• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Indonesia, Ini Jadwalnya Lengkapnya

Maret 3, 2026
in Nasional, News
A A
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Indonesia, Ini Jadwalnya Lengkapnya

Ilustrasi Gerhana Bulan Total saat Bulan memasuki bayangan inti Bumi dan tampak kemerahan di langit malam. (Foto istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Langit Indonesia akan menghadirkan tontonan langka Selasa, (3/3/2026). Gerhana Bulan Total akan melintas dan bisa diamati langsung dari seluruh wilayah Tanah Air. Di tengah rutinitas ekonomi dan politik yang riuh, publik mendapat jeda sejenak untuk menatap fenomena kosmik yang bergerak presisi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan peristiwa ini menjadi satu dari empat gerhana yang terjadi sepanjang 2026. Namun hanya satu yang benar-benar bisa dinikmati langsung dari Indonesia: gerhana bulan total kali ini.

Bagaimana Gerhana Terjadi?

Gerhana bulan terjadi ketika Bumi menghalangi cahaya Matahari yang menuju Bulan. Peristiwa ini hanya muncul saat fase purnama, ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus.

Dalam gerhana total, Bulan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi. Saat itulah permukaan Bulan tampak kemerahan fenomena yang sering disebut “Blood Moon”. Warna merah muncul karena atmosfer Bumi membiaskan cahaya Matahari dan menyisakan spektrum merah yang sampai ke Bulan.

Fenomena ini bukan peristiwa mistis. Ilmuwan menghitungnya dengan sangat presisi berdasarkan dinamika orbit tiga benda langit tersebut.

Jadwal Fase Gerhana di Indonesia

BMKG mencatat fase total gerhana mulai pukul 18.03 WIB. Puncak gerhana terjadi pukul 18.33 WIB. Fase total berakhir pukul 19.03 WIB. Artinya, totalitas berlangsung hampir 60 menit.

Secara keseluruhan, seluruh rangkaian gerhana dari awal hingga akhir berlangsung sekitar 5 jam 41 menit.

Berikut rincian waktu di tiga zona Indonesia:

  1. Gerhana penumbra mulai: 15.42 WIB / 16.42 WITA / 17.42 WIT
  2. Gerhana sebagian mulai: 16.49 WIB / 17.49 WITA / 18.49 WIT
  3. Gerhana total mulai: 18.03 WIB / 19.03 WITA / 20.03 WIT
  4. Puncak gerhana: 18.33 WIB / 19.33 WITA / 20.33 WIT
  5. Gerhana total berakhir: 19.03 WIB / 20.03 WITA / 21.03 WIT
  6. Gerhana sebagian berakhir: 20.17 WIB / 21.17 WITA / 22.17 WIT
  7. Gerhana penumbra berakhir: 21.24 WIB / 22.24 WITA / 23.24 WIT

Warga tidak memerlukan alat khusus untuk menyaksikan gerhana bulan. Berbeda dengan gerhana matahari, fenomena ini aman dilihat dengan mata telanjang selama cuaca mendukung.

RelatedPosts

Jubir IRGC Tewas Diserang AS-Israel, Konflik Iran Kian Memanas

Lebaran 2026: Prabowo Undang Ribuan Warga ke Istana Kepresidenan

Bagi yang terhalang awan atau berada di dalam ruangan, BMKG menyediakan siaran langsung melalui laman resmi mereka.

Satu-satunya yang Terlihat dari Indonesia

Sepanjang 2026, BMKG mencatat empat gerhana. Namun hanya satu yang bisa diamati langsung dari Indonesia.

Gerhana Matahari Cincin pada 17 Februari 2026 tidak melintasi wilayah Indonesia. Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 juga tidak terlihat dari sini. Sementara Gerhana Bulan Sebagian pada 28 Agustus 2026 pun tidak bisa diamati dari Indonesia.

Artinya, gerhana bulan total 3 Maret menjadi momen astronomi paling signifikan tahun ini bagi publik Indonesia.

Dampak Sosial dan Ekonomi

Secara ilmiah, gerhana bulan tidak membawa dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi. Namun fenomena ini sering meningkatkan kunjungan ke lokasi wisata terbuka, observatorium, hingga kegiatan edukasi sains di sekolah dan kampus.

Pelaku usaha kecil di sektor wisata malam dan komunitas astronomi biasanya memanfaatkan momentum ini. Di sisi lain, sebagian masyarakat masih mengaitkan gerhana dengan mitos tertentu. BMKG mengimbau publik agar menyikapi fenomena ini secara ilmiah dan tidak terpengaruh informasi keliru.

Di tengah isu global, inflasi, hingga konflik geopolitik, gerhana mengingatkan satu hal sederhana alam semesta bergerak dengan keteraturan yang jauh melampaui dinamika manusia.

Langit akan menggelap sesaat. Bulan akan memerah. Lalu semuanya kembali normal. Barangkali, yang perlu kita pelajari bukan sekadar jadwalnya melainkan kesadaran bahwa tidak semua kegelapan berarti bencana. @dimas

Tags: 2026AstronomibmkgBulanEdukasiFenomenaGerhanaGerhana BulanIndonesiaLangitMerahObservasiPurnamaSainsTotal
Next Post
Pemerintah Kucurkan Rp55 Triliun untuk THR ASN 2026, Naik 10 Persen

Pemerintah Kucurkan Rp55 Triliun untuk THR ASN 2026, Naik 10 Persen

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Saat Senja: Ketika Malam Mulai Dibuka untuk Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lebaran Beda Hari, Antara Ilmu, Ego, dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.