Selasa, Juli 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus, Warga Diminta Waspada Abu Vulkanik

by dimas
Januari 19, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Senin (19/1/2026) pagi. Gunung tersebut meletus pukul 06.18 Wita dan memuntahkan kolom abu setinggi sekitar 400 meter di atas puncak, atau mencapai 1.823 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu tampak berwarna putih, kelabu, hingga hitam. Arah sebarannya condong ke timur dengan intensitas sedang. Aktivitas ini terekam jelas dalam seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 19 milimeter.

“Durasi letusan sekitar 48 detik,” ujar Syawaludin, petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok, Senin pagi.

Aktivitas Tinggi, Status Siaga Tetap Berlaku

Letusan pagi ini menegaskan bahwa aktivitas Gunung Ile Lewotolok masih berada pada level III atau siaga. Otoritas setempat melarang masyarakat beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung demi keselamatan.

Data pengamatan PGA menunjukkan intensitas erupsi yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Pada Minggu (18/1/2026), periode pukul 00.00 hingga 24.00 Wita, petugas mencatat 96 kali erupsi. Letusan-letusan tersebut disertai suara gemuruh dengan kolom abu setinggi 300 hingga 500 meter di atas puncak.

Ini Belum Selesai

Nelayan Kecil Kehilangan Solar, Kapal Besar Dapat BBM Murah

Kekeringan Ekstrem di Gunungkidul, Warga Jual Ternak Demi Air

Frekuensi erupsi ini memperlihatkan bahwa ancaman belum mereda dan dapat berdampak langsung pada kehidupan warga di sekitar lereng gunung.

Abu Vulkanik Mengancam Kesehatan Warga

Syawaludin mengimbau masyarakat yang terdampak hujan abu untuk menggunakan pelindung mulut dan hidung. Ia juga meminta warga melindungi mata dan kulit guna menghindari gangguan pernapasan dan masalah kesehatan lainnya.

Selain itu, warga diminta menutup tempat penampungan air bersih agar tidak terkontaminasi abu vulkanik. Abu yang masuk ke sumber air dapat memperburuk kondisi sanitasi dan meningkatkan risiko penyakit, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Bagi masyarakat Lembata, erupsi bukan sekadar peristiwa alam. Aktivitas gunung ini memengaruhi kesehatan, akses air bersih, hingga aktivitas ekonomi harian yang bergantung pada kondisi lingkungan.

Di tengah status siaga yang belum dicabut, Gunung Ile Lewotolok kembali mengingatkan satu hal hidup di sekitar gunung api berarti berdamai dengan ketidakpastian, sambil berharap negara selalu hadir sebelum abu benar-benar menutup jarak antara peringatan dan dampaknya. @dimas

Tags: bencanaerupsigunungGunung ApiIle LewotolokKeselamatanLembataLingkunganMitigasiNTTsiagaStatus

Kamu Melewatkan Ini

Karnaval Usai, Peradaban Diuji: Sampah Jadi Cermin Seperti Apa Kesadaran Publik

Karnaval Usai, Peradaban Diuji: Sampah Jadi Cermin Seperti Apa Kesadaran Publik

by teguh
Juni 27, 2026

"Masalah sampah di Indonesia bukan hanya persoalan teknis pengelolaan, tetapi persoalan pola pikir. Selama masyarakat masih menganggap sampah sebagai masalah...

Rp 3 Triliun untuk Sampah: Solusi Energi Masa Depan atau Proyek Ambisius Baru?

Rp 3 Triliun untuk Sampah: Solusi Energi Masa Depan atau Proyek Ambisius Baru?

by teguh
Juni 2, 2026

Gunungan sampah yang terus membesar akhirnya mendorong pemerintah mengambil langkah besar. Pemerintah pusat kini menyiapkan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi...

Nyaris Berhenti Belajar, Kini Anak-anak Ini Punya Harapan Baru

Nyaris Berhenti Belajar, Kini Anak-anak Ini Punya Harapan Baru

by teguh
Mei 16, 2026

Ada anak-anak yang tumbuh sambil memendam cemas. Mereka tidak takut ujian sekolah. Mereka takut satu hal yang lebih sunyi berhenti...

Next Post
Cek Fakta: Klaim Jokowi Dipanggil KPK soal Kuota Haji Hoaks

Cek Fakta: Klaim Jokowi Dipanggil KPK soal Kuota Haji Hoaks

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id