Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ketika Bupati Menantang Rakyat, tapi Rakyat yang Kena Pasal

by Anisa
November 11, 2025
in Edge
A A
Home Edge
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Edge – Di Pati, panas bukan cuma dari cabe, tapi dari ego pejabat yang kebal kritik. Rakyat menjerit soal pajak disebut “menghasut,”
sementara pejabat menantang rakyat dianggap “tegas.” Negeri ini seolah punya kamus sendiri di mana adil tergantung siapa yang duduk di kursi empuk.
Dan di tanah subur ini, yang paling cepat tumbuh bukan padi… tapi ketimpangan.


Komedi Situasi Negeri Absurd

Bayangin: ada dua orang. Satu teriak di jalan, “Rakyat lapar, pajak naik, hidup makin seret!”
Satunya lagi duduk di kursi empuk, ngopi di kantor ber-AC sambil ngetik status, “Saya tantang rakyat, kalau berani, tunjukkan kekuatanmu!”
Nah, plot twist-nya?
Yang pertama ditangkap, yang kedua dilindungi.
Selamat datang di Negeri Logika Terbalik, di mana kalau kamu miskin dan marah, kamu “provokator”; kalau kamu kaya dan sombong, kamu “visioner.”


Kronologi Singkat Dunia Nyata

Tujuh anggota Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) masih mendekam di Polda Jawa Tengah.
Empat orang ditahan karena aksi 13 Agustus, tiga lainnya karena blokir Jalan Pantura 31 Oktober 2025.
Dua di antaranya  Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto  disebut sebagai pentolan gerakan.
Mereka dianggap “menghasut” dan “mengganggu ketertiban.”
Padahal yang dihasut cuma kesadaran rakyat bahwa hidup mereka sedang dikuras pajak.
Sementara, di sisi lain, seorang Bupati dari partai penguasa yang katanya dipanggil KPK, masih bisa senyum di podium, melambaikan tangan seperti idol K-Pop, tanpa rasa bersalah sedikit pun.


Realitas yang Lebih Lucu dari Sitkom

Lucunya, negara ini kayak punya dua versi hukum:

  • Hukum versi rakyat: cepat, tegas, dan siap jemput paksa.
  • Hukum versi penguasa: santai, penuh pertimbangan, dan entah kenapa selalu “masih dikaji.”

Bupati yang sempat menantang rakyat dengan gaya “ayo, keluarkan kekuatanmu!” kayak lagi open challenge di TikTok. Tapi begitu rakyat menjawab tantangan itu dengan aksi, tiba-tiba muncul babak baru: “Anda kami amankan atas dugaan provokasi.”
Jadi, rakyat itu boleh marah asal diam. Boleh protes asal tidak terdengar. Boleh menuntut asal pakai caption “parodi.”

Ini Belum Selesai

Api Dipadamkan, Masalahnya Jangan Ikut Dibiarkan

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

Dan ketika masyarakat mulai sadar bahwa hukum bisa jadi alat politik, bukan pelindung publik, kita tahu negeri ini bukan cuma sedang lucu tapi sedang menulis naskah tragedi dengan selera humor yang gelap banget.


Ironi Publik

Kalau rakyat dituduh menghasut karena bicara soal ketidakadilan,
sementara pejabat bisa menantang rakyat dan tetap dielu-elukan,
mungkin kita memang hidup di versi beta dari demokrasi masih banyak bug, tapi update-nya gak pernah datang.

Jadi, kalau mereka terus membangunkan macan tidur, jangan kaget kalau suatu saat macannya gak cuma bangun… tapi lapar. (Sigit)

Tags: pahlawanPatirakyat

Kamu Melewatkan Ini

Kasus Sekolah Rakyat Pati: Rehabilitasi Pelaku, Bagaimana Pemulihan Korban?

Kasus Sekolah Rakyat Pati: Rehabilitasi Pelaku, Bagaimana Pemulihan Korban?

by dimas
Oktober 11, 2026

Kasus Sekolah Rakyat Pati menyoroti dugaan pengeroyokan siswa, rehabilitasi terduga pelaku, serta pentingnya pemulihan dan perlindungan korban. Tabooo.id: Pati -...

Siswa Sekolah Rakyat 1 Pati Trauma Usai Dikeroyok 14 Temannya

Siswa Sekolah Rakyat 1 Pati Trauma Usai Dikeroyok 14 Temannya

by dimas
Oktober 10, 2026

Siswa Sekolah Rakyat 1 Pati mengalami trauma usai diduga dikeroyok 14 temannya. Korban mengalami cedera gigi dan takut kembali ke...

Dugaan Keracunan MBG, 172 Dapur di Pati Masuk Evaluasi

Dugaan Keracunan MBG, 172 Dapur di Pati Masuk Evaluasi

by dimas
September 11, 2026

Dugaan keracunan MBG di Pati mendorong evaluasi 172 dapur SPPG. BGN dan Pemkab Pati menyoroti SOP, keamanan pangan, serta kapasitas...

Next Post
Generasi Stroberi di Era Digital: Luka Tak Terlihat di Balik Senyum Layar

Generasi Stroberi di Era Digital: Luka Tak Terlihat di Balik Senyum Layar

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id