Selasa, Juli 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Investor MBG Geruduk BGN, Dapur Miliaran Masih Menganggur

by dimas
Juni 9, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter
Investor dapur MBG di wilayah 3T mendatangi BGN setelah menggelontorkan miliaran rupiah. Mereka menuntut kepastian operasional dapur yang belum berjalan.

Tabooo.id: Jakarta – Harapan mempercepat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) justru memunculkan gelombang protes. Sejumlah investor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mendatangi kantor pusat Badan Gizi Nasional (BGN) di Menteng, Jakarta Pusat, untuk menuntut kepastian nasib dapur yang mereka bangun dengan investasi miliaran rupiah.

Mereka mengaku sudah menyiapkan fasilitas, membeli peralatan, dan membangun infrastruktur pendukung. Namun hingga kini, banyak dapur yang belum menjalankan operasional secara penuh.

Dalam video yang beredar di media sosial, seorang perwakilan investor menyampaikan kekecewaannya. Ia menilai para investor sudah membantu pemerintah memperluas jangkauan program MBG, tetapi belum memperoleh kepastian mengenai langkah berikutnya.

“Teman-teman di daerah sudah mengeluarkan miliaran rupiah. Sampai sekarang kami masih menunggu kejelasan,” ujar seorang investor dalam video yang viral, Selasa (9/6/2026).

Ketegangan Pecah di Kantor BGN

Suasana di kantor BGN sempat memanas. Rekaman video memperlihatkan adu mulut antara sejumlah investor dan petugas keamanan yang berjaga di lokasi.

Ini Belum Selesai

“Jurnalis Bukan Londo Ireng”, Insan Pers Solo Gelar Aksi Bela Kebebasan Pers

Dari Medan Perang ke Ring Dunia, Begini Perjalanan Muay Thai Menjadi Identitas Thailand

Seorang pria berbaju cokelat bahkan melontarkan tantangan kepada petugas keamanan. Ucapannya memicu ketegangan dan menarik perhatian peserta aksi lainnya.

Meski situasi berlangsung panas, pihak keamanan tetap mengendalikan kondisi sehingga tidak terjadi bentrokan fisik.

Aksi tersebut memperlihatkan tingkat frustrasi investor yang terus meningkat. Mereka tidak hanya mempertanyakan nasib bangunan yang sudah berdiri, tetapi juga meminta kepastian mengenai arah kebijakan program yang mereka dukung sejak awal.

Nanik: Tidak Ada Penghentian Dapur SPPG

Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa BGN tidak menghentikan operasional dapur SPPG yang telah dibangun investor.

Menurut Nanik, akar persoalan terletak pada ketidakjelasan tindak lanjut program di sejumlah wilayah 3T, bukan pada penghentian kegiatan dapur.

“Investor merasa sudah membangun dapur, tetapi belum mendapatkan kejelasan mengenai kelanjutannya. Itu yang mereka sampaikan kepada kami,” kata Nanik.

Ia juga menjelaskan bahwa dirinya mulai memimpin BGN pada September 2025 sehingga tidak terlibat dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan sebelumnya.

Karena itu, Nanik mengaku masih mempelajari berbagai keputusan yang berkaitan dengan pembangunan dapur MBG di wilayah 3T.

BGN Siapkan Konsultasi dengan DPR

Nanik mengatakan dirinya bersama dua wakil kepala BGN telah menerima perwakilan investor untuk mendengar langsung berbagai keluhan yang mereka sampaikan.

Setelah pertemuan tersebut, BGN berencana berkonsultasi dengan DPR dan sejumlah pihak terkait untuk mencari solusi yang dapat memberikan kepastian bagi investor maupun pelaksanaan program MBG.

“Kami menerima pengaduan mereka. Selanjutnya kami akan berkonsultasi dengan DPR dan pihak terkait untuk mencari jalan keluar terbaik,” ujarnya.

Ketika Investasi Menunggu Kepastian

Persoalan ini memperlihatkan tantangan besar dalam pelaksanaan program nasional yang melibatkan negara dan investor swasta secara bersamaan.

Para investor mengambil risiko finansial dengan membangun dapur di wilayah yang memiliki keterbatasan akses dan infrastruktur. Mereka berharap program MBG segera berjalan sehingga fasilitas yang sudah berdiri dapat melayani masyarakat.

Namun hingga kini, sebagian dapur masih menunggu keputusan lanjutan.

Ini bukan sekadar soal bangunan yang belum beroperasi. Ini soal kepastian kebijakan dan kepercayaan terhadap program strategis pemerintah.

Semakin lama ketidakjelasan berlangsung, semakin besar biaya yang harus ditanggung investor. Pada saat yang sama, masyarakat di wilayah 3T juga belum menikmati layanan yang sejak awal dijanjikan melalui program tersebut.

Program MBG lahir untuk memperkuat kualitas gizi anak-anak Indonesia dan menekan angka stunting. Namun keberhasilan program sebesar ini tidak hanya bergantung pada anggaran. Program juga membutuhkan tata kelola yang jelas, koordinasi yang kuat, dan kepastian bagi setiap pihak yang terlibat.

Pertanyaannya, seberapa cepat pemerintah mampu menjawab kegelisahan para investor sebelum kepercayaan terhadap program ini ikut terkikis? @dimas

Tags: Badan Gizi NasionalDapur SPPGMakan Bergizi GratisProgram Gizi Nasional

Kamu Melewatkan Ini

833 Dapur MBG Ditutup, Ada Apa dengan Sistem Pengawasannya?

833 Dapur MBG Ditutup, Ada Apa dengan Sistem Pengawasannya?

by teguh
Juli 28, 2026

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional 833 dapur MBG dalam satu hari. Jumlah sebesar itu terlalu besar jika hanya dipahami...

833 Dapur MBG Ditutup: Alarm Tata Kelola Program Makan Gratis

833 Dapur MBG Ditutup: Alarm Tata Kelola Program Makan Gratis

by dimas
Juli 27, 2026

Sebanyak 833 dapur MBG dihentikan akibat pelanggaran sanitasi dan keamanan pangan. Kasus ini menjadi alarm penting bagi tata kelola, pengawasan,...

Negara atau Keluarga? Saat “Menjewer” Jadi Bahasa Kekuasaan

Negara atau Keluarga? Saat “Menjewer” Jadi Bahasa Kekuasaan

by dimas
Juli 24, 2026

Pernyataan mantan Kepala BGN Nanik S. Deyang soal bisa "menjewer" penggantinya memantik perdebatan. Apakah birokrasi berjalan lewat institusi atau masih...

Next Post
Statecraft Ekonomi: Kunci Negara di Era Ketidakpastian

Statecraft Ekonomi: Kunci Negara di Era Ketidakpastian

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id