Rabu, Mei 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kemenangan Sonalia Safitri: Pola Orang yang Serius Mempersiapkan Diri

by Tabooo
April 8, 2026
in From the Desk of the CEO
A A
Home From the Desk of the CEO
Share on FacebookShare on Twitter
Oleh: J.E., CEO of Tabooo Network Indonesia

Tabooo.id: From the Desk of the CEO – Kemenangan Sonalia Safitri sebagai Putri Rinjani 2026, terjadi di era ketika banyak orang ingin terlihat berkembang. Namun, masalahnya, sebagian besar hanya bergerak di permukaan—bukan benar-benar bertumbuh.

Semua ingin panggung. Tapi tidak semua mau membangun kapasitas.

Dan di tengah kebisingan itu, justru muncul satu nama yang berbeda, Sonalia Safitri.

Ini Bukan Sekadar Kemenangan, Ini Pola yang Jarang Dihargai

Banyak orang akan menyebut gelar Putri Rinjani 2026 sebagai prestasi. Dan ya, itu benar.

Namun, yang lebih penting, ini adalah hasil dari pola yang konsisten, bukan momentum yang kebetulan. Sonalia tidak muncul tiba-tiba. Ia merancang langkahnya sejak 2024, lalu mengeksekusinya dengan disiplin.

Ini Belum Selesai

Tabooo Press: Upaya Menyelamatkan Cara Berpikir

Unseen, Unannounced: Kita Tahu, Tapi Kita Abaikan

Saya melihat ini bukan sekadar pencapaian, melainkan sebagai pola berpikir yang matang. Dan untuk itu, saya memberikan apresiasi yang tinggi.

Putri Rinjani 2026: Sonalia Sudah Mengukir Takdirnya Sejak 2024
Sonalia Safitri, Putri Rinjani 2026 (Foto: Instagram @sonapsb)

Ketika Keseriusan Menjadi Pembeda

Saya menghargai Sonalia bukan karena ia menang, tapi karena ia serius. Di saat banyak orang masih mencari validasi, ia memilih membangun kapasitas diri.

Di saat banyak orang menunggu kesempatan, ia mempersiapkan dirinya untuk layak mendapatkannya. Ini bukan hal kecil, melainkan kualitas yang mulai langka.

Perempuan Dari Desa atau Kita yang Masih Terjebak Persepsi?

Banyak yang akan melihat latar belakangnya dan memberi label “inspiratif”. Namun, saya melihat sesuatu yang lebih tajam.

Masalahnya bukan pada desa atau kota, tapi ada pada cara kita menilai.

Kita sering meremehkan yang tidak familiar. Kita lebih percaya pada yang terlihat “siap”, bukan yang benar-benar siap. Dan Sonalia membalik itu, tanpa perlu berisik.

Prestasi Itu Terlihat, Tapi Tanggung Jawabnya Sering Diabaikan

Sonalia memahami satu hal yang sering dilupakan, bahwa prestasi selalu datang dengan konsekuensi. Namun ironisnya, generasi hari ini sering mengejar hasil tanpa siap menanggung dampaknya.

Banyak yang ingin dikenal. Sedikit yang siap bertahan setelah dikenal.

Sonalia memilih jalan yang berbeda. Ia tidak hanya menerima kemenangan, ia menerima tanggung jawabnya. Dan itu yang membuatnya layak diapresiasi.

Masalahnya Bukan Siapa Yang Menang, Tapi Siapa Yang Benar-Benar Siap

Kita terlalu sibuk melihat hasil. Siapa yang viral, sedang naik daun, Dan tengah jadi sorotan. Namun, kita jarang bertanya, siapa yang diam-diam sedang membangun dirinya?

Sonalia tidak menunggu validasi. Ia membangun kapasitas. Di situlah letak perbedaannya.

Terus Saja Menunggu Waktu yang “Tepat”

Kalau kamu terus menunggu waktu yang “tepat”, kamu akan tertinggal oleh mereka yang sudah mulai lebih dulu.

Karena realitanya sederhana, dunia tidak memberi ruang pada yang berharap, namun memberi ruang pada yang siap.

Sebuah Simbol Kecil dari Pergeseran Besar

Saya tidak melihat Sonalia Safitri hanya sebagai pemenang. Namun, saya melihatnya sebagai simbol perubahan yang mulai nyata.

Generasi baru tidak lagi harus menunggu diundang. Mereka bisa datang dengan kesiapan, lalu mengambil tempatnya sendiri.

Dan jujur saja, masalahnya bukan kesempatan yang tidak ada. Masalahnya, banyak orang belum cukup siap saat kesempatan itu datang. @tabooo

Tags: From the Desk of the CEOGenerasi MudaInspirasi Perempuankepemimpinanmindset suksesRefleksi SosialSelf Development

Kamu Melewatkan Ini

Socrates Tidak Mati, Kita yang Berhenti Bertanya

Filsafat Socrates: Mengapa Berpikir Kritis Semakin Langka di Era Digital

by jeje
Mei 22, 2026

Ada sesuatu yang terasa janggal di zaman ini. Informasi datang tanpa henti. Namun, manusia justru semakin sulit membedakan mana pengetahuan...

Guy Standing dan Lahirnya Kelas “Prekariat

Guy Standing dan Lahirnya Kelas “Prekariat”

by Waras
Mei 18, 2026

Di dunia modern, banyak anak muda tidak lagi takut gagal melainkan takut berhenti bekerja, bahkan sebentar saja. Di tengah hidup...

Saat Inovator Mulai Menjauh dari Negara

Saat Inovator Mulai Menjauh dari Negara

by Naysa
Mei 16, 2026

Negara terus bilang butuh anak muda cerdas dan inovatif untuk memperbaiki birokrasi. Masalahnya, semakin banyak profesional muda justru mulai melihat...

Next Post
Harga Avtur Naik, Tapi Ongkos Haji Turun: Kok Bisa?

Harga Avtur Naik, Tapi Ongkos Haji Turun: Kok Bisa?

Pilihan Tabooo

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Mei 24, 2026

Realita Hari Ini

Kasus Pelecehan, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Ditangkap

Kasus Pelecehan, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Ditangkap

Februari 21, 2026

Mendagri Tegaskan Wakil Kepala Daerah Ikut Hadir di Rakornas 2026

Februari 2, 2026

MBG Bukan Makan Bergizi Gratis, Ini Versi “Mantap Banget Gila”

April 9, 2026

Ribuan Pemudik Padati Terminal Tirtonadi Solo, Lonjakan Penumpang Capai 50 Persen

Maret 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id