• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

KGPAA Hamangkunegoro Resmi Jadi Pakoe Boewono XIV: Gen Z di Balik Tahta Kraton Surakarta

November 7, 2025
in Nasional, News
A A
KGPAA Hamangkunegoro Resmi Jadi XIV: Gen Z di Balik Tahta Kraton Surakarta

Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono kaping Patbelas (XIV). Rabu (5/11/2025). (Foto: Tabooo.id/jeje)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Di usia 23 tahun, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram resmi sebagai SISKS Pakoe Boewono XIV, penerus tahta Karaton Surakarta Hadiningrat. Putra dari almarhum SISKS Pakoe Boewono XIII dan GKR Pakoe Boewono ini menjadi simbol babak baru, tahta Jawa kini dipegang oleh generasi Z.

Lahir di Surakarta, 26 September 2002, Hamangkunegoro dikenal bukan sekadar pewaris darah biru. Ia lulusan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro dengan predikat cumlaude (Juli 2024), dan kini tengah menempuh pendidikan Magister di Universitas Gadjah Mada.

Ia juga dikenal sebagai Direktur Utama PT Sunan Nusantara Media, perusahaan di balik portal digital Indonesiabuzz.com, ruang berita yang berfokus pada budaya, sejarah, dan isu sosial Indonesia.

Langkah itu memperlihatkan arah baru seorang raja muda yang tak hanya menjaga tradisi, tapi juga mengelola media massa, membangun jembatan antara Kraton dan dunia digital.

Dibesarkan dengan disiplin budaya karaton sekaligus pendidikan modern, Hamangkunegoro terbiasa hidup di dua kutub: bahasa leluhur dan algoritma zaman. Sejak kecil ia diajak sang ayah mendaki Gunung Lawu, Pringgodani, dan Parangkusumo, bukan sekadar wisata, tapi ritual napak tilas spiritual Jawa. Kini, jejak itu ia teruskan dalam bentuk kepemimpinan yang berpijak pada akar budaya tapi terbuka terhadap masa depan.

“Menjadi raja bukan soal kekuasaan, tapi tentang menjaga keseimbangan antara masa lalu dan masa depan,” ujarnya dalam sebuah kesempatan.

Di tangan Hamangkunegoro, Kraton mulai berbicara dengan cara baru, bukan hanya lewat upacara dan gamelan, tapi juga lewat kamera, media, dan platform daring. Ia memahami bagaimana generasinya berkomunikasi: cepat, visual, dan terbuka.

RelatedPosts

MotoGP Brasil 2026: Semua Nol Lagi, Tapi Marquez Punya Satu Keunggulan

Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 H pada Sabtu 21 Maret 2026

Penobatan ini bukan hanya pergantian gelar, tapi juga transformasi simbolik, Kraton Surakarta memasuki era keterbukaan, di bawah pemimpin muda yang paham tradisi sekaligus teknologi.

Langkah awal SISKS Pakoe Boewono XIV ini diyakini akan menentukan arah Karaton Surakarta ke depan, antara melestarikan warisan atau menulis ulang cara baru menjadi raja.

Lalu, di zaman ketika viral bisa lebih cepat dari sabda raja, mampukah Hamangkunegoro menjaga sakralitas takhta di tengah dunia digital? @red

Tags: BudayaKaraton Surakarta HadiningratRaja MudaSejarahSISKS Pakoe Boewono XIV
Next Post
Garuda Muda Tantang Brasil: Bukan Tentang Menang, Tapi Tentang Berani

Garuda Muda Tantang Brasil: Bukan Tentang Menang, Tapi Tentang Berani

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

5 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Kabar Duka: Bos Djarum Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

    Kabar Duka: Bos Djarum Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Prajurit TNI Terseret Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Iran Luncurkan Rudal ke Israel, Timur Tengah Kembali Memanas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Idul Fitri: Kita Kembali ke Diri, atau Sekadar Kembali ke Tradisi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantai Kuta Bali: Surga yang Dijual, atau Ilusi yang Disepakati?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.