Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Jakarta Light Festival Imlek: Cahaya, Budaya, dan Irama Ekonomi Kota Tua

by dimas
Februari 16, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Kota Tua Jakarta berubah menjadi panggung cahaya pada Senin (16/2/2026) malam. Ribuan lampu menari di dinding Museum Fatahillah, memantul di trotoar yang padat pengunjung. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyalakan Jakarta Light Festival (JLF) Chinese New Year Edition untuk merayakan Imlek 2026, menggabungkan hiburan, budaya, dan teknologi di jantung kota bersejarah.

Sejak pukul 16.00 WIB, pengunjung berdatangan silih berganti. Anak-anak menatap terpukau, orang tua mengabadikan momen, dan turis mancanegara berfoto dengan latar video mapping yang menampilkan perjalanan shio dari masa ke masa. Barongsai meloncat-loncat, musik bernuansa Tionghoa mengalun, sementara aroma kuliner kaki lima memenuhi udara. Kepala UPK Kota Tua, Denny Aputra, menekankan bahwa festival ini bukan sekadar tontonan; ia sekaligus bentuk apresiasi kepada masyarakat dan cara merawat keberagaman budaya Jakarta.

Festival dan Dampak Ekonomi

Festival ini menghadirkan hiburan gratis bagi masyarakat. Namun secara ekonomi, dampaknya terasa nyata. Pedagang lokal, pengrajin, dan layanan transportasi daring mencatat peningkatan transaksi. Hingga malam itu, tercatat sekitar 23.000 pengunjung, dan angka ini diperkirakan menembus 30.000 orang sebelum acara berakhir. Bagi usaha mikro dan kecil di sekitar Kota Tua, festival menjadi sumber pendapatan sekaligus promosi budaya lokal ke mata dunia.

Video mapping menjadi daya tarik utama. Teknik proyeksi visual ini menyesuaikan gambar dengan permukaan tiga dimensi bangunan, membuat gedung-gedung tua seolah hidup, berubah bentuk, dan bergerak mengikuti narasi cahaya. Penonton tidak sekadar menyaksikan; mereka merasakan interaksi antara sejarah dan teknologi modern yang jarang terjadi di ruang publik perkotaan.

Tantangan dan Ketimpangan

Meski meriah, festival menimbulkan dampak sosial berlapis. Jalanan Kota Tua padat, parkir terbatas, dan sebagian warga menghadapi kemacetan serta kebisingan. Di sisi lain, sponsor dan turis memperoleh eksposur maksimal dari budaya dan hiburan, sementara warga lokal kadang hanya menjadi penonton. Ketimpangan ini menyoroti dilema perayaan modern: siapa yang paling diuntungkan, dan siapa yang menanggung efek sampingnya?

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Pemprov DKI juga menyebar perayaan Imlek ke beberapa titik lain Monas dengan air mancur menari, Bundaran HI, Taman Mini Indonesia Indah, Blok M Hub, dan Klenteng Jakarta. Strategi ini memperluas dampak ekonomi sekaligus menjaga identitas Jakarta sebagai kota multikultural.

Refleksi Kota Global

Jakarta Light Festival menegaskan bahwa kota dapat merangkul modernitas tanpa meninggalkan budaya. Namun kemeriahan dan teknologi tinggi membawa ironi budaya yang seharusnya melibatkan warga lokal kini kadang hanya menjadi tontonan atau alat ekonomi. Festival ini menjadi cermin Jakarta, kota yang menari di antara kemajuan, tradisi, dan kepentingan bisnis.

Di balik gemerlap lampu dan musik, muncul pertanyaan apakah masyarakat Jakarta cukup berdaya untuk tetap menjadi bagian dari budaya mereka sendiri, atau mereka hanya penonton dalam perayaan yang menyejahterakan pihak tertentu? Di kota yang terus bergelora antara sejarah dan modernitas, cahaya memang memukau, tetapi bayangnya menimbulkan pertanyaan lebih dalam. @dimas

Tags: 2026BudayaEkonomi IndonesiaHiburanimlekJakartaKota TuaKreatifModernNasional

Kamu Melewatkan Ini

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

by dimas
Juni 9, 2026

Chatib Basri bertemu Prabowo selama dua jam di Istana. Apakah ini sekadar konsultasi ekonomi atau sinyal perubahan di Dewan Ekonomi...

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Investasi Menjadi Kesejahteraan: Tantangan Terbesar di Balik Isu Reshuffle

Investasi Menjadi Kesejahteraan: Tantangan Terbesar di Balik Isu Reshuffle

by teguh
Juni 8, 2026

Investasi menjadi kesejahteraan adalah ujian terbesar yang sedang dihadapi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Di tengah ramainya spekulasi reshuffle kabinet, tantangan...

Next Post
UU Sudah Ada: Masuk Gedung Wajib Serahkan KTP Aman atau Masalah Baru?

UU Sudah Ada: Masuk Gedung Wajib Serahkan KTP Aman atau Masalah Baru?

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id