Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kapal Tenggelam Labuan Bajo, Pelatih Valencia CF dan Tiga Anak Hilang

by dimas
Desember 29, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Lautan di sekitar Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, menyimpan tragedi yang menimpa keluarga pelatih sepakbola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, pada Jumat (26/12/2025) malam. Gelombang tinggi menghantam kapal pinisi Putri Sakinah yang mereka tumpangi, membuat Martin dan tiga anaknya hilang, sementara istrinya, Mar Martinez Ortuno, beserta putrinya berhasil selamat.

Kronologi Mencekam

Menurut Nakhoda kapal, Lukman, Martin dan tiga anaknya tidur di kabin lambung saat kapal dihantam gelombang. Sementara itu, Mar dan putrinya tidur di kabin atas. Karena posisi mereka lebih tinggi, Mar dan putrinya bisa memanjat dinding kapal dan berenang menuju sekoci yang datang menolong.

“Kapten dan kru sempat mencoba menolong, tetapi kapal sudah terendam dan arus sangat deras. Kami tidak bisa menyelamatkan Martin dan tiga anaknya,” ujar Lukman. Ia menambahkan, kru berputar-putar di sekitar kapal selama lima menit, tetapi gelombang susul membuat upaya itu gagal.

Mar membenarkan kronologi tersebut melalui pernyataan tertulis yang dibagikan oleh Ketua DPC Gahawisri Labuan Bajo, Budi Widjaja.

“Ibu dan anak perempuan berhasil memanjat dinding kapal dan berenang ke sekoci. Kapten dan kru ikut ke sekoci. Namun, Martin dan tiga anaknya berada di kabin lambung dan tidak terlihat bisa keluar,” ujar Budi.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Upaya Pencarian Terkendala Cuaca

Hingga hari ketiga, tim SAR gabungan masih mencari Martin dan ketiga anaknya, sekaligus mencari bangkai kapal wisata tersebut. Tim menghadapi cuaca buruk, arus deras, dan hujan lebat yang membatasi jarak pandang. Karena itu, tim menunda penyelaman mendalam hingga kondisi membaik.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere, Fathur Rahman, menyatakan bahwa pencarian akan dilanjutkan pada hari keempat. “Kami akan melanjutkan pencarian besok, fokus pada empat korban WNA yang hilang,” ujarnya.

Dampak bagi Keluarga dan Pariwisata

Keluarga Martin menjadi pihak yang paling terdampak. Mereka menghadapi ketidakpastian dan trauma psikologis akibat kehilangan anggota keluarga sekaligus. Selain itu, insiden ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan wisatawan dan operator kapal di Labuan Bajo, yang sebelumnya menganggap perairan ini aman untuk wisata laut.

Bagi warga lokal dan pengelola wisata, tragedi ini menegaskan risiko tinggi yang tersembunyi di balik pemandangan eksotis Pulau Padar. Meskipun kapal modern dan rute wisata populer, alam tetap bisa menunjukkan kekuatannya tanpa ampun.

Catatan Publik

Tragedi kapal tenggelam ini menjadi pengingat bahwa keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas, bukan sekadar keindahan pemandangan. Kejadian ini juga menegaskan, bahkan pengalaman dan keahlian manusia sekalipun terkadang kalah oleh kekuatan alam. @dimas

Tags: hilangKapalkorbanLabuan BajolautNTTNusa Tenggara TimurPelatih

Kamu Melewatkan Ini

Sekolah Rakyat dan Mimpi Anak Miskin: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan?

Sekolah Rakyat dan Mimpi Anak Miskin: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan?

by teguh
Mei 13, 2026

Di banyak sudut Nusa Tenggara Timur (NTT), sekolah tidak selalu terasa dekat dengan mimpi. Bagi sebagian anak, ruang kelas justru...

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

by teguh
Mei 12, 2026

Bagi banyak keluarga miskin, sekolah sering terasa seperti mimpi mahal. Namun, Sekolah Rakyat di Kota Kupang mulai membuka pintu baru...

Satu Laporan ke Puluhan Korban: Skandal Pesantren Pati yang Belum Tuntas

Satu Laporan ke Puluhan Korban: Skandal Pesantren Pati yang Belum Tuntas

by teguh
Mei 1, 2026

Kasus dugaan kekerasan seksual di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Pati belum juga menemukan titik terang. Laporan yang muncul sejak...

Next Post
Tolak UMP 2026, Buruh Akan Demo Dua Hari di Jakarta

Buruh Jakarta dan Bandung Gelar Demo, Tuntut Upah Layak 2026

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id