Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pemerintah Selesaikan Pembangunan 6 Jembatan di Aceh

by dimas
Desember 28, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Enam jembatan bailey di Provinsi Aceh rampung 100 persen pada Sabtu (27/12/2025), membuka kembali akses transportasi yang sempat terputus akibat banjir dan longsor besar. Menurut siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, keenam jembatan tersebut tersebar di lima titik Kabupaten Bireuen dan satu titik di Kabupaten Bener Meriah. Jalur ini vital untuk mobilitas masyarakat sekaligus distribusi logistik.

Bireuen: Lima Jembatan Hidupkan Ruas Jalan

Di Bireuen, lima jembatan telah selesai sepenuhnya. Jembatan Teupin Mane menghubungkan Bireuen-Bener Meriah-Takengon, sedangkan Jembatan Teupin Reudeup menghubungkan Bireuen-Lhokseumawe. Jembatan Jeumpa/Cot Bada menembus Peudada ke Bireuen, dan Jembatan Matang Bangka menghubungkan Gampong Matang Bangka dan Matang Teungoh. Sementara Jembatan Kutablang kini menunjukkan progres signifikan 98 persen.

Berkat rampungnya jembatan-jembatan ini, arus orang, kendaraan, dan logistik kembali lancar. Masyarakat yang sebelumnya harus memutar jauh atau menunggu perbaikan panjang kini bisa beraktivitas lebih normal.

Bener Meriah: Konektivitas Kembali Terjaga

Sementara itu, di Bener Meriah, Jembatan Weh Pase yang menghubungkan Aceh Utara-Bener Meriah sudah selesai 100 persen. Jembatan ini membuka kembali akses transportasi di kawasan terdampak dan memastikan distribusi bantuan berjalan tanpa hambatan.

Masih Ada 12 Titik Lain yang Dikebut

Selain itu, pemerintah mempercepat pembangunan 12 jembatan bailey lain agar seluruh wilayah terdampak kembali terhubung. Titik-titik itu meliputi Beutong Ateuh (Nagan Raya), Panton Nisam (Aceh Utara), Jeurata (Aceh Tengah), Wehni Rongka (Bener Meriah), Timang Gajah (Bener Meriah), Box Culvert Lampahan (Bener Meriah), Jamur Ujung (Bener Meriah), Titi Merah (Aceh Tengah), Lenang (Aceh Tengah), Jambo Masjid (Lhokseumawe), Bener Kelipah (Bener Meriah), dan Bener Pepayi (Bener Meriah).

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Dampak Langsung bagi Masyarakat

Kementerian PUPR menekankan bahwa fokus utama pemulihan sektor darat adalah memperbaiki ruas jalan dan jembatan yang putus. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan percepatan pembukaan akses darat sangat penting. Dengan akses kembali lancar, distribusi barang, alat berat, dan bantuan logistik bisa berjalan efektif.

“Dengan akses transportasi lancar, proses pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat di awal 2026 dapat berlangsung lebih cepat dan signifikan,” tegas Abdul Muhari.

Refleksi: Infrastruktur Kecil, Dampak Besar

Rampungnya jembatan-jembatan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi masyarakat Aceh yang terdampak, setiap jembatan berarti sekolah kembali bisa diakses, pasar terbuka, dan bantuan tiba tepat waktu. Pembangunan yang tampak kecil justru membawa dampak besar bagi kehidupan sehari-hari.

Di tengah krisis, pemerintah dan masyarakat belajar satu hal: kadang yang menyatukan bangsa bukan retorika, tapi besi baja yang menghubungkan sungai deras. @dimas

Tags: AcehAksesBantuanbencanaInfrastrukturLogistikmasyarakat

Kamu Melewatkan Ini

IKN Dipuji Dunia, Tapi Kenapa Sebagian Warga Masih Ragu?

IKN Dipuji Dunia, Tapi Kenapa Sebagian Warga Masih Ragu?

by teguh
Mei 11, 2026

Kalau badan PBB mulai melirik Ibu Kota Nusantara (IKN) bahkan IKN dipuji dunia, apa itu bikin kamu lebih yakin proyek...

IKN Dilihat PBB: Validasi Global atau Diplomasi Basa-Basi?

IKN Dilihat PBB: Validasi Global atau Diplomasi Basa-Basi?

by teguh
Mei 10, 2026

Panas siang di Nusantara belum surut ketika rombongan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memasuki Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Di tengah kritik...

PBB Mulai Melirik IKN, Sinyal Dunia Percaya Nusantara?

PBB Mulai Melirik IKN, Sinyal Dunia Percaya Nusantara?

by teguh
Mei 10, 2026

PBB mulai melirik IKN, Selama ini IKN ramai diperdebatkan di dalam negeri. Tapi kini, mata dunia mulai datang melihat langsung....

Next Post
Tolak UMP 2026, Buruh Akan Demo Dua Hari di Jakarta

Tolak UMP 2026, Buruh Akan Demo Dua Hari di Jakarta

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id