Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Gibran Bagi Angpau ke Barongsai Cilik di Harmoni Imlek Nusantara 2026

by dimas
Maret 1, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka membagikan angpau kepada barongsai cilik dalam acara Harmoni Imlek Nusantara 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta, pada Sabtu (28/2/2026) malam. Aksi itu berlangsung di tengah perayaan Tahun Baru Imlek yang dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara.

Saat itu, Gibran menyaksikan penampilan barongsai yang mengiringi penyanyi Krisdayanti membawakan lagu berbahasa Mandarin. Seusai lagu, Krisdayanti mengajak para barongsai cilik mendekat ke tenda tamu VVIP. Gibran kemudian berdiri dan menyerahkan amplop kepada beberapa anak yang mengenakan kostum barongsai.

Sejumlah tokoh lain turut mengikuti langkah tersebut. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, serta Ketua MPR Ahmad Muzani juga membagikan angpau kepada anak-anak.

Mewakili barongsai cilik, Krisdayanti menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wakil Presiden. “Xie xie Bapak Wapres,” ucapnya di hadapan tamu undangan.

Simbol Politik di Panggung Budaya

Acara Harmoni Imlek Nusantara bukan sekadar panggung hiburan. Pemerintah memanfaatkan momentum ini untuk menegaskan pesan kebangsaan dan toleransi. Kehadiran jajaran elite pemerintahan memperlihatkan komitmen politik terhadap perayaan budaya Tionghoa sebagai bagian dari identitas nasional.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Di tengah dinamika politik dan ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, simbol persatuan seperti ini memiliki makna strategis. Pemerintah berupaya menjaga kohesi sosial, terutama di kota besar seperti Jakarta yang menjadi barometer politik nasional.

Perayaan tersebut juga menampilkan pertunjukan drone yang membentuk berbagai simbol, mulai dari lampion, kuda api, beduk, hingga Garuda. Visual itu menegaskan narasi keberagaman sebagai fondasi negara.

Dampak bagi Masyarakat

Bagi komunitas Tionghoa dan pelaku seni tradisional seperti barongsai, kehadiran pejabat tinggi negara memberi legitimasi sosial sekaligus dukungan moral. Anak-anak yang tampil tidak hanya menerima angpau, tetapi juga pengakuan atas peran budaya mereka dalam ruang publik nasional.

Di sisi lain, perayaan besar seperti ini menggerakkan sektor ekonomi kreatif, UMKM, dan pariwisata. Pedagang makanan, penyedia properti acara, hingga pelaku industri hiburan merasakan dampak langsung dari keramaian publik.

Namun publik juga menilai setiap gestur pejabat dalam konteks politik yang lebih luas. Di tahun-tahun penuh konsolidasi kekuasaan, panggung budaya kerap menjadi ruang membangun citra sekaligus mengirim pesan simbolik.

Pada akhirnya, angpau yang dibagikan mungkin hanya selembar amplop. Tetapi dalam politik, setiap simbol selalu membawa makna yang lebih besar dari nominalnya. @dimas

Tags: 2026BeragamaBudayaEkonomi IndonesiaGibran RakabumingHarmoniimlekKreatifNasionalNusantaraPersatuanPolitik Indonesiari

Kamu Melewatkan Ini

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Amir Syarifuddin: Tokoh Komunis yang Membawa Injil saat Eksekusi

Amir Syarifuddin: Tokoh Komunis yang Membawa Injil saat Eksekusi

by Tabooo
Mei 12, 2026

Amir Syarifuddin pernah menjadi Perdana Menteri Republik Indonesia, tetapi namanya lebih sering muncul dalam bayang-bayang PKI dan Peristiwa Madiun 1948....

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

by dimas
Mei 12, 2026

Rupiah anjlok menyentuh angka Rp 17.500 per dolar AS. Tekanan global dan turunnya kepercayaan investor disebut jadi penyebab utama. Di...

Next Post
Panik atau Siap? Dampak Selat Hormuz bagi Ekonomi Indonesia

Selat Hormuz Memanas, Stabilitas Ekonomi Dipertaruhkan

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id