Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Erick Thohir Buka Jalur Aduan, Olahraga Indonesia Bersih-Bersih

by teguh
Februari 27, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Sports – Dunia olahraga Indonesia sedang menghadapi ujian berat. Bukan soal kekalahan atau gagal podium, tetapi soal dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang menyeret nama pelatih panjat tebing Hendra Basir. Sorotan publik langsung mengarah tajam. Kepercayaan mulai goyah. Kali ini, yang dipertaruhkan bukan medali, melainkan martabat.

Erick Thohir Buka Jalur Pengaduan

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir bergerak cepat. Ia membuka layanan pengaduan khusus bagi atlet yang pernah atau sedang mengalami kekerasan seksual maupun fisik. Atlet kini bisa melapor melalui email pengaduan.atlet@kemenpora.go.id.

Langkah ini muncul setelah Federasi Panjat Tebing Indonesia menonaktifkan Hendra Basir dan langsung menjalankan investigasi internal. Tuduhan menyebut lima atlet putra dan tiga atlet putri menjadi korban. Hendra membantah semua tudingan dan menyebutnya sebagai fitnah.

Proses hukum dan pemeriksaan terus berjalan. Publik menunggu hasilnya. Sementara itu, pemerintah memilih berdiri di sisi perlindungan atlet.

Negara Janji Dampingi Korban

Erick menyampaikan sikap tegas. “Kami berempati dan berada di garda terdepan untuk memberikan dukungan penuh kepada atlet yang menjadi korban. Kemenpora siap memberikan pendampingan hukum serta dukungan psikologis.”

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Ia juga menegaskan bahwa olahraga Indonesia tidak boleh memberi ruang sedikit pun bagi pelaku kekerasan. Pernyataan itu menunjukkan arah kebijakan yang jelas: keselamatan atlet menjadi prioritas utama.

Relasi antara pelatih dan atlet sering melibatkan tekanan tinggi. Target prestasi, persaingan ketat, dan hierarki kuat kerap menciptakan ketimpangan kuasa. Dalam situasi seperti itu, korban sering memilih diam karena takut kehilangan masa depan.

Kini pemerintah membuka ruang laporan secara langsung. Keberanian atlet untuk bersuara akan menentukan langkah berikutnya.

Lebih dari Sekadar Satu Kasus

Kasus ini melampaui satu nama dan satu cabang olahraga. Ia menyentuh fondasi budaya olahraga nasional. Selama ini, publik memandang arena sebagai simbol disiplin dan kehormatan. Namun nilai itu harus hadir dalam tindakan, bukan hanya slogan.

Atlet mengibarkan Merah Putih dengan keringat dan pengorbanan. Negara wajib melindungi mereka dengan sistem yang tegas dan berpihak pada korban.

Momentum ini bisa menjadi titik balik. Jika semua pihak berani bersikap terbuka dan transparan, olahraga Indonesia bisa keluar lebih kuat. Namun jika sistem gagal melindungi, luka ini akan meninggalkan bayangan panjang.

Hari ini, pertandingan sesungguhnya bukan soal rekor atau peringkat. Dunia olahraga sedang berlomba menjaga integritasnya sendiri. @teguh

Tags: InternalInvestigasiKasuskekerasanKemenporaNasionalOlah RagaPelecehanpsikologisSeksualSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Excerpt: Kartu Kredit Indonesia resmi meluncur. Bersamaan dengan itu, BI memperluas MDR QRIS 0% mulai 1 Oktober 2026 untuk transaksi...

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Prabowo meminta RUU Perampasan Aset dipercepat. DPR masih menjaring masukan publik. Tantangannya bukan cuma pengesahan, tetapi memastikan aset hasil kejahatan...

Bela Prabowo soal “Londo Ireng”, Hasan Nasbi: Pemerintah Juga Boleh Mengkritik

Bela Prabowo soal “Londo Ireng”, Hasan Nasbi: Pemerintah Juga Boleh Mengkritik

by Tabooo
Agustus 1, 2026

Hasan Nasbi membela pernyataan Prabowo Subianto soal “Londo Ireng”. Menurutnya, kebebasan berpendapat harus berlaku dua arah, termasuk bagi pemerintah.

Next Post
Dua Orang Tewas dalam Insiden Ledakan Petasan di Situbondo

Dua Orang Tewas dalam Insiden Ledakan Petasan di Situbondo

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id