• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Entertainment

Film Senin Harga Naik Tayang Lebaran 2026, Saat Karier Bertabrakan dengan Keluarga

Februari 3, 2026
in Entertainment, Film
A A
Film Senin Harga Naik Tayang Lebaran 2026, Saat Karier Bertabrakan dengan Keluarga

Poster Senin Harga Naik menjadi film bergaya drama komedi yang tayang pada libur lebaran atau 18 Maret 2026. (Foto:Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Entertainment – Pernah enggak sih merasa hidup ini kayak harga cabai? Senin naik, Selasa turun, Rabu baper. Nah, vibe itu hadir lewat film Senin Harga Naik drama komedi yang siap menemani libur Lebaran mulai 18 Maret 2026 di bioskop Indonesia.

Starvision memproduksi film ini, sementara Dinna Jasanti duduk di kursi sutradara. Mereka tidak sekadar menawarkan tawa dan air mata. Mereka juga menghadirkan cerita tentang ego, pembuktian diri, dan kesempatan kedua tema klasik yang relevan buat siapa pun yang pernah “kabur” dari rumah demi mimpi besar.

Film ini menghadirkan deretan pemain lintas generasi: Meriam Bellina, Nadya Arina, Andri Mashadi, Nayla Purnama, Givina, Brandon Salim, Nungki Kusumastuti, Hamish Daud, Aci Resti, Rianti Cartwright, hingga Arif Alfiansyah dan Razan Zu.

Dari Kabur Rumah sampai Karier Moncer

Cerita berpusat pada Mutia (Nadya Arina), perempuan muda yang nekat meninggalkan rumah setelah cekcok hebat dengan ibunya, Retno (Meriam Bellina). Bukan karena drama sinetron, tapi karena perbedaan cara pandang hidup. Mutia ingin meraih sukses dengan caranya sendiri. Tanpa “nebeng nama keluarga”.

Selama tiga tahun merantau, ia membangun diri menjadi profesional tangguh di perusahaan properti ternama. Kariernya menanjak. Mentalnya terasah.

Saat Proyek Kantor Mengancam Usaha Keluarga Sendiri

Masalah muncul ketika proyek penggusuran besar menghambat promosi jabatan Mutia lebih ironis lagi, proyek itu langsung menyasar Toko Roti Mercusuar usaha legendaris milik ibunya.

Boom di titik ini, film mulai bermain cantik. Cerita tidak lagi sekadar soal konflik ibu-anak, tetapi juga benturan nilai: ambisi profesional melawan akar keluarga.

Toko Roti Mercusuar dan Makna Pulang yang Sesungguhnya

Bagi Retno, toko roti itu bukan sekadar tempat usaha. Ia mewakili perjuangan hidup, ruang kenangan, sekaligus sumber nafkah bertahun-tahun.

Sebaliknya, Mutia memandangnya sebagai aset strategis. Retno berbicara dengan hati. Mutia berpikir dengan logika korporat.

Akhirnya, Mutia kembali ke rumah. Bukan semata karena rindu, melainkan karena keadaan memaksanya. Ia menggandeng kakak dan adiknya untuk melunakkan hati sang ibu.

RelatedPosts

Dilan ITB 1997: Antara Nostalgia dan Realita yang Nyelekit

Riot Games Rilis Miks, Agent Valorant yang Membawa Beat ke Medan Tempur

Ambisi, Ego, dan Harga Mahal Sebuah Kesuksesan

Di sinilah pesan sosial film ini terasa kuat. Kita hidup di era serba cepat. Banyak orang mengukur sukses dari jabatan, lalu menilai bahagia dari gaji. Tanpa sadar, kita sering melupakan rumah sebagai tempat pulang.

Senin Harga Naik menampar halus generasi kerja seberapa jauh kita mau melangkah demi ambisi dan apa yang rela kita korbankan?

Ketika Jabatan Naik, Hubungan Keluarga Justru Diuji

Ada ironi manis di sini. Mutia pergi untuk membuktikan diri, tetapi justru harus kembali demi memahami arti keberhasilan yang sesungguhnya. Naik jabatan memang penting. Namun menjaga keluarga jauh lebih mahal.

Senin Harga Naik, Tapi Nilai Hidup Tak Bisa Ditawar

Lewat humor ringan dan drama hangat, film ini mengajak penonton tertawa, merenung, lalu mungkin diam-diam mengirim pesan ke ibu setelah keluar bioskop. Saat libur Lebaran tiba, inilah waktu yang pas untuk menonton bareng keluarga.

Siapa tahu, di antara popcorn dan tisu basah, kamu menemukan jawaban atas pertanyaan klasik: karier atau keluarga? Atau ternyata, keduanya bisa kamu perjuangkan asal kamu mau menurunkan ego. @eko

Tags: FilmFilm Barufilm keluargalibur lebaranNadya Arinasenin harga naikstar vision
Next Post
Bebas Aktif di Era Abu-Abu: Strategi Indonesia Menghindari Konflik

Bebas Aktif di Era Abu-Abu: Strategi Indonesia Menghindari Konflik

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.