Sabtu, Juni 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Buruh Jakarta dan Bandung Gelar Demo, Tuntut Upah Layak 2026

by dimas
Desember 29, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Sekitar 20 ribu buruh dari KSPI dan FSP ASPEK Indonesia akan turun ke jalan pada 29–30 Desember 2025. Aksi massa akan terpusat di Istana Negara, Jakarta, dan Gedung Sate, Bandung. Para buruh menilai Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektor Provinsi (UMSP) 2026 tidak mencerminkan keadilan.

Ketimpangan Upah Menggerus Daya Beli

Presiden FSP ASPEK, Abdul Gofur, menekankan bahwa buruh menuntut revisi UMP agar sesuai dengan 100 persen Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Menurutnya, ketimpangan antara UMP Jakarta dan daerah penyangga sangat mencolok.

“UMP Jakarta justru lebih rendah dibanding UMK Kota Bekasi yang mencapai Rp5,99 juta. Kondisi ini tidak masuk akal,” tegas Gofur, Minggu (28/12). Dia menambahkan, sebagai pusat ekonomi nasional dengan biaya hidup tertinggi, Jakarta seharusnya memberikan perlakuan adil bagi buruh.

Selain itu, kenaikan upah 6,17 persen yang ditetapkan pemerintah kini tergerus inflasi dan lonjakan harga kebutuhan pokok. Akibatnya, buruh harus bertahan hidup alih-alih menikmati kesejahteraan. “Buruh adalah tulang punggung ekonomi Jakarta. Jangan biarkan tulang punggung itu patah karena upah yang tak manusiawi,” tegas Gofur.

Tuntutan Buruh

Dalam aksinya, buruh menuntut Gubernur DKI Jakarta:

Ini Belum Selesai

Kirab Pusaka di Tengah Dualisme: Tradisi atau Legitimasi?

Bank Dunia: Orang Kaya Nikmati Mayoritas Subsidi BBM

  1. Merevisi keputusan terkait UMP 2026.
  2. Menetapkan standar minimal Rp6.000.000 untuk UMP Jakarta.
  3. Mengembalikan martabat dan kesejahteraan pekerja sebagai tulang punggung ibu kota.

Gofur menekankan bahwa aksi ini memberi sinyal kuat kepada pemerintah agar kebijakan upah memperhatikan kesejahteraan nyata masyarakat kecil, bukan sekadar angka di atas kertas.

Dampak Nyata bagi Pekerja

Buruh harian dan pekerja sektor jasa menanggung beban paling berat. Inflasi yang terus meningkat menekan daya beli mereka. Akibatnya, buruh menghadapi dilema bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga atau menuntut hak yang seharusnya mereka terima. Ketimpangan upah langsung memengaruhi pembelian bahan pokok, biaya pendidikan anak, dan kehidupan sehari-hari.

Catatan Publik

Demonstrasi ini mengingatkan bahwa ekonomi tidak akan berjalan lancar tanpa tulang punggungnya yaitu buruh. Jika pemerintah mengabaikan kebutuhan riil pekerja, potensi konflik sosial meningkat, dan stabilitas ekonomi bisa terguncang. Ironisnya, tulang punggung ekonomi digaji sekadar tulang. @dimas

Tags: bandungBuruhDemoJakartaKeadilanKSPILayakSosial

Kamu Melewatkan Ini

Ketika Waktu Dijual: Siapa yang Sebenarnya Memiliki Hidup Para Pekerja?

Ketika Waktu Dijual: Siapa yang Sebenarnya Memiliki Hidup Para Pekerja?

by teguh
Juni 2, 2026

Lampu minimarket yang biasanya menyala hampir tanpa jeda mendadak padam saat libur nasional 31 Mei hingga 1 Juni 2026 karena...

Patung Pancoran: Monumen Pengorbanan atau Tamparan untuk Pemimpin?

Patung Pancoran: Monumen Pengorbanan atau Tamparan untuk Pemimpin?

by teguh
Juni 2, 2026

Di tengah badai ekonomi, ketegangan politik, dan masa depan Indonesia yang penuh ketidakpastian pada pertengahan 1960-an, Presiden Soekarno mengambil langkah...

Patung Pancoran yang Dibayar dengan Pengorbanan

Patung Pancoran yang Dibayar dengan Pengorbanan

by teguh
Juni 1, 2026

Jakarta memiliki banyak bangunan yang menjulang tinggi. Sebagian menjadi simbol kekuasaan. Lainnya tumbuh sebagai pusat ekonomi dan aktivitas masyarakat. Namun...

Next Post
Banjir Sumatera Genap Sebulan: Korban Tewas Capai 1.135 Orang

BNPB Kejar Pemulihan Sekolah dan Jalan di Aceh Utara

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id