Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Empat Warga Bengkulu Jadi Korban Perdagangan Orang di Kamboja

by dimas
Januari 25, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Empat warga Kota Bengkulu terlantar di Kamboja setelah terjerat tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Mereka berangkat ke luar negeri dengan harapan bekerja sebagai pekerja migran Indonesia (PMI). Namun, di negeri orang, janji kerja itu berubah menjadi mimpi buruk.

Keempat korban bernama Ardi, Deni Febriansyah, Imron, dan Engga. Mereka kini berlindung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh setelah melarikan diri dari tempat kerja yang memaksa mereka menjadi operator scam dan judi online.

Ketua DPD Garda Relawan Indonesia Semesta (GARIS) Provinsi Bengkulu, Iman SP Noya, mengungkapkan kondisi para korban. Ia menegaskan bahwa para korban mengalami tekanan fisik dan mental selama bekerja secara paksa di Kamboja.

“Mereka dipaksa bekerja scam judi online. Kalau tidak bekerja, mereka disiksa dan disetrum,” ujar Iman saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (24/1/2026).

Dari Janji Kerja Legal hingga Perdagangan Orang

Iman menjelaskan, keempat korban awalnya menerima tawaran kerja ke luar negeri dengan jalur yang tampak legal. Perekrut menjanjikan pekerjaan di Malaysia, Singapura, hingga Taiwan. Namun, perjalanan tersebut justru berakhir di Kamboja.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHW ke-123: Madiun Mengawal Persaudaraan

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Para perekrut bahkan memfasilitasi pembuatan paspor secara gratis di Bekasi. Setelah itu, mereka memberangkatkan para korban secara bertahap hingga akhirnya tiba di Kamboja.

Di lokasi kerja, para korban dipaksa menjalankan aktivitas penipuan daring. Masalah muncul ketika mereka tidak memiliki kemampuan komputer yang memadai. Alih-alih mendapat pelatihan, mereka justru menerima hukuman.

“Makan hanya sekali sehari. Mereka disiksa dan disetrum karena dianggap tidak mencapai target,” tambahnya.

Melarikan Diri demi Keselamatan

Tidak tahan dengan kekerasan yang mereka alami, keempat warga Bengkulu itu nekat melarikan diri. Mereka meninggalkan tempat kerja dan mencari perlindungan ke KBRI Kamboja.

Langkah tersebut menyelamatkan nyawa mereka. Saat ini, keempat korban berada dalam perlindungan pihak KBRI Phnom Penh sambil menunggu proses pemulangan ke Indonesia.

Kasus ini kembali membuka tabir gelap perdagangan orang berkedok pekerjaan migran. Modus serupa terus berulang, terutama menyasar warga daerah dengan kondisi ekonomi terbatas dan minim akses informasi.

Harapan Pulang dan Peran Pemerintah Daerah

Iman menyampaikan permohonan resmi kepada Pemerintah Daerah Bengkulu. Ia meminta Gubernur, Wakil Gubernur, dan Wali Kota Bengkulu turun tangan membantu pemulangan para korban.

“Kami bersama keluarga korban memohon bantuan Bapak Gubernur Bengkulu, Wakil Gubernur, dan Wali Kota untuk memulangkan empat warga Kota Bengkulu yang saat ini berada di KBRI Phnom Penh,” pungkasnya.

Bagi keluarga korban, kepulangan menjadi satu-satunya harapan setelah berbulan-bulan hidup dalam ketidakpastian. Mereka berharap negara hadir, tidak hanya sebagai penonton, tetapi sebagai pelindung warganya.

Sebab selama janji kerja ke luar negeri masih lebih menggoda daripada lapangan kerja di dalam negeri, cerita tentang scam, penyiksaan, dan perdagangan orang tampaknya akan terus menemukan korban berikutnya. @dimas

Tags: kambojaKejahatanmigranNasionalpekerjaPerdagangan OrangPerlindunganScam

Kamu Melewatkan Ini

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Ketika Waktu Dijual: Siapa yang Sebenarnya Memiliki Hidup Para Pekerja?

Ketika Waktu Dijual: Siapa yang Sebenarnya Memiliki Hidup Para Pekerja?

by teguh
Juni 2, 2026

Lampu minimarket yang biasanya menyala hampir tanpa jeda mendadak padam saat libur nasional 31 Mei hingga 1 Juni 2026 karena...

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

Next Post
Pemerintah Tegaskan Haji 2026 Ramah Perempuan dan Lansia

Pemerintah Tegaskan Haji 2026 Ramah Perempuan dan Lansia

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id