Tabooo.id: Game – Siapa yang masih setia dengan PS4 sambil berbisik pelan, “Semoga GTA 6 masih mau sama aku”? Sayangnya, harapan itu harus mulai diturunkan volumenya. GTA 6 memang akhirnya punya tanggal rilis, tetapi ia juga membawa pesan yang jauh lebih keras era lama sudah selesai.
Setelah bertahun-tahun janji, rumor, dan penundaan yang bikin emosi gamer naik turun, Rockstar Games akhirnya mengunci jadwal. Grand Theft Auto 6 akan rilis global pada November 2026. Di satu sisi, penantian panjang itu segera berakhir. Namun di sisi lain, tidak semua gamer diundang ke pesta besar ini.
Dengan kata lain, bahagia dan pahit datang bersamaan.
PS4 dan Xbox One Resmi Disingkirkan
Rockstar memilih bicara lugas tanpa basa-basi. GTA 6 tidak akan hadir di PlayStation 4 maupun Xbox One. Pengembang legendaris itu langsung memusatkan perhatian ke konsol generasi terbaru PlayStation 5 serta Xbox Series X dan S.
Keputusan ini bukan sekadar strategi pemasaran. Dunia GTA 6 dirancang jauh lebih luas, lebih padat detail, dan lebih hidup. Open-world yang masif, visual super-realistis, hingga teknologi terbaru membuat konsol generasi lama kewalahan sejak awal.
Bahkan, Rockstar sudah memberi sinyal tegas sejak trailer perdana. Logo PS5 dan Xbox Series X|S tampil jelas. Sebaliknya, PS4 dan Xbox One absen total. Tidak ada nostalgia. Tidak ada kompromi.
Singkatnya, GTA 6 menolak berjalan tertatih hanya demi menjaga semua tetap ikut.
Gamer PC Masih Harus Sabar
Sementara itu, gamer PC berada di posisi setengah bahagia. Rockstar memang belum mengumumkan jadwal rilis resmi untuk versi PC. Namun, jika melihat pola lama dari GTA V dan Red Dead Redemption 2, versi PC hampir pasti menyusul setelah konsol.
Masalahnya sekarang bukan soal apakah, melainkan kapan.
Selagi menunggu kepastian, gamer PC mulai melakukan ritual klasik menghitung spesifikasi, membuka tab harga hardware, lalu menutupnya lagi sambil menarik napas panjang.
Sebab, jika bocoran spesifikasi ini mendekati kenyataan, GTA 6 jelas bukan game ramah dompet.
GTA 6 dan Ancaman Upgrade Massal
Bocoran yang beredar menyebut spesifikasi minimum GTA 6 mencakup Windows 11, RAM 16GB, GPU sekelas RTX 3060, dan prosesor kelas atas. Untuk pengalaman maksimal, rekomendasinya melonjak ke RAM 32GB dan GPU RTX 3080.
Belum selesai di situ. Ukuran file GTA 6 diprediksi tembus 150-200GB, bahkan bisa lebih besar setelah instalasi penuh.
Dengan kondisi itu, GTA 6 seolah berbicara jujur kepada gamer, “Kalau mau masuk dunia saya, upgrade dulu hidupmu.”
Lebih dari Game, Ini Penanda Zaman
Menariknya, dampak GTA 6 tidak berhenti di komunitas gamer. Industri game global ikut bersiap. Bethesda, misalnya, secara terbuka memilih menjauhkan jadwal rilis The Elder Scrolls 6 dari GTA 6.
Todd Howard mengakui satu kenyataan pahit yang dipahami semua studio besar rilis berdekatan dengan GTA 6 sama saja bunuh diri pelan-pelan. Antusiasme pemain akan tersedot ke satu pusat gravitasi bernama Rockstar.
Fakta ini menegaskan posisi GTA 6 bukan sekadar game. Ia adalah fenomena budaya pop, mesin perhatian publik, sekaligus standar baru teknologi hiburan digital.
Refleksi: Ikut Main atau Ditikung Zaman?
Pada akhirnya, GTA 6 memaksa semua orang menerima kenyataan yang tidak selalu menyenangkan teknologi tidak menunggu siapa pun. PS4 yang dulu terasa revolusioner kini resmi masuk kategori kenangan manis.
Pertanyaannya kini bukan lagi, “GTA 6 bakal seru atau tidak?”
Melainkan, “Kita siap ikut main, atau cuma jadi penonton gameplay sambil bilang dulu zamanku…?”
Perdebatan boleh panas, dompet boleh menipis. Namun satu hal sudah pasti: GTA 6 akan datang dengan atau tanpa kita. @dimas




