Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Iran Minta Dukungan, Jusuf Kalla Singgung Peran Diplomasi Prabowo

by dimas
Maret 4, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Global – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia Jusuf Kalla menerima Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi di kediamannya di Jakarta Selatan, pada Selasa (3/3/2026). Pertemuan itu berlangsung saat tekanan geopolitik terhadap Iran meningkat dan korban sipil terus bertambah.

Iran Paparkan Kondisi Terkini

JK duduk bersama Boroujerdi selama lebih dari satu jam. Ia hadir bersama mantan Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin. Dalam pertemuan itu, Boroujerdi memaparkan langsung perkembangan terbaru di Iran. Ia menjelaskan eskalasi konflik, perlawanan rakyat, serta dampak serangan terhadap warga sipil.

Menurut keterangan Juru Bicara JK, Husain Abdullah, Dubes Iran menyoroti jatuhnya korban dari kalangan anak sekolah dan keluarga sipil. Konflik tidak hanya mengguncang stabilitas politik, tetapi juga menghantam kehidupan masyarakat sehari-hari. Warga sipil kini menghadapi ketidakpastian, ancaman keamanan, dan tekanan ekonomi sekaligus.

JK menilai situasi tersebut sebagai alarm kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa setiap konflik bersenjata selalu menyeret rakyat kecil ke garis depan penderitaan.

Iran Minta Dukungan Dunia Islam

Selain memaparkan situasi lapangan, Boroujerdi juga menyampaikan harapan pemerintahnya. Ia meminta dukungan moral dan diplomatik dari negara-negara Muslim, termasuk Indonesia. Iran berharap solidaritas itu dapat memperkuat posisi diplomasi mereka di tengah tekanan internasional.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

JK menanggapi harapan itu dengan sikap hati-hati. Ia menyatakan bahwa masyarakat dan pemerintah Indonesia konsisten mendorong perdamaian. Indonesia, tegasnya, tidak berpihak pada eskalasi konflik, tetapi pada penyelesaian melalui dialog.

Ia juga menyebut Presiden Prabowo Subianto membuka peluang untuk mengambil peran sebagai penengah. Namun, Presiden hanya akan melangkah jika kedua pihak yang bertikai memberikan persetujuan resmi. Tanpa kesediaan bersama, mediasi tidak akan berjalan efektif.

Indonesia Hitung Langkah Diplomasi

JK menekankan bahwa pemerintah masih mengkaji peluang tersebut. Ia mengakui bahwa mediasi membutuhkan legitimasi politik dan dukungan internasional. Karena itu, Indonesia harus menghitung setiap langkah dengan cermat agar tidak terjebak dalam pusaran konflik yang lebih luas.

Ia juga mengingatkan bahwa konflik Timur Tengah selalu melibatkan kepentingan besar. Setiap keputusan diplomatik dapat membawa konsekuensi politik dan ekonomi. Bagi Indonesia, stabilitas global berpengaruh langsung pada harga energi, perdagangan, hingga sentimen pasar.

Di sisi lain, masyarakat Indonesia terutama umat Islam mengikuti perkembangan Iran dengan perhatian serius. Mereka merespons isu ini bukan sekadar sebagai berita luar negeri, tetapi sebagai persoalan solidaritas dan kemanusiaan.

Pertemuan JK dan Dubes Iran memperlihatkan satu hal: konflik jauh di sana tetap menggema hingga ke Jakarta. Indonesia mungkin tidak memegang kendali atas arah perang, tetapi negara ini tetap memiliki ruang untuk memengaruhi arah dialog. Tinggal pertanyaannya, apakah dunia benar-benar siap mendengar suara perdamaian, atau masih sibuk menghitung untung-rugi di tengah deru konflik? @dimas

Tags: diplomasiInternasionalKonflik DuniaKrisis GlobalMediasiMuslimNasionalPerang IranPerdamaianPolitik IndonesiaPrabowo SubiantoSolidaritasTimur Tengah

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

by teguh
Oktober 19, 2026

Diplomasi sering dimulai dari sebuah jabat tangan. Dua tokoh bertemu yaitu, Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang kamera merekam, lalu pernyataan...

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

by teguh
Oktober 19, 2026

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu...

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

by eko
Oktober 18, 2026

Survei SMRC mencatat kepuasan publik terhadap Prabowo turun menjadi 44,5 persen. Harga sembako, ekonomi, penegakan hukum, dan program pemerintah menjadi...

Next Post
Negara Rayakan Pertumbuhan, Buruh Kehilangan Kepastian

Negara Rayakan Pertumbuhan, Buruh Kehilangan Kepastian

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id