Tabooo.id: Regional – Perjalanan di Tol Trans Jawa kembali memunculkan peringatan soal keselamatan berkendara. Pada Minggu sore (15/3/2026) sekitar pukul 15.45 WIB, sebuah bus menabrak sejumlah kendaraan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dan memicu benturan berantai yang cukup parah.
Insiden itu terjadi di KM 361+600 jalur A, Desa Gondang, Kecamatan Subah. Bus PO Haryanto bernopol S 7428 UN menghantam lima mobil di depannya, yaitu Toyota Innova F 1434 QJ, Toyota Innova B 2387 EGX, Suzuki XL7 S 1599 CF, serta mobil listrik Chery B 1194 BDV.
Putri Ketua Umum PKN Ada di Mobil
Salah satu kendaraan yang terlibat menarik perhatian publik karena membawa Putu Devi Narasari (27), putri Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara, Gede Pasek Suardika. Pasek juga berada di mobil saat kecelakaan terjadi.
Melalui media sosial, Pasek memastikan kondisi mereka aman. Ia menjelaskan bahwa mereka sedang menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Solo ketika bus menabrak mobil mereka.
“Banyak yang menanyakan kondisi saya dan anak saya Devi Narasari, kami baik-baik saja,” tulisnya.
Pasek juga menyebut benturan dari bus cukup keras. Namun mobil listrik Chery yang mereka tumpangi tetap melindungi para penumpang di dalamnya. Setelah kejadian, mereka meninggalkan mobil tersebut di pos Tol Jasa Marga Batang dan melanjutkan perjalanan ke Solo dengan bantuan teman.
Bus Diduga Kehilangan Kendali
Informasi awal menunjukkan bus yang dikemudikan Tega Wijyanarko (42) melaju dari barat ke timur di jalur kiri tol. Saat melintasi ruas jalan yang lurus dan datar, pengemudi diduga kehilangan kendali.
Bus kemudian menabrak kendaraan di depannya dan memicu kecelakaan beruntun.
Cuaca saat itu cerah dengan jarak pandang yang jelas. Namun kecepatan kendaraan membuat benturan sulit dihindari. Beruntung, kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa, meski beberapa kendaraan mengalami kerusakan cukup serius.
Peringatan Serius bagi Pengguna Jalan Tol
Kecelakaan beruntun di jalan tol bukan fenomena baru. Jalur cepat seperti Tol Trans Jawa memang mempersingkat waktu perjalanan, tetapi juga menuntut disiplin tinggi dari setiap pengemudi.
Ketika satu kendaraan kehilangan kendali, dampaknya dapat langsung menjalar ke kendaraan lain di sekitarnya. Peristiwa di Batang kembali mengingatkan satu hal sederhana: semakin tinggi kecepatan, semakin besar tanggung jawab pengemudi.
Insiden ini juga mempertegas pentingnya edukasi dan pengawasan keselamatan berkendara di jalan tol. Pengemudi, operator bus, dan pemerintah perlu memperkuat kerja sama agar jalan tol tidak hanya mempercepat perjalanan, tetapi juga menjamin keselamatan semua pengguna jalan. @dimas





