Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Jelang Idulfitri, Prabowo Minta Kabinet Pastikan Harga Pangan Tetap Stabil

by dimas
Maret 11, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran Kabinet Merah Putih menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. Ia juga menekankan pentingnya menjaga stok pangan serta memastikan distribusi logistik berjalan lancar di seluruh daerah.

Instruksi itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (10/3/2026). Pemerintah menilai momen menjelang Lebaran selalu memicu lonjakan permintaan bahan pokok. Jika pasokan terganggu atau distribusi tersendat, harga sembako bisa melonjak dan langsung menekan daya beli masyarakat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa rapat tersebut membahas kesiapan pemerintah menghadapi periode Idulfitri yang selalu diiringi peningkatan mobilitas dan konsumsi masyarakat.

“Presiden menekankan stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, kelancaran distribusi logistik, serta kesiapan infrastruktur dan layanan publik agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” ujar Teddy di Jakarta, Selasa malam.

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga

Dalam rapat tersebut, Prabowo meminta seluruh kementerian dan lembaga memperkuat koordinasi. Ia menilai pengendalian harga pangan tidak cukup hanya mengandalkan satu sektor.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Pemerintah harus memastikan rantai distribusi tetap lancar dari pusat produksi hingga pasar-pasar daerah. Jika distribusi tersendat, harga akan melonjak lebih cepat daripada kemampuan pemerintah mengendalikannya.

Selain itu, pemerintah juga menyoroti kesiapan sektor energi, transportasi, dan dukungan badan usaha milik negara (BUMN). Ketiga sektor itu berperan penting dalam menjaga kelancaran distribusi logistik selama periode mudik dan Lebaran.

Koordinasi lintas sektor ini menjadi kunci karena pergerakan barang dan manusia biasanya meningkat drastis dalam dua minggu menjelang hari raya.

Sejumlah Menteri Hadiri Rapat

Rapat terbatas tersebut dihadiri sejumlah menteri dan pejabat strategis. Di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.

Turut hadir pula Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Beberapa pimpinan BUMN juga mengikuti rapat tersebut. Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa dan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri ikut hadir untuk membahas kesiapan sektor energi dan logistik nasional.

Kehadiran para pejabat ini menunjukkan bahwa pemerintah melihat persoalan Lebaran bukan sekadar urusan pangan. Stabilitas energi, transportasi, hingga keamanan logistik ikut menentukan kenyamanan masyarakat selama masa mudik dan perayaan hari raya.

Rapat Maraton Jelang Idulfitri

Dalam beberapa hari terakhir, Presiden Prabowo secara rutin memanggil para menterinya untuk membahas kesiapan menghadapi Idulfitri 2026.

Pertemuan pertama berlangsung di kediaman pribadi Presiden di Hambalang pada akhir pekan lalu. Rapat kemudian berlanjut pada Senin (9/3/2026) di lokasi yang sama sebelum akhirnya digelar kembali di Istana Merdeka pada Selasa.

Pada rapat sebelumnya di Hambalang, Prabowo secara khusus menyoroti pasokan liquefied petroleum gas (LPG) dan bahan bakar minyak (BBM). Kedua komoditas ini sering mengalami lonjakan permintaan saat masyarakat mulai melakukan perjalanan mudik.

Sementara itu, dalam pertemuan sehari sebelumnya, pemerintah lebih banyak membahas keamanan dan kelancaran arus mudik. Pemerintah memperkirakan pergerakan masyarakat akan meningkat dalam sepuluh hari menjelang Idulfitri yang diperkirakan jatuh pada pertengahan Maret 2026.

Masyarakat Jadi Pihak Paling Terdampak

Bagi masyarakat, stabilitas harga sembako menjelang Lebaran bukan sekadar isu ekonomi. Kenaikan harga beras, minyak goreng, gula, hingga daging bisa langsung menggerus anggaran rumah tangga.

Kelompok yang paling merasakan dampaknya biasanya adalah pekerja informal dan keluarga berpendapatan menengah ke bawah. Mereka tetap harus memenuhi kebutuhan Lebaran meski harga di pasar naik.

Karena itu, pengendalian harga pangan selalu menjadi ujian bagi pemerintah setiap menjelang hari raya. Publik tidak hanya menunggu janji stabilitas harga, tetapi juga bukti nyata di pasar.

Sebab bagi banyak keluarga, Lebaran bukan hanya soal pulang kampung atau silaturahmi melainkan juga soal apakah harga sembako masih bisa dijangkau oleh isi dompet mereka. @dimas

Tags: DistribusiEkonomi IndonesiaHargaKabinetKebijakanKebutuhanlebaranMerah PutihMudikNasionalPanganpemerintahPokokPrabowo SubiantoSembakoStabilitas

Kamu Melewatkan Ini

Di Balik Merah Putih, Ada Pedagang yang Mengejar Hari Ini

Di Balik Merah Putih, Ada Pedagang yang Mengejar Hari Ini

by eko
Agustus 19, 2026

Pagi 17 Agustus, merah putih memenuhi kawasan Sriwedari. Peserta upacara datang dengan seragam rapi untuk mengikuti peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan...

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Excerpt: Kartu Kredit Indonesia resmi meluncur. Bersamaan dengan itu, BI memperluas MDR QRIS 0% mulai 1 Oktober 2026 untuk transaksi...

HUT RI ke-81 Jadi Festival Publik, Bukti Negara Makin Dekat dengan Rakyat?

HUT RI ke-81 Jadi Festival Publik, Bukti Negara Makin Dekat dengan Rakyat?

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Excerpt: HUT RI ke-81 tidak berhenti di Istana. Musik, UMKM, permainan, dan pesta rakyat membawa kemerdekaan ke ruang publik. Pertanyaannya,...

Next Post
Iran Balas Serangan, Fasilitas Energi Israel Jadi Sasaran

Iran Balas Serangan, Fasilitas Energi Israel Jadi Sasaran

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id