Kamis, September 17, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kasus Sudewo Melebar, KPK Panggil Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra

by eko
Februari 4, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengungkap dugaan praktik korupsi di daerah. Kali ini, penyidik KPK memeriksa Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati sekaligus Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra (RAC), sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati Pati nonaktif Sudewo (SDW).

Tim KPK menggelar pemeriksaan di Polda Jawa Tengah.

“Pemeriksaan berlangsung di Polda Jawa Tengah atas nama RAC selaku Plt Bupati Pati atau Wakil Bupati Pati,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Selain RAC, penyidik juga memanggil sembilan saksi lain dari jajaran kecamatan dan desa. Mereka meliputi ML (Camat Margoyoso), SUJ (Camat Cluwak), IR (Camat Tayu), AS (Camat Sukolilo), IS (Camat Kayen), DR (Camat Pati Kota), FIT (ibu rumah tangga), SUY (Kepala Desa Tambakharjo), serta RYS, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Pati.

Data yang terkumpul menunjukkan RYS merupakan Riyoso, eks Sekda Pati yang juga pernah memimpin Dinas PUPR. Jabatan itu kerap bersentuhan langsung dengan proyek dan anggaran daerah.

Ini Belum Selesai

Warung Mi dan Babi Sukoharjo Dibakar, 12 Saksi Diperiksa Polisi

TPNPB Klaim Tembak Sopir di Wamena-Nduga: Jalur Publik Jadi Zona Ancaman

Kursi Desa Jadi Target Pemerasan

Kasus ini bermula saat KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada 19 Januari 2026 di Kabupaten Pati. Tim langsung mengamankan Sudewo. Sehari kemudian, penyidik membawa Sudewo bersama tujuh orang lainnya ke Gedung Merah Putih KPK.

Pada 20 Januari 2026, KPK menetapkan empat tersangka dalam perkara pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.

Empat tersangka itu yakni Sudewo (SDW) selaku Bupati Pati nonaktif, Abdul Suyono (YON) Kepala Desa Karangrowo, Sumarjiono (JION) Kepala Desa Arumanis, serta Karjan (JAN) Kepala Desa Sukorukun.

KPK menilai para pelaku meminta uang kepada calon perangkat desa agar bisa lolos pengangkatan.

“Perkara ini berkaitan dengan pemerasan dalam proses pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemkab Pati,” ujar Budi.

Praktik ini mengubah kursi pelayanan publik menjadi barang dagangan. Mereka yang punya uang melaju. Warga biasa tersingkir.

Menjalar ke Proyek Kereta Api

Masalah Sudewo tak berhenti di urusan desa. KPK juga menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Dari desa sampai rel kereta, pola yang sama terlihat: jabatan dan proyek menjadi alat transaksi.

Segelintir elite jelas menikmati keuntungan. Sebaliknya, warga Pati menanggung dampaknya. Pelayanan publik terancam jatuh ke tangan orang-orang hasil “seleksi amplop”, bukan seleksi kompetensi.

Kini, pemeriksaan Plt Bupati Pati dan para camat memunculkan pertanyaan besar: seberapa dalam praktik ini mengakar, dan siapa saja yang ikut bermain?

Di tengah jargon reformasi birokrasi, kasus Pati kembali menyentil nurani ketika jabatan bisa dibeli, rakyat hanya kebagian antrean. Dan seperti biasa, yang kenyang tetap mereka yang duduk di kursi empuk kekuasaan.@eko

Tags: KPKOTT KPKPatiPenyidikanpolda jatengSudewo

Kamu Melewatkan Ini

Suap HGB Terbongkar, Sistem Pertanahan Jadi Sorotan

Suap HGB Terbongkar, Sistem Pertanahan Jadi Sorotan

by dimas
September 16, 2026

Suap HGB terbongkar lewat OTT KPK di ATR/BPN. Kasus ini kembali menyoroti celah layanan, tata kelola, dan pengawasan pertanahan. Tabooo.id...

KPK Bongkar Dugaan Suap HGB: Urusan Tanah Berujung Koper Uang

KPK Bongkar Dugaan Suap HGB: Urusan Tanah Berujung Koper Uang

by dimas
September 16, 2026

KPK bongkar dugaan suap pengurusan HGB di ATR/BPN. Delapan tersangka dan barang bukti Rp106,3 miliar mengungkap jejak transaksi urusan tanah....

Dugaan Keracunan MBG, 172 Dapur di Pati Masuk Evaluasi

Dugaan Keracunan MBG, 172 Dapur di Pati Masuk Evaluasi

by dimas
September 11, 2026

Dugaan keracunan MBG di Pati mendorong evaluasi 172 dapur SPPG. BGN dan Pemkab Pati menyoroti SOP, keamanan pangan, serta kapasitas...

Next Post
Maduro Lengser, Transisi Politik di Bawah Bayang-Bayang Amerika

Transisi Politik Venezuela di Bawah Bayang-Bayang Amerika

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id