Rabu, Juli 29, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Hiking Rasa Budaya: Gunung Parung Jadi Wajah Baru Wisata IKN

by teguh
Mei 8, 2026
in Culture, Travel
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Hiking di IKN: Jalan Kaki, Tanam Pohon, Pulang Bawa Cerita

Tabooo.id Lifestyle – Pernah nggak sih ngerasa capek sama liburan yang isinya cuma foto, makan, lalu pulang? Atau hiking yang ujung-ujungnya cuma konten IG tanpa makna? Nah, di Ibu Kota Nusantara (IKN), konsep liburan mulai bergeser. Bukan cuma soal destinasi, tapi soal pengalaman dan dampaknya.

Gunung Parung, kawasan hutan adat Suku Balik Sepaku, kini hadir dengan wajah baru lewat Paket Wisata Authentic Hiking Gunung Parung. Ini bukan sekadar jalan kaki naik gunung. Ini tentang berjalan pelan, mendengar cerita, dan pulang dengan perspektif baru.

Bukan Sekadar Hiking, Tapi Pengalaman Hidup

Paket wisata ini resmi diluncurkan sebagai penutup rangkaian Peningkatan Kapasitas Pengelola Wisata Budaya Balik Nan Living Museum, yang berlangsung sejak akhir November hingga Desember 2025. Momentum ini menandai lahirnya produk ekowisata berbasis komunitas pertama di kawasan IKN.

Lebih dari 50 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur mulai dari Samarinda, Balikpapan, hingga Penajam Paser Utara ikut dalam peluncuran perdana. Angka ini menunjukkan satu hal minat terhadap wisata berbasis alam dan budaya makin naik kelas.

Orang mulai cari liburan yang “ada isinya”.

Ini Belum Selesai

Lontong Kikil Surabaya: Warisan Rasa yang Diam-Diam Terancam

Di Balik Kebaya, Ada Sejarah Perempuan yang Jarang Diceritakan

Hiking Rasa Budaya: Gunung Parung Jadi Wajah Baru Wisata IKN
program ini menjadi bagian dari pengembangan Museum Kehidupan bagi masyarakat adat.

Wisata yang Mengajak Mikir, Bukan Cuma Jalan

Authentic Hiking Gunung Parung mengajak wisatawan menyusuri jalur pendakian di hutan adat, dipandu langsung oleh masyarakat lokal. Di tengah perjalanan, peserta mendengar kisah tentang hutan, adat, dan cara hidup Suku Balik yang selama ini menjaga alam tanpa banyak sorotan.

Salah satu aktivitas utamanya menanam pohon. Simbol sederhana, tapi kuat. Bukan sekadar gimmick hijau, tapi pengingat bahwa wisata juga bisa meninggalkan jejak baik bukan cuma sampah dan cerita kosong.

Di sinilah konsep living museum bekerja. Alam bukan pajangan. Budaya bukan properti. Semuanya hidup dan berjalan bersama.

Kenapa Wisata Berbasis Komunitas Makin Diminati?

Jawabannya simpel banyak orang mulai lelah jadi penonton. Generasi sekarang ingin terlibat.

Melalui program “The Living Museum Story Voices of The Forest”, Otorita IKN mendorong masyarakat lokal menjadi pelaku utama, bukan figuran. Pokdarwis Gunung Parung mendapat pendampingan langsung mulai dari storytelling, pengemasan produk wisata, strategi pemasaran, hingga produksi konten promosi.

Sebanyak 10 peserta terpilih mengikuti lokakarya intensif. Hasilnya bukan cuma paket wisata baru, tapi juga peningkatan kepercayaan diri dan profesionalisme pengelola lokal.

Wisata tidak lagi datang dari luar. Wisata tumbuh dari dalam.

Dampak Nyata: Ekonomi Jalan, Identitas Kuat

Gunung Parung kini menjadi destinasi wisata pertama di kawasan IKN yang menggabungkan alam dan budaya dalam satu napas. Efek dominonya terasa jelas lapangan kerja baru, peran pemandu lokal menguat, dan ekonomi sekitar ikut bergerak.

Otorita IKN juga melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan pengembangan destinasi tetap selaras dengan prinsip keberlanjutan. Mereka tidak ingin wisata berkembang tapi alam dan budaya justru tersisih.

Pendekatannya jelas pelan, terukur, dan melibatkan warga.

Hiking Rasa Budaya: Gunung Parung Jadi Wajah Baru Wisata IKN
Gunung Parung kini menjadi destinasi wisata pertama di kawasan IKN

IKN dan Gaya Hidup Baru: Liburan yang Bertanggung Jawab

Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Palinrungi, menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari pengembangan Museum Kehidupan bagi masyarakat adat.

Dengan dukungan mentor seperti Ida Bagus Agung Gunasthawa (Samsara Living Museum, Bali) dan pendampingan teknis berstandar internasional, Gunung Parung diposisikan bukan hanya sebagai destinasi, tapi sebagai contoh.

Contoh bahwa pembangunan tidak harus meminggirkan manusia dan alam.

Jadi, Apa Dampaknya Buat Kamu?

Mungkin setelah ini, kamu bakal mikir dua kali sebelum liburan. Bukan soal mahal atau murah, tapi soal makna.

Apakah perjalananmu cuma bikin memori di galeri HP? Atau juga meninggalkan jejak baik di tempat yang kamu datangi?

Di era ketika semua orang ingin “healing”, Gunung Parung menawarkan sesuatu yang jarang liburan yang menyembuhkan, tanpa melukai. @teguh

Tags: BudayaIKNKehidupanmuseumPaketProgramPromosi

Kamu Melewatkan Ini

Haul Ki Ageng Tarub: Perkuat Simbol Budaya dan Wisata Religi

Haul Ki Ageng Tarub: Perkuat Budaya dan Wisata Religi

by dimas
Juli 29, 2026

Haul Ki Ageng Tarub di Grobogan memperkuat pelestarian budaya dan wisata religi melalui kirab budaya, rebutan gunungan, wilujengan, dan nyadran....

Barikan Warnai Pengetan Adeging Nagari Kraton Surakarta

Barikan Warnai Pengetan Adeging Nagari Kraton Surakarta

by dimas
Juli 4, 2026

Barikan mewarnai Pengetan Adeging Nagari Kraton Surakarta sebagai simbol syukur, keselamatan, dan pelestarian filosofi budaya Jawa. Tabooo.id: Surakarta - Kraton...

TABOOO Cinema Lab: Mengubah Realitas Menjadi Film Dokumenter

TABOOO Cinema Lab: Mengubah Realitas Menjadi Film Dokumenter

by dimas
Juli 1, 2026

TABOOO Cinema Lab menghadirkan pelatihan film dokumenter bersama filmmaker Wahyu Utami untuk mengubah cerita budaya menjadi karya yang bermakna. Tabooo.id...

Next Post
Pemerintah Selesaikan Pembangunan 6 Jembatan di Aceh

Pemerintah Selesaikan Pembangunan 6 Jembatan di Aceh

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id