Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus, Warga Diminta Waspada Abu Vulkanik

by dimas
Januari 19, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality

Tabooo.id: Regional – Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Senin (19/1/2026) pagi. Gunung tersebut meletus pukul 06.18 Wita dan memuntahkan kolom abu setinggi sekitar 400 meter di atas puncak, atau mencapai 1.823 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu tampak berwarna putih, kelabu, hingga hitam. Arah sebarannya condong ke timur dengan intensitas sedang. Aktivitas ini terekam jelas dalam seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 19 milimeter.

“Durasi letusan sekitar 48 detik,” ujar Syawaludin, petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok, Senin pagi.

Aktivitas Tinggi, Status Siaga Tetap Berlaku

Letusan pagi ini menegaskan bahwa aktivitas Gunung Ile Lewotolok masih berada pada level III atau siaga. Otoritas setempat melarang masyarakat beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung demi keselamatan.

Data pengamatan PGA menunjukkan intensitas erupsi yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Pada Minggu (18/1/2026), periode pukul 00.00 hingga 24.00 Wita, petugas mencatat 96 kali erupsi. Letusan-letusan tersebut disertai suara gemuruh dengan kolom abu setinggi 300 hingga 500 meter di atas puncak.

Ini Belum Selesai

Uji Syarat Pendidikan Capres ke MK, Tiga Warga Minta KPU Periksa Keabsahan Ijazah

Pajak Pembalut: Ketika Kebutuhan Biologis Dikenai Pajak

Frekuensi erupsi ini memperlihatkan bahwa ancaman belum mereda dan dapat berdampak langsung pada kehidupan warga di sekitar lereng gunung.

Abu Vulkanik Mengancam Kesehatan Warga

Syawaludin mengimbau masyarakat yang terdampak hujan abu untuk menggunakan pelindung mulut dan hidung. Ia juga meminta warga melindungi mata dan kulit guna menghindari gangguan pernapasan dan masalah kesehatan lainnya.

Selain itu, warga diminta menutup tempat penampungan air bersih agar tidak terkontaminasi abu vulkanik. Abu yang masuk ke sumber air dapat memperburuk kondisi sanitasi dan meningkatkan risiko penyakit, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Bagi masyarakat Lembata, erupsi bukan sekadar peristiwa alam. Aktivitas gunung ini memengaruhi kesehatan, akses air bersih, hingga aktivitas ekonomi harian yang bergantung pada kondisi lingkungan.

Di tengah status siaga yang belum dicabut, Gunung Ile Lewotolok kembali mengingatkan satu hal hidup di sekitar gunung api berarti berdamai dengan ketidakpastian, sambil berharap negara selalu hadir sebelum abu benar-benar menutup jarak antara peringatan dan dampaknya. @dimas

Tags: bencanaerupsigunungGunung ApiIle LewotolokKeselamatanLembataLingkunganMitigasiNTTsiagaStatus
Next Post
Cek Fakta: Klaim Jokowi Dipanggil KPK soal Kuota Haji Hoaks

Cek Fakta: Klaim Jokowi Dipanggil KPK soal Kuota Haji Hoaks

Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id