Senin, Juni 29, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kalah di Istora, Bukan Akhir: PBSI Pasang Target Gila untuk Fajar/Fikri

by teguh
Januari 27, 2026
in Sports
A A
Home Reality Sports
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Lampu Istora belum sepenuhnya padam ketika satu pertanyaan besar menggantung di udara ke mana arah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri? Kekalahan di perempat final Indonesia Masters 2026 memang terasa menyesakkan. Apalagi yang menjatuhkan mereka justru pasangan muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Namun di balik skor yang berakhir pahit, PBSI melihat sesuatu yang lebih besar dari sekadar kalah-menang.

Kalah di Istora, Target Tetap Setinggi Langit

Fajar/Fikri tersingkir setelah tak mampu membendung agresivitas Raymond/Joaquin. Hasil itu membuat ganda putra nomor satu Indonesia tersebut masih tertahan dengan satu gelar sejak dipasangkan, yakni China Masters 2025. Indonesia Masters yang digadang-gadang jadi panggung pembuktian pun lewat begitu saja.

Meski begitu, PBSI tak mengendurkan ekspektasi. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian, justru menegaskan target besar menanti Fajar/Fikri sepanjang 2026. Tiga turnamen prestisius masuk daftar bidikan All England, Indonesia Open, dan Asian Games. Bukan target main-main, karena ketiganya berada di level tertinggi bulu tangkis dunia.

“Untuk pemain senior, tentu kita harapkan hasil yang lebih baik. Terutama Fajar/Fikri, targetnya ada di level 750 dan 1000,” ujar Eng Hian, Minggu (25/01/2026).

Adaptasi yang Menyakitkan

Kekalahan dari pasangan junior tak serta-merta dibaca sebagai kemunduran. PBSI justru menilai laga tersebut sebagai bagian dari proses adaptasi. Fajar/Fikri saat ini tengah menjalani perubahan pola permainan, sesuatu yang tak mudah diterapkan dalam waktu singkat.

Ini Belum Selesai

Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0, Herdman: Ini Kemenangan Kami Tunggu 38 Tahun

Timnas Indonesia vs Oman: Saatnya Akhiri Kutukan 38 Tahun atau Kembali Terjebak Masa Lalu?

“Dari evaluasi, memang kalah dari pemain juniornya. Tapi ini sudah jadi bahan utama program latihan. Ada beberapa poin penting yang perlu mereka perbaiki,” kata pelatih yang akrab disapa Coach Didi itu.

Perubahan pola ini menuntut kesabaran. Fajar/Fikri harus belajar ulang ritme, rotasi, hingga pengambilan keputusan di lapangan. Dalam bulu tangkis level elite, perubahan kecil bisa berarti kehilangan satu game atau satu turnamen.

All England Jadi Ujian Mental

Menurut Eng Hian, All England akan menjadi tolok ukur utama. Turnamen legendaris itu bukan sekadar ajang bergengsi, tetapi juga tes mental bagi pasangan yang sedang mencari bentuk terbaik.

“Kalau rekan-rekan mengikuti perjalanan mereka, ada beberapa perubahan pola. Mereka masih beradaptasi, dan itu tidak mudah. Tapi target utamanya jelas All England, Indonesia Open, dan puncaknya Asian Games,” tegasnya.

PBSI memandang turnamen-turnamen awal musim sebagai target antara. Artinya, hasil kalah hari ini bukan vonis akhir, melainkan bagian dari perjalanan panjang menuju puncak performa.

Di Antara Harapan dan Tekanan

Bagi publik, Fajar/Fikri mungkin terlihat goyah. Namun bagi tim pelatih, mereka sedang membangun fondasi. Di level tertinggi, juara tak lahir dari jalan mulus, melainkan dari fase jatuh-bangun yang sering kali tak terlihat di papan skor.

Kini pertanyaannya bukan lagi soal satu kekalahan di Istora, melainkan apakah Fajar/Fikri mampu mengubah proses ini menjadi prestasi besar? Jawabannya akan teruji di All England. Dan saat itu tiba, publik Indonesia akan kembali menahan napas menunggu apakah proses panjang ini benar-benar berbuah emas. @teguh

Tags: Bulu TangkisEliteLegendarisLevelPBSIPrestasiSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Saat Budaya Tunduk Menjadi Kearifan Lokal

Saat Budaya Tunduk Menjadi Kearifan Lokal

by Tabooo
Juni 11, 2026

Kritik feodalisme bukan berarti membenci budaya. Yang digugat adalah cara elite memakai tradisi untuk membuat orang kecil tetap menunduk.

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

by jeje
Mei 24, 2026

Lucu, ya. Kita hidup di zaman ketika semua orang tampak marah. Timeline penuh kritik. Warung kopi berubah jadi ruang debat...

Socrates Tidak Mati, Kita yang Berhenti Bertanya

Filsafat Socrates: Mengapa Berpikir Kritis Semakin Langka di Era Digital

by jeje
Mei 22, 2026

Ada sesuatu yang terasa janggal di zaman ini. Informasi datang tanpa henti. Namun, manusia justru semakin sulit membedakan mana pengetahuan...

Next Post
Stadion Jadi Neraka: Penembakan Brutal di Arena Bola Meksiko Tewaskan 11 Orang

Stadion Jadi Neraka: Penembakan Brutal di Arena Bola Meksiko Tewaskan 11 Orang

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id