Tabooo.id: Check – Sebuah unggahan di Facebook mendadak ramai. Akun yang membagikannya menulis bahwa Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan BPJS Kesehatan yang tidak digunakan selama satu tahun akan dianggap milik warga mampu dan otomatis dinonaktifkan pemerintah.
Kalimat itu tampil dengan huruf kapital, seolah-olah kutipan resmi. Di bawahnya, seseorang menambahkan komentar bernada sarkas:
“BPJS gak dipakai artinya sehat pak… Alhamdulillah. Bukan mampu.”
Narasi ini langsung memancing reaksi. Banyak orang merasa khawatir. Sebagian lagi merasa geram. Namun, benarkah Menteri Sosial pernah menyampaikan pernyataan tersebut?
Fakta yang Sebenarnya
Tim penelusuran tidak menemukan satu pun pernyataan resmi dari Saifullah Yusuf yang menyebut BPJS akan dinonaktifkan karena tidak digunakan selama satu tahun. Tidak ada siaran pers, tidak ada wawancara, dan tidak ada kebijakan yang memuat klaim tersebut.
Unggahan itu mencatut foto kegiatan Saifullah Yusuf saat ia menerima sejumlah kepala daerah di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat. Dalam agenda tersebut, ia membahas rencana pembukaan Sekolah Rakyat. Pertemuan itu sama sekali tidak membicarakan BPJS.
Artinya, pembuat unggahan mengambil foto dari konteks berbeda lalu menempelkannya ke narasi yang tidak relevan.
Kapan BPJS Bisa Nonaktif?
Aturan resmi dari BPJS Kesehatan menyebut beberapa alasan yang bisa membuat kepesertaan nonaktif.
Peserta mandiri yang menunggak iuran bisa kehilangan status aktif. Perubahan data peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) juga dapat memengaruhi kepesertaan. Selain itu, pekerja yang berhenti bekerja atau peserta yang meninggal dunia membuat status kepesertaan berubah.
Namun, BPJS tidak pernah menonaktifkan kartu hanya karena peserta jarang berobat. Frekuensi penggunaan layanan kesehatan tidak menentukan status mampu atau tidak mampu seseorang.
Kenapa Banyak yang Percaya?
Isu bantuan sosial selalu sensitif. Ketika muncul narasi yang terkesan tidak adil, emosi publik cepat tersulut. Banyak orang membaca judulnya saja, lalu langsung menyimpulkan.
Padahal logikanya sederhana. Orang bisa saja tidak memakai BPJS selama setahun karena tubuhnya sehat. Sehat tidak otomatis berarti kondisi ekonominya mapan.
Sayangnya, media sosial sering membuat potongan narasi terdengar seperti keputusan resmi.
Kesimpulan
Klaim bahwa pemerintah akan menonaktifkan BPJS jika tidak dipakai selama satu tahun tidak benar. Saifullah Yusuf tidak pernah menyampaikan pernyataan tersebut. BPJS Kesehatan juga tidak menetapkan aturan seperti itu.
Jangan biarkan potongan foto dan kalimat provokatif menggiring opini kita. Cek sumbernya, baca klarifikasinya, dan pastikan informasinya utuh.
Karena di era digital, satu klik bisa memperpanjang umur hoaks.
Sebelum share, cek dulu—biar gak ikut dosa digital.@eko




