Rabu, Juli 29, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Indonesia dan AS Teken Kesepakatan Tarif, Harapan Industri Nasional

by dimas
Februari 18, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan meneken Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS) pada besok Kamis (19/2/2026), menyusul kehadirannya di KTT Board of Peace (BoP) di AS pada hari yang sama. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa agenda penandatanganan akan dilakukan segera setelah Prabowo menghadiri KTT.

“InsyaAllah akan ada penandatanganan mengenai tarif dagang dengan pemerintah AS,” ujar Prasetyo di Gedung DPR, Senayan, Rabu (18/2/2026).

Ia menambahkan, “Iya setelah BoP, baru kemudian ada rencana tanda tangan kerja sama tarif.” tambahnya.

Harapan Penurunan Tarif

Prasetyo menekankan bahwa pemerintah berharap pertemuan Prabowo dengan Presiden AS Donald Trump akan menurunkan tarif impor bagi produk Indonesia.

“Untuk sementara belum ada perubahan. Tapi kita semua tentu berharap nanti di dalam pertemuan antara Bapak Presiden Prabowo dan Presiden Trump ada perubahan yang bermanfaat bagi bangsa dan negara kita,” tegasnya.

Ini Belum Selesai

Haul Ki Ageng Tarub: Perkuat Budaya dan Wisata Religi

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

Menteri Sekretaris Negara itu menambahkan bahwa Indonesia belum menentukan angka spesifik yang ingin dicapai. Namun, dengan melihat praktik negara lain, pemerintah berharap tarif impor bisa turun hingga kisaran 18 persen.

“Kita hanya bisa mengupayakan negosiasi. Artinya bukan kita yang menentukan, tapi kita terus melakukan upaya,” tambahnya.

Latar Belakang Kesepakatan ART

Kesepakatan ini merupakan kelanjutan dari negosiasi tarif antara Indonesia dan AS yang berlangsung sejak Juli 2025. Pada 22 Juli 2025, kedua negara menyepakati kerangka kerja ART, dengan AS berkomitmen menurunkan tarif impor dari 32 persen menjadi 19 persen untuk produk asal Indonesia.

Negosiasi berlanjut pada 22 Desember 2025, ketika delegasi Indonesia dan Kantor Perwakilan Dagang AS di Washington DC menuntaskan substansi kesepakatan. Salah satu poin penting memastikan AS menghapus tarif impor khusus untuk komoditas unggulan Indonesia seperti sawit, kopi, minyak kelapa, dan kakao. Selain itu, Indonesia berkomitmen mengurangi hambatan nontarif yang selama ini menghambat kerja sama bilateral melalui deregulasi kebijakan.

Siapa yang Paling Terdampak

Jika kesepakatan ART benar-benar diteken dan tarif impor turun, pelaku industri ekspor Indonesia menjadi pihak yang paling diuntungkan. Petani sawit, pengusaha kopi, dan produsen kakao bisa menembus pasar AS dengan biaya lebih rendah, meningkatkan daya saing dan keuntungan. Konsumen dalam negeri juga berpotensi merasakan dampak positif berupa harga produk yang lebih stabil dan beragam.

Namun, penurunan tarif ini juga memaksa pelaku industri dalam negeri menyesuaikan strategi produksi dan kualitas agar tetap kompetitif. Negosiasi yang berat dan ketat menunjukkan bahwa meski ada potensi keuntungan, risiko bisnis tetap ada jika negara lain ikut menyesuaikan kebijakan perdagangan.

Refleksi: Diplomasi di Balik Angka

Kesepakatan ART bukan sekadar angka di atas kertas. Ia mencerminkan bagaimana diplomasi dagang menentukan hidup-matinya pelaku usaha lokal. Kadang, harapan pemerintah dan ambisi pengusaha bertemu di satu titik, namun kenyataannya masih banyak pihak yang harus “menunggu lampu hijau” dari lawan negosiasi. Dalam dunia perdagangan internasional, siapa cepat dia dapat dan siapa lambat, ya tetap menunggu giliran sambil berdoa. @dimas

Tags: ARTASDagangdiplomasiEksporImporIndustriInternasionalKopiNasionalpengusahaPerdaganganPrabowo SubiantoTarif

Kamu Melewatkan Ini

‘Jurnalis Bukan Londo Ireng’, Insan Pers Solo Gelar Aksi Bela Kebebasan Pers

“Jurnalis Bukan Londo Ireng”, Insan Pers Solo Gelar Aksi Bela Kebebasan Pers

by jeje
Juli 28, 2026

Puluhan jurnalis dari berbagai organisasi profesi di Solo Raya turun ke jalan, Selasa (28/7/2026). Mereka menuntut Presiden Prabowo Subianto meminta...

URI Resmi Berdiri, Mampukah Cetak Pemimpin Berkualitas?

URI Resmi Berdiri, Mampukah Cetak Pemimpin Berkualitas?

by dimas
Juli 23, 2026

Presiden Prabowo meresmikan Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai sekolah kepemimpinan nasional. Mampukah URI mencetak pemimpin berkualitas dan menjawab tantangan regenerasi...

Istana Pastikan Belum Ada Reshuffle, Presiden Terus Evaluasi Kinerja Menteri

Istana Pastikan Belum Ada Reshuffle, Presiden Terus Evaluasi Kinerja Menteri

by teguh
Juli 21, 2026

Spekulasi perombakan kabinet atau Reshuffle kembali mencuat. Namun, Istana memastikan Presiden Prabowo Subianto belum mengambil langkah itu. Sebaliknya, Presiden memilih...

Next Post
Persib Menang di Bandung, Harapan di Asia Pupus

Persib Menang di Bandung, Harapan di Asia Pupus

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id