Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ketegangan Iran-AS Memuncak, Teheran Ancam Balasan Jika Khamenei Diserang

by dimas
Januari 19, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden Iran Masoud Pezeshkian melontarkan peringatan keras kepada Washington. Ia menegaskan bahwa Iran akan menganggap setiap serangan terhadap Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei sebagai deklarasi perang terbuka. Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump mempertimbangkan langkah ekstrem, mulai dari pencopotan hingga pembunuhan Khamenei.

“Serangan terhadap pemimpin besar negara kami setara dengan perang skala penuh melawan bangsa Iran,” tulis Pezeshkian melalui platform X, Minggu (18/1/2026). Pernyataan itu menegaskan garis merah baru dalam hubungan Iran-AS yang terus memburuk.

Pezeshkian juga menuding Amerika Serikat sebagai pihak yang bertanggung jawab atas gelombang protes besar di Iran selama dua pekan terakhir. Aksi tersebut dilaporkan menewaskan ribuan demonstran. Menurutnya, tekanan hidup yang dialami rakyat Iran tidak bisa dilepaskan dari sanksi ekonomi berkepanjangan yang dijatuhkan Washington dan sekutunya.

“Jika rakyat Iran hidup dalam kesulitan, salah satu penyebab utamanya adalah permusuhan dan sanksi tidak manusiawi dari pemerintah AS,” ujarnya.

Protes Ekonomi Berubah Menjadi Krisis Politik

Kerusuhan terbaru di Iran pecah pada 28 Desember 2025. Protes bermula dari lonjakan inflasi, nilai mata uang yang anjlok, dan biaya hidup yang semakin berat. Dalam waktu singkat, tuntutan ekonomi itu berkembang menjadi gerakan politik yang menuntut perubahan kekuasaan.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Ketegangan meningkat ketika pemerintah Iran pada 8 Januari 2026 memutus hampir seluruh layanan internet dan telepon. Kebijakan itu memutus jutaan warga dari koneksi global dan mempersempit arus informasi di tengah krisis nasional.

Tekanan Trump dan Serangan yang Nyaris Terjadi

Di sisi lain, Donald Trump memperkeras sikapnya. Dalam wawancara dengan Politico, ia menyebut Khamenei sebagai pemimpin yang “sakit” dan menyerukan berakhirnya kekuasaan yang telah berlangsung hampir 40 tahun. Trump juga mendorong warga Iran untuk terus berunjuk rasa dan mengambil alih institusi negara.

Pada Selasa (12/1/2026), Trump mengklaim bantuan untuk rakyat Iran sedang disiapkan. Pernyataan itu muncul bersamaan dengan laporan bahwa Amerika Serikat hampir melancarkan serangan militer.

Menurut laporan Axios, rencana serangan tersebut nyaris dijalankan pada Rabu (13/1/2026). Namun, Trump akhirnya menunda langkah itu setelah mendapat tekanan dari sekutu regional. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu disebut memperingatkan bahwa Israel belum siap menghadapi serangan balasan Iran. Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman juga meminta Trump menahan diri demi mencegah ketidakstabilan kawasan.

“Situasinya benar-benar sangat dekat,” ujar seorang pejabat AS kepada Axios. Ia menegaskan bahwa perintah serangan pada akhirnya tidak pernah dikeluarkan.

Ancaman Masih Ada, Perang Belum Pecah

Di tengah ketegangan tersebut, Trump pada Jumat lalu mengklaim Teheran telah membatalkan rencana eksekusi terhadap sekitar 800 orang. Salah satunya Erfan Soltani (26), yang disebut sebagai demonstran pertama yang dijatuhi hukuman mati sejak kerusuhan dimulai.

Ancaman perang memang belum berubah menjadi serangan nyata. Namun, peringatan keras dari Teheran dan manuver agresif Washington menunjukkan satu hal jelas Timur Tengah kembali berada di tepi jurang, sementara dunia hanya bisa berharap konflik ini berhenti pada retorika bukan peluru kendali. @dimas

Tags: ASDonald TrumpGeopolitikGlobalInternasionalKeteganganKhameneiKrisis GlobalMasoud PezeshkianperangPerang IranPolitik IndonesiaStabilitasTimur Tengah

Kamu Melewatkan Ini

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

by teguh
Mei 13, 2026

Saat stunting, campak, hingga angka kematian ibu dan bayi masih menghantui banyak keluarga, sebuah video dari ruang rapat DPRD Jember...

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

by jeje
Mei 13, 2026

Di banyak kota, aroma kopi kini terasa lebih mudah ditemukan di coffee Shop daripada ruang bicara yang jujur. Sudut jalan...

Amir Syarifuddin: Tokoh yang Terlalu Rumit untuk Sejarah Indonesia?

Amir Syarifuddin: Tokoh yang Terlalu Rumit untuk Sejarah Indonesia?

by jeje
Mei 13, 2026

Amir Syarifuddin bukan tokoh yang mudah dijelaskan dalam satu kalimat. Ia pernah menjadi Perdana Menteri kedua Republik Indonesia, memimpin perlawanan...

Next Post
MK Tegas: Kolumnis Bukan Wartawan

MK Tegas: Kolumnis Bukan Wartawan

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id