• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

Iran Gelar Latihan Tembak di Selat Hormuz Ditengah Tekanan Militer AS

Januari 31, 2026
in Global, News
A A
Iran Gelar Latihan Tembak di Selat Hormuz Ditengah Tekanan Militer AS

Pasukan Iran menembakkan rudal di Pantai Makran, Teluk Oman, dekat Selat Hormuz, 31 Desember 2022, menandai ketegangan terbaru dengan AS. (Foto: MILITER IRAN via AFP)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Gelombang ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memuncak. Kedua negara bersiap menggelar latihan militer bersenjata di kawasan strategis Selat Hormuz, jalur pelayaran utama perdagangan minyak dunia. Tehran mengumumkan rencana latihan tembak langsung atau live-fire exercise pada 1 dan 2 Februari 2026. Washington menilai langkah ini berpotensi memicu insiden militer di kawasan.

Selat Hormuz bukan sekadar perairan sempit. Sekitar 20 persen minyak mentah dunia melintasi jalur ini setiap hari. Setiap gangguan di Hormuz berpeluang langsung mengguncang harga energi dan perekonomian global. Pengumuman Iran muncul hanya beberapa hari setelah AS lebih dulu mengumumkan latihan militernya di Timur Tengah. Banyak analis melihat dua agenda latihan ini sebagai sinyal eskalasi terbuka.

AS merespons cepat. Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) memperingatkan Garda Revolusi Iran (IRGC) agar menjalankan latihan secara aman dan profesional. Washington menuntut Iran tidak mengganggu kebebasan navigasi serta keselamatan kapal komersial dan militer. CENTCOM juga menegaskan komitmennya melindungi seluruh personel dan aset militer AS di kawasan.

Presiden AS Donald Trump ikut menaikkan tekanan. Melalui media sosial, ia menyebut Washington telah mengerahkan “armada besar” ke Timur Tengah. Trump juga mendorong Iran bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan baru terkait pembatasan program nuklir. Namun, pemerintah AS belum merilis secara rinci lokasi dan jadwal pasti latihan militernya.

Tehran mengambil sikap berlawanan. Para pejabat Iran menolak seruan damai tanpa syarat. Mereka menegaskan kesiapan menghadapi segala bentuk agresi. Pemerintah Iran menyebut latihan militer sebagai bagian dari strategi pertahanan terhadap tekanan eksternal. Pernyataan ini muncul di tengah sorotan dunia terhadap situasi dalam negeri Iran, termasuk gelombang protes dan kritik internasional atas penanganannya.

Dampak yang Mulai Terasa

Ketegangan ini tidak berhenti di ranah politik dan militer. Pasar energi langsung bereaksi. Kekhawatiran investor mendorong harga minyak merangkak naik, bahkan sebelum latihan dimulai. Pelaku pasar memperhitungkan risiko terganggunya pasokan jika konflik pecah di Selat Hormuz.

Kenaikan harga minyak berpotensi menjalar ke berbagai sektor. Biaya bahan bakar, ongkos logistik, dan harga kebutuhan pokok bisa ikut terkerek. Negara-negara importir energi besar seperti Cina, India, dan kawasan Eropa menjadi pihak yang paling rentan.

Di tingkat regional, sejumlah negara Teluk Arab mulai menyuarakan keprihatinan. Riyadh, Doha, dan Ankara mendesak Iran dan AS menahan diri. Mereka khawatir eskalasi kecil sekalipun dapat berkembang menjadi konflik luas.

Bagi negara berkembang, stabilitas Selat Hormuz bukan sekadar isu geopolitik. Jalur ini menyangkut denyut ekonomi dan daya beli masyarakat.

RelatedPosts

MotoGP Brasil 2026: Semua Nol Lagi, Tapi Marquez Punya Satu Keunggulan

Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 H pada Sabtu 21 Maret 2026

Ancaman terhadap Keamanan Maritim

Selain harga energi, keselamatan pelayaran menjadi isu kritis. Kapal-kapal komersial dan tanker minyak menghadapi risiko tinggi saat latihan militer berlangsung. Peringatan Iran kepada semua kapal di Selat Hormuz menegaskan bahwa setiap kelalaian bisa berakibat fatal. Perusahaan asuransi maritim pun mulai menaikkan premi, menambah tekanan biaya bagi perdagangan global.

Refleksi di Tengah Ketegangan

Ketika Selat Hormuz berubah menjadi arena unjuk kekuatan, dunia kembali dihadapkan pada ironi lama. Para pemimpin saling memamerkan senjata atas nama stabilitas, sementara masyarakat global bersiap menanggung dampaknya. Pada akhirnya, yang paling cepat merasakan “getaran” konflik bukan para jenderal atau politisi, melainkan warga biasa yang harus membayar lebih mahal untuk energi dan kebutuhan hidup. @dimas

Tags: ASGardaIranKeamananLatihanMaritimMiliterpertahananRevolusiSelat HormuzStrategiTembakTimur Tengah
Next Post
Dari Saksi Biasa hingga Saksi Mahkota: Arah Baru Kasus OTT Maidi

Gelombang OTT Maidi: Kisah Saksi, Korupsi, dan Kekuasaan

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.