berdiri di barisan depan bersama Wali Kota Surakarta Respati Ardi. Dari sudut jalan, masyarakat menunduk hormat ketika delapan kereta kuda membawa peti jenazah PB XIII melintas pelan.

PB XIII Mangkat: Solo Berduka, Jokowi Ikut Lepas Raja ke Peristirahatan Terakhir

Sepanjang di Jalan yang di lalui Kereta Jenazah PB XIII Tampak Ribuan warga ikut melepas sang Raja menuju Peristirahatan terakhir

“Pemkot menyiapkan seluruh kebutuhan, dari pengamanan hingga kendaraan pelayat. Kami ingin prosesi berjalan khidmat,” ujar Wali Kota Respati, yang tampil dengan beskap hitam dan blangkon khas Jawa. Ia memastikan seluruh jajaran Satpol PP, Dishub, hingga TNI-Polri siaga menjaga kelancaran acara.

Ambulans Palang Merah Surakarta sudah menunggu di pelataran, bersiap mengantar jenazah ke Pajimatan Imogiri, Bantul makam para raja Mataram. Di sana, PB XIII akan disemayamkan berdampingan dengan leluhur yang selama berabad-abad memayungi budaya Jawa.

Ini Belum Selesai

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Spektra Carnival 2026: Saat Madiun Menyalakan Identitasnya

Suasana Solo mendadak hening. Sejak pagi, warga dari segala usia memadati jalan, sebagian membawa bunga, sebagian lagi menangkupkan tangan, seolah enggan melepas sang raja. “Rasanya seperti kehilangan orang tua,” tutur Ratri (34), warga Pasar Kliwon, dengan mata berkaca-kaca.


Kepergian PB XIII bukan cuma kabar duka untuk keluarga Keraton. Ini momen penting bagi masyarakat Jawa simbol berakhirnya satu era kepemimpinan budaya yang menjaga nilai-nilai luhur di tengah derasnya modernitas. Di tengah hiruk-pikuk politik dan tren digital, Solo seakan diingatkan: ada akar yang tak boleh dilupakan.


Dari balik barisan kereta kuda dan lautan manusia, sejarah mencatat: raja boleh tiada, tapi marwah budaya tak boleh ikut terkubur.
Mungkin, di tengah dunia yang serba cepat ini, kita justru sedang kehilangan cara untuk berhenti dan memberi hormat. (red)

Tags: imogirijokowirespati ardi

Kamu Melewatkan Ini

Perdebatan Berakhir di Sidang? Jokowi Siap Buktikan Ijazah Asli

Perdebatan Berakhir di Sidang? Jokowi Siap Buktikan Ijazah Asli

by dimas
Juni 21, 2026

Jokowi menegaskan siap hadir di persidangan dan membuktikan keaslian ijazahnya. Polemik kini memasuki tahap pembuktian di pengadilan. Tabooo.id: Surakarta -...

Hasto Sebut Indonesia Jadi Otoriter Populis Sejak Era Jokowi

Hasto Sebut Indonesia Jadi Otoriter Populis Sejak Era Jokowi

by Tabooo
Juni 1, 2026

Hasto Sebut Indonesia Jadi Otoriter Populis Sejak Era Jokowi dalam pidato peringatan Hari Lahir Pancasila di Sekolah Partai PDIP, Jakarta...

Jokowi Effect: Mantan Presiden, Jabatan Selesai tapi Pengaruh Belum Usai

Jokowi Telepon MBS, Endingnya: Perang Jalan, Kepastian Hilang

by dimas
April 5, 2026

Tabooo.id: Nasional - Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, mengungkap satu momen yang menggambarkan betapa kaburnya arah konflik global saat...

Next Post
Jenazah PB XIII Tiba di Imogiri: Tangis, Doa, dan Sejarah yang Ikut Dimakamkan

Jenazah PB XIII Tiba di Imogiri: Tangis, Doa, dan Sejarah yang Ikut Dimakamkan

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id