• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Forum Penataan Ruang Ancam Segel Pabrik Sintec

Februari 12, 2026
in News, Regional
A A
Forum Penataan Ruang Ancam Segel Pabrik Sintec

Mediasi dari Forum Penataan Ruang dan Dinas PUPR Ngawi, Kamis (12/2/2026). (Foto: Tabooo.id/Esaputra)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Pembangunan pabrik alas kaki PT Sintec Industri Indonesia di Desa Kartoharjo, Ngawi, memicu polemik serius. Proyek yang mulai berjalan sejak Mei 2025 itu hampir rampung. Namun di balik geliat investasi asing tersebut, warga sekitar justru menanggung dampak langsung.

Sejumlah petani melaporkan sawah mereka kebanjiran. Air meluap setelah saluran yang dibangun di area proyek tidak berfungsi optimal. Akibatnya, tanaman rusak dan panen gagal. Bagi warga yang menggantungkan hidup dari lahan pertanian, kerugian itu bukan sekadar angka melainkan ancaman pada penghasilan keluarga.

Keluhan Warga Berujung Mediasi Resmi

Kepala Desa Kartoharjo, Sujarwono, mengaku menerima keluhan warga sejak beberapa bulan lalu. Ia langsung berkoordinasi dengan pelaksana proyek pada November 2025. Namun hingga kini, ia menilai perusahaan belum memberi solusi konkret.

Karena itu, ia melaporkan persoalan tersebut ke Pemerintah Kabupaten Ngawi. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kemudian memanggil pihak perusahaan untuk mediasi di kantor PUPR, Kamis (12/2/2026). Forum Penataan Ruang (FPR) juga ikut dalam pertemuan tersebut.

Kepala Bidang Tata Ruang PUPR Ngawi, Jarot Kusumo Yudho, membenarkan pemanggilan itu. Ia menyatakan pihaknya menindaklanjuti laporan masyarakat dengan mempertemukan investor dan pemangku kepentingan daerah.

Menurut Jarot, timnya menemukan indikasi kesalahan teknis dalam pembangunan saluran yang berpotensi memicu banjir dan longsor di area belakang proyek. Ia meminta perusahaan segera memperbaiki sistem drainase agar dampak tidak meluas.

Investasi Tak Boleh Rugikan Lingkungan

Pemerintah daerah menegaskan tidak menolak investasi. Namun mereka menuntut perusahaan mematuhi aturan tata ruang dan menjaga keseimbangan lingkungan.

Jarot menekankan bahwa pemerintah telah memberi kemudahan perizinan. Karena itu, investor wajib menyesuaikan pembangunan dengan regulasi daerah. Ia memberi tenggat waktu tujuh hari kepada PT Sintec untuk menunjukkan langkah perbaikan.

Jika perusahaan tidak bergerak, PUPR akan melayangkan teguran bertahap hingga merekomendasikan pencabutan izin. PUPR memang hanya dapat memberi rekomendasi. Namun Satpol PP sebagai penegak Perda siap menindaklanjuti.

Kabid Perda Satpol PP Ngawi, Sukoco Esaputra, menyatakan pihaknya siap menyegel atau menutup pabrik jika rekomendasi resmi keluar.

RelatedPosts

7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

Petani di Garis Depan Dampak

Di tengah tarik-menarik antara investasi dan regulasi, petani menjadi kelompok paling terdampak. Mereka kehilangan hasil panen dan menghadapi risiko kerugian berulang jika sistem saluran tidak diperbaiki. Sementara itu, proyek pabrik menjanjikan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi baru bagi Ngawi.

Pemerintah kini berada di posisi krusial. Mereka harus menyeimbangkan kepentingan ekonomi dan perlindungan lingkungan. Jika gagal, konflik serupa bisa terulang di proyek lain.

Investasi memang dibutuhkan daerah. Namun ketika sawah lebih dulu terendam sebelum pabrik beroperasi, publik berhak bertanya: pembangunan ini sebenarnya untuk siapa? @Esaputra-Ngawi

Tags: AsingDaerahEkonomiInvestasiIsuLingkunganngawiPetaniPT SintecPUPR NgawiSatpol PPSintecTata RuangTerdampak
Next Post
Marquez Bocorkan Grid 2027: Alex ke Ducati, Dirinya Pilih Libur?

Marquez Bocorkan Grid 2027: Alex ke Ducati, Dirinya Pilih Libur?

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

5 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Kabar Duka: Bos Djarum Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

    Kabar Duka: Bos Djarum Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Prajurit TNI Terseret Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Iran Luncurkan Rudal ke Israel, Timur Tengah Kembali Memanas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Idul Fitri: Kita Kembali ke Diri, atau Sekadar Kembali ke Tradisi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantai Kuta Bali: Surga yang Dijual, atau Ilusi yang Disepakati?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.