Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kapolri Cek Pulo Gebang, Sopir Bus Wajib Tes Urine Jelang Nataru

by dimas
Desember 24, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional

Tabooo.id: Nasional – Menjelang lonjakan mobilitas libur Natal dan Tahun Baru 2025, Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendatangi Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (23/12/2025). Di tengah antrean bus dan penumpang yang semakin padat, Kapolri menyampaikan pesan tegas keselamatan penumpang tidak boleh ditawar.

Dalam kunjungan itu, Sigit menegaskan bahwa petugas telah memeriksa seluruh pengemudi bus melalui tes urine sebelum keberangkatan. Kepolisian bersama pengelola terminal menjalankan pengawasan ketat terhadap awak angkutan umum karena musim libur panjang kerap meningkatkan risiko kecelakaan.

“Kami memastikan setiap penumpang dan pengemudi melewati proses pengecekan, termasuk tes urine. Ini langkah konkret untuk menjaga keselamatan,” ujar Sigit usai meninjau terminal.

Pengawasan Ketat dari Sopir hingga Armada

Kapolri menjelaskan bahwa pengawasan tidak berhenti pada pengemudi. Pengelola terminal secara aktif memeriksa kelayakan armada melalui ramp check sebelum memberangkatkan bus. Petugas mengecek kondisi rem, ban, lampu, dan aspek teknis lain untuk memastikan kendaraan benar-benar siap menempuh perjalanan jarak jauh.

Sigit menekankan pentingnya langkah tersebut karena Terminal Terpadu Pulo Gebang menjadi salah satu simpul transportasi tersibuk selama periode Natal dan Tahun Baru. Dari terminal ini, bus melayani perjalanan ke Sumatera, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Bali.

Ini Belum Selesai

Ketika Polisi Dilarang Nge-Vape, Siapa yang Mengawasi Pengawas?

Banjir Lahar Dingin Semeru Jebol Tanggul, Akses Jalan Lumajang Terputus

“Petugas menjalankan SOP dengan baik. Kondisi ini harus terus dijaga karena tanggung jawabnya menyangkut nyawa banyak orang,” tegasnya.

Bagi penumpang, pengawasan berlapis ini memberikan rasa aman. Sebaliknya, bagi operator dan pengemudi, sistem ini menuntut disiplin tinggi tanpa ruang kompromi.

Terminal Berubah Jadi Ruang Tunggu yang Manusiawi

Selain aspek keselamatan, Kapolri menyoroti kenyamanan penumpang. Pengelola Terminal Pulo Gebang menyediakan layanan kesehatan serta area bermain anak bagi keluarga yang menunggu jadwal keberangkatan.

“Terminal ini menyediakan layanan kesehatan dan playground untuk anak-anak. Fasilitas seperti ini membuat penumpang lebih nyaman,” tambahnya.

Keberadaan fasilitas tersebut mengubah wajah terminal. Pulo Gebang tidak lagi sekadar menjadi titik keberangkatan, tetapi juga berfungsi sebagai ruang publik sementara bagi pemudik jarak jauh.

Kapolri Ingatkan Sopir Tak Memaksakan Diri

Meski pengelola menjalankan SOP dengan baik, Kapolri tetap memberi peringatan tegas kepada para sopir bus. Ia meminta pengemudi menghentikan perjalanan jika merasa lelah atau mengalami gangguan kesehatan.

Menurut Sigit, pengelola terminal telah menyiapkan sistem pengemudi pengganti agar sopir bisa bergantian saat kelelahan. Namun, keputusan untuk berhenti tetap harus datang dari kesadaran pengemudi.

“Jika kondisi kesehatan tidak memungkinkan, jangan memaksakan diri membawa penumpang. Keselamatan harus menjadi prioritas,” pungkasnya.

Keselamatan Menguntungkan Publik, Menguji Operator

Penumpang menjadi pihak yang paling diuntungkan dari pengawasan ketat ini. Mereka mendapat perlindungan ekstra di tengah padatnya arus libur akhir tahun. Negara juga memperoleh keuntungan karena langkah pencegahan jauh lebih efektif dibanding menanggung dampak kecelakaan.

Di sisi lain, pengemudi dan operator bus menghadapi pengawasan publik yang lebih ketat. Kesalahan kecil bisa berujung sanksi serius. Namun justru melalui tekanan inilah profesionalisme diuji.

Di tengah euforia liburan, negara kembali mengingatkan satu prinsip sederhana perjalanan boleh panjang, tetapi keselamatan harus selalu menjadi tujuan utama. Tantangannya kini jelas apakah disiplin ini akan bertahan setiap hari, atau hanya muncul saat aparat hadir di terminal? @dimas

Tags: KapolriKeselamatanListyo Sigit PrabowoMudiknataruPenumpangSopir

Kamu Melewatkan Ini

Ketika Polisi Dilarang Nge-Vape, Siapa yang Mengawasi Pengawas?

Ketika Polisi Dilarang Nge-Vape, Siapa yang Mengawasi Pengawas?

by teguh
November 3, 2026

Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto melarang seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) menggunakan rokok elektrik atau vape. Larangan Polisi...

75.266 Desa Bersinar, Ribuan Tantangan Mengintai: Siapa Mengawasi Programnya?

75.266 Desa Bersinar, Ribuan Tantangan Mengintai: Siapa Mengawasi Programnya?

by teguh
Oktober 31, 2026

Narkoba tidak mengenal batas kota. Jaringan peredarannya dapat mencari celah di lingkungan mana pun, termasuk wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan...

Fatwa Haram Vape di Depan Mata, Terus Nasib UMKM yang Tak Terlibat Narkotika?

Fatwa Haram Vape di Depan Mata, Terus Nasib UMKM yang Tak Terlibat Narkotika?

by teguh
Oktober 18, 2026

Aroma buah tidak menjamin cairan vape aman. Di balik kemasan yang tampak biasa, aparat menghadapi tantangan untuk membedakan produk legal...

Next Post
72 Ton Bawang Ilegal Dibongkar di Surabaya

72 Ton Bawang Ilegal Dibongkar di Surabaya

Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id