Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Juara Dunia Viona Amalia Buka Dugaan Pelecehan oleh Pejabat Kickboxing

by teguh
Maret 11, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality

Tabooo.id: Sports – Ring MMA sering melahirkan cerita tentang pukulan keras, kemenangan dramatis, dan air mata. Namun kisah Viona Amalia Adinda Putri menghadirkan sesuatu yang lebih dalam keberanian untuk berdiri, bahkan ketika pertarungan tidak terjadi di atas ring.

Atlet bela diri asal Ngawi, Jawa Timur ini selama bertahun-tahun dikenal sebagai petarung tangguh. Ia mengumpulkan prestasi di cabang kickboxing dan mixed martial arts (MMA). Kini publik tidak hanya membicarakan medali yang ia menangkan. Publik juga menyoroti keberaniannya membuka dugaan pelecehan seksual yang ia alami di lingkungan olahraga.

Petarung Muda yang Menggetarkan Dunia

Karier Viona melesat sejak usia muda. Petarung kelahiran 25 Juni 2001 itu membawa pulang dua medali dari ajang GAMMA World Mixed Martial Arts Championships 2023 di Bangkok, Thailand.

Dalam kejuaraan dunia tersebut, Viona memenangkan medali emas dan perak untuk Indonesia. Ia merebut emas di kelas 47,6 kg Female Striking MMA setelah mengalahkan petarung China, Gao Huan Jun, lewat kemenangan angka mutlak.

Kemenangan itu langsung mengangkat namanya di panggung MMA internasional. Banyak pengamat mulai memasukkan Viona ke daftar atlet putri Indonesia yang berpotensi besar di dunia bela diri.

Ini Belum Selesai

Ketika Polisi Dilarang Nge-Vape, Siapa yang Mengawasi Pengawas?

Banjir Lahar Dingin Semeru Jebol Tanggul, Akses Jalan Lumajang Terputus

Prestasinya terus berlanjut di level nasional. Pada Pekan Olahraga Nasional XXI Aceh–Sumatera Utara 2024, Viona kembali menunjukkan kualitasnya. Ia memenangkan medali emas kategori Full Contact -48 kg Putri.

Kemenangan tersebut juga membawa sejarah baru bagi kickboxing Jawa Timur. Untuk pertama kalinya, atlet provinsi tersebut meraih emas pada kategori itu di ajang PON.

Ketika Pertarungan Berpindah ke Luar Arena

Namun perjalanan seorang atlet tidak selalu berisi sorak kemenangan.

Viona akhirnya memutuskan membuka pengalaman pahit yang ia simpan selama bertahun-tahun. Ia mengaku mengalami dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pelatih sekaligus pejabat organisasi olahraga berinisial WPC.

Melalui unggahan di media sosial, Viona menjelaskan alasan ia lama menyimpan cerita tersebut.

“Aku memendam kejadian ini sejak lama. Aku takut bersuara karena dia adalah Ketua, dan aku hanyalah seorang atlet yang seharusnya fokus untuk juara,” tulisnya.

Viona lebih dulu menyampaikan cerita itu kepada manajer tim nasional kickboxing pada 2024. Setelah mempertimbangkan banyak hal, ia akhirnya melaporkan kasus tersebut ke kepolisian pada Januari 2025.

Saat ini Polda Jawa Timur menangani kasus tersebut. Pada Februari 2026, penyidik menetapkan WPC sebagai tersangka dalam dugaan kekerasan seksual.

Menurut keterangan polisi, dugaan peristiwa itu terjadi di beberapa lokasi, termasuk di Jombang, Ngawi, dan Bali. Penyidik menduga tersangka memanfaatkan kedekatan dengan korban serta posisinya dalam organisasi olahraga.

Lebih dari Sekadar Juara

Cerita Viona kini memiliki makna yang lebih luas bagi dunia olahraga Indonesia.

Publik tidak hanya melihatnya sebagai atlet berprestasi. Banyak orang mulai melihatnya sebagai simbol keberanian bagi korban lain yang mungkin mengalami hal serupa.

Viona sendiri memahami bahwa langkah tersebut tidak mudah. Namun ia percaya kebenaran harus terdengar.

“Keberanian itu memang sulit, tapi kebenaran harus didengar. Aku ingin menunjukkan bahwa prestasi dan keberanian bisa berjalan bersama,” ujarnya.

Di dalam ring, seorang petarung menghadapi lawan dengan teknik dan kekuatan. Di luar ring, pertarungan sering terasa jauh lebih berat.

Viona sudah membuktikan satu hal penting seorang juara tidak hanya lahir dari kemenangan, tetapi juga dari keberanian untuk melawan ketakutan. @teguh

Tags: ArenabaliBerprestasiEmasInternasionalKeberanianMMANasionalngawiPelecehanPenyidikPolisiSeksualSimbolSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

by teguh
Oktober 20, 2026

Polda Metro Jaya bersama TNI menyiapkan ribuan personel untuk mengawal demonstrasi peringatan dua Tahun Prabowo-Gibran dan aktivitas publik di Jakarta....

Pertalite Langka, Antrean SPBU Mengular di Bali dan Malang

Pertalite Langka, Antrean SPBU Mengular di Bali dan Malang

by dimas
Oktober 15, 2026

Kelangkaan Pertalite di Bali dan Malang memicu antrean panjang di SPBU. Pertamina menyebut keterlambatan bongkar muat kapal dan lonjakan permintaan...

Cross Over Martial Arts: Saat Empat Aliran Bertemu untuk Saling Belajar

Cross Over Martial Arts: Saat Empat Aliran Bertemu untuk Saling Belajar

by dimas
September 27, 2026

Cross Over Martial Arts mempertemukan MMA, Kyokushin, Aikido, dan Silat Panglipur untuk berbagi ilmu, pengalaman dan membangun silaturahmi. Tabooo.id: Karanganyar...

Next Post
Privasi Gak Aman: Teknologi AI Bisa Tebak Identitas Pemilik Akun Rahasia

Privasi Gak Aman: Teknologi AI Bisa Tebak Identitas Pemilik Akun Rahasia

Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id